12 Makanan Haram Dalam Islam Beserta Contoh dan Ciri-Cirinya


12 Makanan Haram Dalam Islam Beserta Contoh dan Ciri-Cirinya

XASXUS.com - Makan bisa dibilang kebutuhan primer bagi manusia yang tidak dapat dipisahkan dan sangat diperlukan manusia untuk menjalani kehidupannya. Dalam islam sendiri, makanan dan minuman mempunyai hukumnya sendiri, yaitu hukumnya halal dan haram.

Kata halal dalam bahasa Arab sendiri artinya adalah diizinkan, diperbolehkan, atau disahkan. Jadi makanan halal dalam islam adalah makanan yang diolah sesuai dengan ketetapan atau yang diizinkan Allah SWT. Sedangkan makanan haram adalah makanan yang secara dzatnya dilarang oleh agama islam.

Nah berbicara mengenai makanan haram, tahukah kamu apa saja makanan haram dalam islam? Berikut dibawah ini adalah 12 makanan haram dalam islam beserta contoh dan ciri-cirinya.

Daftar Isi

1. Bangkai

Makanan haram dalam islam - Bangkai

Makanan haram dalam islam yang ke-1 adalah bangkai. Secara umum, bangkai sendiri merupakan tubuh dari hewan atau binatang yang kematiannya tidak melalui proses penyembelihan dalam agama islam. Mengapa dalam islam bangkai hewan atau binatang hukumnya haram? sebab tahukah kamu jika mengonsumsi bangkai hewan atau binatang justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Hewan atau binatang umumnya dapat menjadi bangkai dengan berbagai alasan. Misalnya saja hewan seperti sapi atau kambing yang menurut islam termasuk halal jika dimakan, maka akan menjadi haram hukumnya jika matinya karena dicekik (Al munkhoniqoh), dibakar, mati karena sakit atau kecelakaan, terjatuh dari tempat yang tinggi (Al mutaroddiyah), mati karena dimangsa hewan buas, atau dibunuh dengan cara dipukul (Al mawquudzah).

Namun berbeda jika kematian dari hewan atau binatang tersebut disembelih dengan nama Allah sebelum mati, maka hukumnya halal dan tidak haram. Meskipun dalam islam bangkai hukumnya haram, namun hal tersebut tidak berlaku bagi bangkai belalang dan ikan. Sebab menurut islam, mendapati belalang dan ikan yang sudah mati hukumnya halal apabila mengonsumsinya.

2. Darah

Makanan haram dalam islam - Darah

Makanan haram dalam islam yang ke-2 adalah darah. Tahukah kamu, jika di zaman jahiliyah ternyata banyak dari orang-orang yang suka meminum dan memakan darah. Mereka pada umumnya akan membiarkan darah hewan ternak seperti unta mengalir dan kemudian menyimpannya untuk diolah menjadi minuman atau makanan.

Lantas mengapa dalam islam darah hukumnya haram? Pengetahuan kini membuktikan bahwa darah pada hewan mengandung kadar asam urat tinggi, sehingga apabila dikonsumsi akan memberikan efek buruk bagi kesehatan. Meskipun demikian, organ seperti limpa, hati, dan sisa darah yang biasanya menempel di daging binatang dalam islam hukum halal.

3. Babi

Makanan haram dalam islam - Babi

Makanan haram dalam islam yang ke-3 adalah babi. Makanan haram yang satu ini pastinya sudah hafal diluar kepala. Sebagaimana yang diketahui jika dalam islam segala olahan yang berasal dari bagian tubuh hewan atau binatang babi hukumnya haram, baik itu makanan seperti babi panggang, sosis babi, dan olahan babi lainnya.

Lantas mengapa dalam islam olahan makanan babi hukumnya haram? Sebagaimana yang kita ketahui jika babi mempunyai kebiasaan buruk, seperti memakan sampah, kotorannya sendiri, dan bahkan memakan kembali muntahannya. Tidak hanya itu saja, menurut penelitian tubuh babi merupakan sarang dari cacing pita dan juga parasit-parasit berbahaya lainnya.

4. Substansi yang memabukan

Makanan haram dalam islam - Substansi yang memabukan

Makanan haram dalam islam yang ke-4 adalah substansi yang memabukan. Menurut sabda Rasulullah SAW, semua khamr yang memabukkan hukumnya haram untuk dikonsumsi dikarenakan memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Itulah mengapa dalam islam segala minuman yang beralkohol seperti vodka, bir, arak, dan anggur hukumnya haram. Begitu pula dengan obat-obatan terlarang atau narkoba, hukumnya haram dalam islam.

5. Binatang yang tidak disembelih atas nama Allah

Makanan haram dalam islam - Binatang yang tidak disembelih atas nama Allah

Makanan haram dalam islam yang ke-5 adalah binatang yang tidak disembelih atas nama Allah. Meskipun di dunia ini banyak sekali hewan atau binatang yang hukumnya halal untuk dikonsumi, namun hewan atau binatang tersebut akan menjadi haram hukumnya apabila proses penyembelihannya tidak sesuai syariat islam, yaitu tidak disembelih atas nama Allah.

