10 Manfaat Keanekaragaman Hayati Bagi Kehidupan Manusia di Indonesia

10 Manfaat Keanekaragaman Hayati Bagi Kehidupan Manusia di Indonesia

XASXUS.com - Menurut pengertiannya, keanekaragaman hayati adalah kekayaan atau bentuk kehidupan di bumi. Di negara Indonesia sendiri, keanekaragaman hayati umumnya terdiri dari tumbuh-tumbuhan, hewan, mikroorganisme, genetika, maupun ekosistem, serta proses-proses ekologi yang dibangun menjadi lingkungan hidup.

Nah berbicara tentang manfaat keanekaragaman hayati bagi kehidupan manusia, tahukah kamu apa saja manfaat keanekaragaman hayati di Indonesia? berikut 10 fungsi dan manfaat keanekaragaman hayati bagi kehidupan manusia di Indonesia.

Daftar Isi

1. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber pangan

Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber pangan

Manfaat keanekaragaman hayati yang ke-1 adalah sebagai sumber pangan bagi kehidupan manusia. Sebagaimana yang kita ketahui, jika Indonesia merupakan negeri yang menyimpan kekayaan keanekaragaman hayati yang melimpah dan dapat dijadikan sebagai sumber pangan bagi kehidupan manusia. Dengan keanekaragaman hayati tersebut membuat sumber pangan penduduk Indonesia sangat bervariasi, mulai dari beras, sagu, jagung, dan lain sebagainya.

Bahkan Indonesia sendiri mempunyai sekitar 55 jenis rempah-rempah, 400 jenis tanaman penghasil buah-buahan, 70 jenis tanaman berumbi, 370 jenis sayur-sayuran, dan beragam hewan-hewan yang dapat digunakan sebagai bahan konsumsi. Sumber pangan di Indonesia umumnya lebih banyak mengandung karbohidrat, protein, kaya vitamin, mineral, dan lain sebagainya.

Untuk sumber pangan yang mengandung karbohidrat, contohnya seperti padi, umbi, jagung, gandung, talas, dan lain sebagainya. Sedangkan sumber pangan yang mengandung protein, contoh seperti daging sapi, kambing, ayam, udang, dan lain sebagainya. Sementara sumber pangan yang mengandung vitamin dan mineral, contohnya seperti susu kambing, susu sapi, air kelapa, dan lain sebagainya.

2. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber sandang

Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber sandang

Manfaat keanekaragaman hayati yang ke-2 adalah sebagai sumber sandang bagi kehidupan manusia. Tidak hanya bermanfaat sebagai sumber pangan, keanekaragaman hayati di Indonesia juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber sandang. Sebagaimana yang kita ketahui, jika sumber sandang bagi kehidupan manusia merupakan kebutuhan dasar yang umumnya berbahan dasar dari serat alami dan berasal dari keanekaragaman hayati.

Misalnya seperti ulat sutera yang dapat diubah menjadi kain sutera, kulit domba dapat diubah menjadi jaket, labu air yang dapat digunakan untuk membuat koteka oleh suku dani di Papua, bulu burung yang dapat dijadikan sebagai aksesori pakaian, kulit buaya yang dapat diubah menjadi tas, kulit sapi yang dapat diolah menjadi sepatu, dan lain sebagainya.

3. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber papan

Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber papan

Manfaat keanekaragaman hayati yang ke-3 adalah sebagai sumber papan bagi kehidupan manusia. Selain bermanfaat sebagai sumber pangan dan sandang, keanekaragaman hayati di Indonesia juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber papan. Bahkan manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber papan sudah dilakukan sebelum masyarakat mengenal konstruksi bangunan modern.

Sebagaimana yang diketahui, jika rumah tradisional di Indonesia banyak menggunakan kayu sebagai bahan bangunan utamanya, seperti menggunakan kayu jati, kayu ulin, kayu meranti, bambu, dan lain sebagainya. Kayu-kayu tersebut umumnya tidak hanya digunakan sebagai bahan utama dinding, melainkan juga bisa digunakan untuk tiang, pintu, jendela, dan atap rumah. Bahkan keanekaragaman hayati juga bisa digunakan sebagai atap rumah, seperti daun dari tumbuhan palem, alang-alang, dan lain sebagainya.

4. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber obat-obatan

Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber obat-obatan

Manfaat keanekaragaman hayati yang ke-4 adalah sebagai sumber obat-obatan bagi kehidupan manusia. Sebagaimana yang diketahui, jika keanekaragaman hayati di Indonesia terdiri dari 30.000 spesies tumbuh-tumbuhan, dimana sekitar 940 spesies tumbuhan diantaranya dapat digunakan sebagai tanaman obat dan sekitar 250 spesies tanaman obat tersebut kerap digunakan dalam industri obat herbal lokal.

Bahkan keanekaragaman hayati sebagai sumber obat-obatan di Indonesia sudah dilakukan masyarakat sejak dahulu kala. Hal tersebut terlihat dari kebiasaan mereka yang sangat gemar mengonsumsi jamu. Seperti yang diketahui jika jamu umumnya berbahan dasar dari tumbuh-tumbuhan, seperti kencur, kunir, biji kedawung, rimpang jahe, biji kapulogo, buah asam, kayu keningar, dan lain sebagainya.

Tidak hanya berasal dari tumbuh-tumbuhan, hewan juga bisa digunakan sebagai obat-obatan, misalnya daging ular yang dipercaya dapat mengatasi penyakit kulit maupun untuk menambah vitalitas pria. Oleh sebab itulah, banyak obat-obatan medis yang kemudian mengambil manfaat dari bahan alam dan meramunya kembali menjadi obat-obatan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

5. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber kosmetik

Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber kosmetik

Manfaat keanekaragaman hayati yang ke-5 adalah sebagai sumber kosmetik bagi kehidupan manusia. Manfaat yang satu ini pastinya sudah bukan hal yang asing lagi di telinga kita. Sebagaimana yang diketahui jika keanekaragaman hayati di Indonesia banyak dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan kosmetik.

Misalnya untuk wangi-wangian, bahan dasar seperti bunga mawar, kayu cendana, kemuning, bunga melati, dan bunga kenanga merupakan tanaman yang kerap dijadikan bahan wewangian. Sedangkan untuk kecantikan kulit, bahan dasar seperti bengkoang, jeruk nipis, madu, dan daun sirih merupakan bahan yang kerap dijadikan sebagai bahan kecantikan kulit.

Sementara untuk kesehatan rambut, bahan seperti urang-aring, mangkohan, minyak kelapa, pandan, dan lidah buaya merupakan bahan yang kerap dijadikan bahan pelumas maupun penghitam rambut.

6. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber pendapatan

Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber pendapatan

Manfaat keanekaragaman hayati yang ke-6 adalah sebagai sumber pendapatan bagi kehidupan manusia. Seperti yang diketahui, jika keanekaragaman hayati di Indonesia sangat melimpah dan kerap dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber penghasilan. Misalnya dalam bidang peternakan, masyarakat di Indonesia dapat menjual hasil peternakan, mulai dari kambing, sapi, domba, bebek, ayam, dan lain sebagainya.

Sedangkan dalam bidang pertanian, masyarakat di Indonesia dapat menjual hasil pertanian, mulai dari menjual hasil tanaman padi, tebu, dan lain sebagainya. Sementara dalam bidang perkebunan, masyarakat di Indonesia dapat menjual hasil perkebunan, seperti teh, kopi, umbi, palawija, dan lain sebagainya.

7. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai aspek budaya

Manfaat keanekaragaman hayati sebagai aspek budaya

Manfaat keanekaragaman hayati yang ke-7 adalah sebagai aspek budaya. Keanekaragaman suku dan budaya di Indonesia memang tidak bisa dihindarkan dari keanekaragaman hayati. Sebagaimana yang diketahui jika luas dan kondisi geografis di Indonesia sangat beragam, sehingga melahirkan budaya yang berbeda-beda. Hal tersebut terlihat dari jumlah suku di Indonesia yang mencapai 350 suku yang masing-masing diantaranya memakai hasil kekayaan bumi yang bervariasi.

