Saat mengelola media sosial terkhusus instagram, salah satu hal yang harus diperhatika adalah menentukan ukuran performa akun yang dikelola. Tolak ukur paling mudah biasanya jumlah pengikut (followers). Apabila pada hari ini kalian mendapat 10 followers, kemudian bertambah jadi 100 followers di pekan selanjutnya, dan terus bertambah. Kita bisa berfikir bahwa performa kita di akun media sosial sudah tergolong baik.

Namun, ada parameter lain yang tak kalah penting dan mungkin perlu diperhatikan ketimbang pertumbukan jumlah followers yakni tingkat interaksi terhadap konten yang kita buat. Nah, itulah ENGAGEMENT atau bahasa gampangnya komunikasi dua arah.

Min gimana supaya banyak love?
Min gimana biar banyak yang komentar?
Min gimana supanya savenya banyak?
Min naikin engagement gimana?

Aku tau kalian lelah. Sama, aku juga. Memangnya kalian saja, hmm.
Mimin juga pernah sampai di titik ini. Lelah. Karena semua cara sudah dilakukan, termasuk menghaalkan segala cara.

Tapi, herannya kok masih gitu-gitu aja. Followers nambah tapi like kok segitu gitu aja. Kalian tidak sendiri gaes. Mimin juga pernah di posisi itu dan ingin menyudahi urusan ini. Tapi, akhirnya mimin menemuka cara ini. Untuk sampai ke satu tujuan yang besar, kalian juga harus melakukan  usaha yang besar.

Sebelum kita mulai, mimin ingin mengajak semua yang membaca konten ini untuk belajar ikhlas. Bahwa semua yang sudah kalian usahakan terkadang tidak mendapat hasil apapun. Tapi, jangan menyerah. Ayo sama-sama belajar.

1. Menentukan Target Audience
Kebanyakan pengguna lupa bahwa hal penting yang harus disiapkan sebelum membuat akun adalah menentukan "Siapa yang akan melihat akun yang akan dibuat?"

Kalau target audiencenya saja belum tepat, bagaimana pengguna baru akan memutuskan untuk mengikuti akun kalian.
Siapa?
Apa yang disukai?
Kapan dibutuhkan?

2. Profil yang Menarik
Sebelumnya mimin mau tanya nih, "Apa yang membuat kalian follow akun pengguna di instagram?"
Berdasarkan survei 6 dari 10 orang menjawab karena profil dan feed-nya MENARIK. Menarik itu relatif. Jadi, buat profil yang menarik sesui versimu.

Mungkin kamu dapan mempertimbangkan hal ini,
Ussername yang mudah diingat
Jelas tujuan Audience-nya
Terdapat kalimat ajakan
Kenapa pengguna baru harus follow akun kalian

3. Upload Konten yang Menarik
Hal yang paling sederhana dalam proses pembuatan sebuah konten adalah menjawab masalah yang kebanyakan pengguna instagram cari.

Contoh dari segi Fesyen (aka Fashion) : Mungkin dengan kalian sering upload foto memadukan warna atau bentuk pakaian tertentu menjadi menarik, bisa menjawab masalah mereka yang suka bingung mengkombinasikan mana pakaian dan warna yang sesuai

"Konten niche lain bagaimana?"
Kalian yang tentukan. Ingat! Tujuannya apa dulu.
Sekali lagi, menarik itu RELATIF. Kamu yang punya kendali besar atas akunmu sendiri.

4. Konsisten
Kebanyakan pengguna baru seperti mimin berasumsi untuk mendapatkan engagement yang besar. Tapi, pada kenyataannya buat konten saja masih males-malesan.

Konsisten itu buka artinya harus setiap hari. Tapi, konsist. Ritmenya sama, kalau tidak bisa ikutan yang tiap hari update, coba 1 minggu 2 kali. Jika tidak bisa juga, coba 1 bulan 3 kali. Jika masis tetep tidak bisa (kebagetan banget deh lu), mending rebahan aja terus.

Buat jadwal upload : Supaya hasilnya maksimal dan tidak asal-asalan upload.

5. Interaksi
Lagi-lagi interaksi. Itupun jika kalian berkenan melakukannya. Jika tidak, ya lanjut saja ke poin selanjutnya.

6. Mempelajari Insight
Untuk mempelajari insight, kalian harus terlebih dahulu mempelajari 3 hal berikut.
Kapan hari terbaik upload?
Pada jam berapa followers aktif?
Konten apa yang paling disukai?

Nah, disamping itu kalian juga harus tau tipe-tipe konten yang bisa menaikkan engagement. Mungkin aja bisa jadi ide buat kalian khaann.

1. Konten yang Mengibur
Sebaian besar orang pasti suka dihibur. Kejenuhan yang muncul akibat rutinitas pekerjaan seringkali membuat orang mengakses instagram untuk mengibur diri. Konten yang lucu biasanya merupakan jenis konten yang paling menghibur para followers di instagram. Betul apa betul?

2. Konten yang Inspiratif
Jenis konten yang menginspirasi pastinya bisa membuat para followers instagram kita adiktif, karna setiap orang tentu memiliki masalah dalam kehidupannya. Dan secara psikologis membutuhkan motivasi dan inspirasi.

3. Konten yang Informatif
Konten yang informatif bisa berupa konten yang menyajikan berita-berita terkini sampai dengan infografis yang menyajikan data-data statistik terkait topik tertentu.

4. Konten yang Edukatif
Mengingat pendidikan di Indonesia sedang mengalami permasalahan akibat dari pandemi, membuat pola belajar masyarakat sudah berubah. Mayoritas orang memanfaatkan media instagram sebagai sarana belajar yang asik karna memadukan antara audio dan visual. Hal ini bisa menjadi penyebab orang mencari konten-konter yang bersifar edukatif.

Bermanfaat?
Kuy lah kasih tau ke semua temen sekarang, biar pinter bareng, dan tentunya biar engagement instagrammu terus meningkat!

Tulisan Menarik Lainnya!