Oleh sebab itu, meskipun hewan seperti sapi, kambing, dan ayam adalah hewan yang hukumnya halal jika dikonsumsi, maka hukumnya akan berubah menjadi haram apabila penyembelihnya tidak menyebut nama Allah. Sebagaimana yang kita ketahui jika hewan atau binatang merupakan ciptaan dan milik Allah SWT. Karena itulah, membunuh makhluk ciptaan Allah untuk kebutuhan kita, maka wajib menyebut nama Allah SWT.

6. Binatang yang memiliki taring

Makanan haram dalam islam - Binatang yang memiliki taring

Makanan haram dalam islam yang ke-6 adalah binatang yang memiliki taring. Sebagaimana yang diketahui jika hewan buas merupakan hewan yang rata-rata mempunyai taring, seperti buaya, harimau, singa, serigala, anjing, kucing, dan lain sebagainya. Tidak hanya yang buas, hewan bertaring lain yang jinak dan bukanlah pemangsa seperti kelinci dan tupai juga termasuk hewan yang hukumnya haram apabila dikonsumsi. Oleh sebab itu, hindari mengonsumsi olahan makanan yang berasal dari hewan bertaring.

7. Burung dengan kuku tajam

Makanan haram dalam islam - Burung dengan kuku tajam

Makanan haram dalam islam yang ke-7 adalah burung dengan kuku tajam. Selain olahan makanan yang berasal dari hewan atau binatang bertaring, mengonsumsi olahan burung berkuku tajam pun juga hukumnya haram. Bburung berkuku tajam pada umumnya merupakan burung pemangsa yang memakai kukunya untuk membunuh mangsanya, seperti burung elang, rajawali, burung hantu, dan lain sebagainya.

8. Binatang yang makan kotoran

Makanan haram dalam islam - Binatang yang makan kotoran

Makanan haram dalam islam yang ke-8 adalah binatang yang makan kotoran. Kotoran yang dimaksud disini adalah bisa berupa kotoran manusia, kotoran hewan lain, atau kotorannya sendiri. Nah jika ada hewan atau binatang berkaki dua atau empat yang memakan kotoran, maka hewan tersebut hukumnya haram apabila dikonsumsi.

Misalnya saja seperti ikan lele yang dikembangbiakan di septic tank atau yang hanya diberikan makanan bangkai. Lantas mengapa islam mengharamkan hewan atau binatang yang memakan kotoran? Seperti yang diketahui jika kotoran yang dimakan tersebut dapat mempengaruhi daging dan susunya. Akan tetapi jika pengaruhnya sudah hilang, maka hukumnya yang tadi haram berubah menjadi halal.

9. Ad-Dhab

Makanan haram dalam islam - Ad-Dhab

Makanan haram dalam islam yang ke-9 adalah Ad-Dhab. Maksud dari Ad-Dhab disini adalah hewan atau binatang yang apabila dikonsumsi akan membuat orang merasa jijik, misalnya saja biawak. Sebenarnya hewan atau binatang selain point-point diatas tidaklah haram, namun akan menjadi haram hukumnya bagi yang merasa jijik untuk memakannya. Oleh sebab itu, orang yang merasa tidak jijik dengan hewan tersebut, maka diperbolehkan untuk memakannya.

10. Keledai jinak

Makanan haram dalam islam - Keledai jinak

Makanan haram dalam islam yang ke-10 adalah keledai jinak. Berdasarkan sabda Rasulallah SAW, adapun pendapat jumhur ulama dari kalangan sahabat serta tabi’in mengatakan bahwa memakan daging dari keledai jinak hukumnya haram. Namun untuk keledari yang tidak jinak atau liar, maka hukumnya boleh memakannya atau halal.

11. Binatang yang dilarang dibunuh dalam agama

Makanan haram dalam islam - Binatang yang dilarang dibunuh dalam agama

Makanan haram dalam islam yang ke-11 adalah binatang yang dilarang dibunuh dalam agama. Tahukah kamu, jika di dalam islam ada beberapa hewan atau binatang yang dilarang dibunuh dalam agama, seperti tawon, hud-hud, dan semut. Sebagaimana yang diketahui jika Allah SWT mengharamkan untuk membunuh hewan-hewan tersebut, begitu juga dengan mengkonsumsi mereka.

12. Binatang yang diperintahkan oleh agama untuk dibunuh

Makanan haram dalam islam - Binatang yang diperintahkan oleh agama untuk dibunuh

Makanan haram dalam islam yang ke-13 adalah binatang yang diperintahkan oleh agama untuk dibunuh. Selain ada hewan yang dilarang dibunuh dalam agama, tahukah kamu jika ada juga hewan atau binatang yang diperintahkan oleh agama untuk dibunuh, seperti cicak, tokek, tikus, ular, dan anjing hitam. Nah jika kamu mendapati hewan tersebut, jangan mengonsumsinya.