Misalnya saja di tana toraja, terdapat ritual pemandian jenazah yang mengharuskan menggunakan berbagai jenis tumbuhan yang dianggap mempunyai kekuatan magis, seperti pisang, limau, daun kelapa maupun rempah-rempah.

Selain itu, ada juga masyarakat suku Jawa yang dalam melakukan tradisi nyekar atau ziarah selalu menggunakan kembang, seperti bunga kantil, melati, mawar, atau kenanga. Semantara untuk umat muslim, hewan ternak seperti sapi dan kambing kerap dimanfaatkan untuk kurban setiap hari raya idul adha, dan masih banyak lagi contoh lainnya.

8. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber ilmu

Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber ilmu

Manfaat keanekaragaman hayati yang ke-8 adalah sebagai sumber ilmu. Keanekaragaman hayati bagi kehidupan manusia memang tidak dapat dipisahkan, termasuk dalam bidang ilmu pengetahuan. Sebagaimana yang diketahui jika ilmu merupakan faktor kunci dalam mengembangkan usahanya yang bergantung pada kekayaan bumi, sehingga usaha lebih maju dan mendorong hasil yang lebih maksimal.

Misalnya dalam bidang tanaman, ilmu sangat penting di dalam pengembangbiakan tumbuhan secara vegetative buatan, seperti menempel, mencangkok, menyambung, stek, dan lain sebagainya, sehingga dengan ilmu tersebut akan menghasilkan keturunan yang sama dengan induknya, lebih cepat berproduksi, dan tidak bergantung pada biji induk.

Sementara dalam bidang peternakan, ilmu sangat penting di dalam pengembangbiakan, salah satunya dalam hal proses pemijahan ikan. Dengan adanya ilmu, membuat kehidupan manusia mengerti kapan waktu yang tepat untuk melakukan proses pemijahan pada ikan, bagaimana cara perawatan untuk ikan betina yang hamil, bagaimana cara perawatan anakan supaya tumbuh secara maksimal, dan lain sebagainya.

9. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber plasma nutfah (genetik)

Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber plasma nutfah (genetik)

Manfaat keanekaragaman hayati yang ke-9 adalah sebagai sumber plasma nutfah (genetik). Secara umum, plasma nutfah atau genetik merupakan bagian dari tumbuh-tumbuhan, hewan, ataupun mikroorganisme yang berguna untuk mewariskan sifat. Sebagaimana yang diketahui, jika setiap organisme umumnya mempunyai plasma nutfah.

Plasma nutfah inilah yang kemudian dipelajari oleh manusia demi mendapatkan varietas unggul dari satu spesies yang tahan pada penyakit maupun merekayasa tanaman untuk mendapatkan jenis yang mempunyai produktivitas tinggi serta akan mewariskan mutu sifat dari generasi ke generasi selanjutnya. Misalnya seperti padi rojolele yang mewariskan sifat yang pulen dan enak, serta duku Palembang dan ubi cilembu yang mewariskan rasa manis.

10. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber kebutuhan sekunder

Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber kebutuhan sekunder

Manfaat keanekaragaman hayati yang ke-10 adalah sebagai sumber kebutuhan sekunder. Tidak hanya kebutuhan pokok saja, keanekaragaman hayati di Indonesia juga dapat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sekunder bagi kehidupan manusia, seperti kebutuhan akan relaksasi atau liburan sebagai sarana melepas penat setelah menjalani rutinitas padat sehari-hari.

Sebagaimana yang diketahui jika keanekaragaman hayati di Indonesia sangatlah luar biasa, sehingga dengan mudah menemukan tempat yang bisa digunakan sebagai tempat wisata alam, seperti pemandian air panas alami, wisata pantai, wisata danau, memancing, trekking gunung, dan lain sebagainya.

Nah itulah 10 manfaat keanekaragaman hayati bagi kehidupan manusia di Indonesia. Sudah sepatutnya kita sebagai manusia tidak hanya memanfaatkannya saja, melainkan juga dapat menjaga kekayaan keanekaragaman hayati yang dilimpahkan di negeri ini.