Facebook Diterpa Krisis, Zuckerberg Tebar Ancaman PHK Karyawan
Foto: AP/Tony Avelar

Kondisi ekonomi global yang menurun juga berdampak pada perusahaan sebesar Meta, induk Facebook. Mereka pun bersiap melakukan pengurangan jumlah pekerja.

Hal tersebut diutarakan CEO Meta Mark Zuckerberg pada para karyawannya. Menurut Zuck, Meta saat ini menyetop perekrutan karyawan baru dan memperingatkan kalau akan ada pengurangan dalam waktu dekat.

Hal ini pertama dilaporkan oleh Bloomberg, dan kemudian dikonfirmasi oleh seorang sumber The Verge. Pernyataan tersebut dikeluarkan Zuck dalam sebuah rapat besar di Meta, untuk menghadapi penurunan pemasukan Meta yang signifikan.

“Saya sebenarnya berharap kalau kondisi ekonomi bisa lebih stabil saat ini, namun dari yang kita lihat hal itu belum terjadi, jadi kita akan merencanakan sesuatu yang konservatif,” jelas Zuck dalam rapat tersebut.

Meta berencana mengurangi anggaran untuk hampir semua divisinya. Sementara soal pengurangan pegawai, hal itu diserahkan ke masing-masing pemimpin divisi.

Penurunan pemasukan itu diakibatkan oleh kondisi ekonomi global yang melemah dan juga faktor lain yang sangat berpengaruh, yaitu perubahan tracking iklan yang dilakuan Apple lewat App Tracking Transparency (ATT), di mana pengguna bisa memilih untuk menolak menyerahkan datanya untuk dipantau oleh pembuat aplikasi.

Dampak yang paling terlihat dari penurunan tersebut adalah nilai saham Meta sudah turun lebih dari setengah pada 2022 ini, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Jumat (30/9/2022).

Juru bicara Meta Dave Arnold menolak berkomentar mengenai pernyataan Zuck dalam rapat tersebut. Ia hanya mengacu pada pernyataan Zuck dalam earning call Meta yang terakhir, di mana rencana utama Meta saat ini adalah mengurangi peningkatan jumlah pegawai secara stabil selama beberapa tahun ke depan.

“Banyak tim yang akan disusutkan sehingga kami bisa mengalihkan energi ke area yang lain,” tambahnya.

Pada Mei lalu sebenarnya Zuck sudah mengumumkan soal penyetopan perekrutan pegawai baru. Namun saat itu, kebijakan tersebut hanya berlaku di sejumlah divisi. Zuck pun kala itu tak bisa berjanji terkait PHK karyawan.