Google Blokir Miliaran Link Pembajakan, Jadi yang Terbanyak Sepanjang Sejarah
miliaran link pembajakan, jadi yang terbanyak sepanjang sejarah (Foto: Shutterstock)

Google telah memblokir miliaran link bermasalah terkait hak cipta selama 10 tahun terakhir. Penghapusan ini, menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah dan capaian yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dilansir dari TechSpot, Kamis (6/10/2022), Google sebelumnya telah telah menerima 6.006.830.816 permintaan penghapusan dari 326.888 pemegang hak. Dari jumlah tersebut, 4.043.339 di antaranya adalah domain tingkat atas.

Permintaan dari organisasi yang bertindak atas nama klien pemegang haknya berjumlah 333.253, sepuluh organisasi paling aktif secara kolektif telah melaporkan hampir 2,5 miliar URL, lebih dari 40 persen dari total permintaan.

Menariknya, hanya 400 domain yang bertanggung jawab atas 41 persen dari seluruh aktivitas penghapusan daftar Google. Dengan kata lain, hampir setengah dari penghapusan dilakukan di situs yang secara teratur menghosting konten yang melanggar seperti The Pirate Bay dan lainnya.

Selain host pembajakan khusus, permintaan penghapusan daftar yang dikirim ke Google telah menyertakan link palsu yang mencolok seperti situs web Gedung Putih, FBI, Disney, Netflix, dan lainnya.

Dengan angka-angka yang diberikan oleh Google, menunjukkan bahwa mesin pencari internet paling populer sekaligus salah satu perusahaan teknologi terbesar yang pernah ada itu memiliki hubungan yang baik dengan para pemegang hak cipta.

Tidak seperti beberapa tahun sebelumnya, Google saat ini bekerja secara sukarela dengan pihak ketiga untuk memberangus link pembajak dan menerima permintaan penghapusan untuk tautan yang bahkan belum diindeks oleh mesin telusur.