Keren! Intel dan Samsung Pamerkan Konsep PC Layar Geser
Intel dan Samsung Pamerkan Konsep PC Layar Geser Foto: Intel

Intel dan Samsung sedang mengembangkan konsep PC dengan desain yang unik. Keduanya baru saja memamerkan konsep PC ‘slidable‘ atau perangkat dengan display yang bisa ditarik untuk menampilkan layar yang lebih besar.

Konsep perangkat ini dipamerkan oleh CEO Intel Pat Gelsinger dan CEO Samsung Display JS Choi dalam event Intel Innovation. Selain perangkat tersebut, Intel juga mengumumkan prosesor Core generasi ke-13 untuk PC.

PC slidable yang dipamerkan oleh Intel dan Samsung terlihat lebih mirip seperti tablet karena tidak memiliki keyboard. Tapi ukuran layarnya memang lebih menyerupai laptop, dengan diagonal mulai dari 13 inch yang jika ditarik menjadi 17 inch.

“Kami mengumumkan display slidable 17 inch untuk PC pertama di dunia. Perangkat ini akan memenuhi berbagai kebutuhan untuk layar yang lebih besar serta portabilitas,” kata Choi, seperti dikutip dari The Verge, Kamis (29/9/2022).

Dikenal sebagai produsen ponsel layar lipat, Samsung justru memilih teknologi layar geser untuk display fleksibelnya. Pada awal tahun ini, Samsung memamerkan teknologi ponsel layar geser dan beberapa desain ponsel unik lainnya.

Meski prototipe PC slidable yang dipamerkan Intel dan Samsung tidak dilengkapi keyboard, EVP dan GM Client Computing Group Intel Michelle Johnston Holthaus mengatakan prototipe ini bisa ditambahkan keyboard jika desainnya sudah lebih matang, misalnya dengan keyboard yang dikeluarkan dari bagian bawah layar.

Vendor PC dan laptop belakangan ini memang terus berinovasi mengembangkan perangkat dengan desain yang tidak konvensional. Seperti laptop Asus Zenbook 17 Fold OLED yang menggunakan desain layar lipat.

Tapi apakah laptop dengan desain unik seperti ini akan menjadi produk mainstream masih menjadi misteri. Banyaknya bagian dan komponen yang digerakkan berisiko membuat produk jadi kurang tahan lama.

Saat ini PC slidable yang dipamerkan oleh Intel dan Samsung baru sekedar konsep. Belum diketahui kapan konsep ini akan menjadi kenyataan dan diproduksi secara massal.

Sumber: detikINET