Font adalah sebuah bentuk visual yang digunakan untuk menyampaikan sebuah pesan kepada si pembaca. Pemilihan font di dalam desain sangat berpengaruh dalam menciptakan suasana penyampaian, emosi dan seni dalam sebuah desain itu sendiri. Setiap orang pasti memiliki tujuan yang berbeda-beda dalam penggunaan font, oleh karena itu rasanya penting untuk kita mengetahui hak pakai terhadap font supaya ketika kita menggunakannya didalam karya kita tidak melanggar hak cipta atau lisensi.

Sudah tahukan kamu tentang desainer yang didenda 12 Juta karena SALAH FONT?
Serius 12 Juta? Gini ceritanya

Jadi intinya itu, dia lagi kerja di suatu agensi/perusahaan dan dapat sebuah proyek. Lalu dia download font di d4font (salah satu websitet untuk unduh font) dan dipakai deh buat proyeknya. Nah, setelah karyanya dipublikasikan, pihak agensinya mendapat email dari fontfoundry dan diminta uang royalti sebesal 12 juta. Karena pihak agensi tidak mau ikut campur, jadi di desainer tadi yang harus tanggung dendanya sendirian.
Ngeri ya. Biar tidak terjadi kejadian serupa, yuk belajar tentang Lisensi.

Saya ambil contoh di situs Dafont.com dan keterangan Lisensi sudah tertera di dekat tombol Download.


Free For Personal
Font jenis ini dapat kalian download dengan gratis, tetapi hanya digunakan untuk kepentingan pribadi, misal portofolio. Tidak untuk komersial (tidak untuk diperjual belikan dalam bentuk apapun). Apabila kamu menggunakan jenis font ini untuk kebutuhan komersil seperti iklan produk, maka untuk menggunakannya kamu harus izin dan membayar ke pemilik font tersebut.

Sehingga bisa dikatakan karya yang berlisensi free personal ini cocok dijadikan sebagai pembelajaran saja, atau kepentingan pribadi yang membutuhkan sebuah karya/desain.

100% Free/Free For Commercial
Untuk Lisensi font ini adalah gratis 100% yang dapat bebas digunakan untuk kebutuhan personal ataupun komersil. Dapat dipergunakan dalam bisnis untuk digunakan dalam produk apapun yang akan diperjual belikan nantinya. Seperti Logo, Flyer, Poster, dll. Ini adalah jenis lisensi font yang sering dipakai oleh para desainer yang mencari pundi-pundi rupiah kepada pihak client. Lisensi font jenis ini dapat kamu dapatkan di Google Font, karena semua font di sana sudah 100% Free dan bebas digunakan untuk kebutuhan apapun.

Donationware
Mengharuskan kamu mendonasikan sebagian uangmu (biasanya tidak ditentukan) kepada si pembuat font sebelum memakai font buatan mereka.

Commercial (Berbayar)
Mengharuskan kamu membatar terlebih dahulu sebelum mengunakan font tersebut, biasanya harga tertera. Setelah itu boleh digunakan untuk personal maupun komersial. Font ini bisa kita temukan dibanyak situs-situs seperti Envato Element,Graphic River dan lain-lain. Untuk mendapatkan font ini kita harus membelinya, barulah font ini menjadi 100% milik kita dan kita bebas menggunakan font tersebut untuk kebutuhan kita. 

Free Extended Commercial
Berbeda halnya dengan Free Commercial amupun Free Personal, Free Extender Commercial merupakan sebuah lisensi yang sering dipakai oleh perusahaan besar yang mencakup ribuan orang. Sehingga lisensi ini memiliki harga yang sangat mahal di dalam karyanya.

Royalty Free
Ini merupakan jenis lisensi yang bebas kita lipat gandakan ataupun kita jual kembali saat kita membeli sebuah desain yang berbayar.

Jadi simpelnya gini, ketika kalian membeli sebuah desain yang berbayar dan jenis desain tersebut berlisensi royalty free. Maka desain berbayar yang sudah kalian beli tersebut akan bebas untuk dijual kembali. Artinya si pemilik atau pembuat karya tidak dapat royalty apapun dari desain yang telah kita jual. Tapi kalian juga tetap harus melihat rules dari lisensi tersebut, apakah terdapat batasan dari jumlah desainnya atau tidak.

Public Domain
Publik domain sendiri adalah jenis lisensi yang dapat digunakan untuk umum, baik untuk kepentingan komersial ataupun untuk kepentingan pribadi.

Lisensi Public Domain sendiri merupakan sebuah lisensi dari sebuah karya dimana karya tersebut tidak dilindungin dengan hak yang berkaitan dengan ekslusif dan bebas dipakai. Sehingga Lisensi Public domain merupakan lisensi yang paling sering dicari oleh orang orang.


Buat yang sering download asal-asalan nih. Kasus ini dapat menjadi pelajaran buat kalian yang ingin masuk ke dunia industri kreatif (terutama untuk para desainer). Tidak hanya tau tentang tools-toolsnya saja, etika dalam desain juga harus diperhatikan. Jangan sekali-sekali menyepelekan masalah-masalah kecil. Sebenernya kasus ini sudah viral di bula maret lalu kalau gak salah. Udah pada tau belum nih?

Lisensi bukanlah hal yang kaku, sangat beragam. Karena lisensi adalah pemberian izin dari si pemilik barang/jasa kepada pihal yang menerima lisensi.

Bermanfaat? Bantu share blog ini kepada lebih banyak desainer grafis atau temanmu yaa, Terima kasih 😊