advertisement

20 Upacara Adat Indonesia Beserta Gambar, Nama, Asal Daerah, Tujuan, dan Penjelasannya


advertisement
advertisement
advertisement
advertisement
20 Upacara Adat Indonesia Beserta Gambar, Nama, Asal Daerah, Tujuan, dan Penjelasannya
20 Upacara Adat Indonesia Beserta Gambar, Nama, Asal Daerah, Tujuan, dan Penjelasannya

XASXUS.com - Menurut pengertiannya, upacara adat merupakan suatu upacara yang dilakukan secara turun-temurun dan berlaku disuatu daerah. Berbicara mengenai upacara adat, Indonesia yang terdiri dari 34 provinsi mempunyai upacara adat dengan tujuannya masing-masing, seperti bentuk rasa syukur, menghantarkan jenazah, dan lain sebagainya.

Namun tahukah kamu apa saja upacara adat di Indonesia tersebut? Nah berikut ini adalah 20 upacara adat Indonesia beserta nama, asal daerah, tujuan, dan penjelasannya, seperti upacara adat bali, upacara adat sunda, upacara adat jawa, upacara adat jawa timur, dan lain sebagainya.
Daftar Isi

1. Batombe, Upacara Adat Sumatera Barat

Nama upacara adat Indonesia yang ke-1 adalah Batombe. Upacara adat Batombe merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat di Sumatera Barat. Upacara adat ini umumnya diadakan sebagai bentuk rasa syukur atau selamatan dari suatu peristiwa, yang mana dalam pertujukannya terdapat sepasang bujang dan gadis akan saling berbalas pantun satu sama lain.

2. Aruh Baharain, Upacara Adat Dayak Kalimantan

Nama upacara adat Indonesia yang ke-2 adalah Aruh Baharain. Upacara adat Aruh Baharain merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat suku dayak di Kalimantan. Upacara adat ini umumnya diadakan setelah musim panen padi di balai adat dengan tujuan untuk meminta izin kepada para leluhur supaya diperbolehkan untuk memakan hasil panen. Masyarakat suku dayak di Kalimantan percaya bahwa memakan hasil panen tanpa meminta izin terlebih dahulu kepada para leluhur dapat mendatangkan mara bahaya kepada kampung mereka.

3. Etu, Upacara Adat Flores

Nama upacara adat Indonesia yang ke-3 adalah Etu. Upacara adat Etu merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat di Flores, Nusa Tenggara Timur. Upacara adat ini umumnya diadakan untuk menguji kemampuan dan kejantanan para pemuda di Flores melalui tinju adat sebagai bentuk uji kedewasaan remaja laki laki menuju kedewasaan. Dalam pertunjukannya, upacara adat etu ini akan menguji kemampuan 2 pemuda dengan cara saling adu pukul menggunakan sarung anyaman ijuk.

4. Aruh Buntang, Upacara Adat Dayak Kalimantan

Nama upacara adat Indonesia yang ke-4 adalah Aruh Buntang. Upacara adat Aruh Buntang merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat suku dayak di Kalimantan, tepatnya suku dayak di Dusun Deah, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Upacara adat ini umumnya diadakan dengan tujuan untuk mengantar arwah dari orang yang sudah meninggal menuju kehidupan berikutnya dan dilakukan selama 3-14 hari dengan diisi oleh nyanyian, tari-tarian, dan musik tradisional.

5. Katoba, Upacara Adat Sulawesi Tenggara

Nama upacara adat Indonesia yang ke-5 adalah Katoba. Upacara adat Katoba merupakan salah satu upacara adat keagamaan Islam di Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat suku Muna di Sulawesi Tenggara. Upacara adat ini umumnya diikuti oleh anak-anak berusia menjelang akil balik (6-12 tahun) dan dilaksanakan 1 hari setelah disunat atau khitanan. Pada upacara adat Katoba ini seorang anak yang telah disunat atau khitanan akan mendapatkan nasihat atau petuah dari seorang imam.

6. Katiana, Upacara Adat Poso

Nama upacara adat Indonesia yang ke-6 adalah Katiana. Upacara adat Katiana merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat suku Pamona di Poso. Upacara adat ini umumnya diadakan sebagai bentuk rasa syukur bagi perempuan ketika pertama kalinya masuk masa kehamilan dan dilaksanakan apabila kandungan tersebut sudah berumur 6-7 bulan.

7. Ma’nene, Upacara Adat Toraja Sulawesi Selatan

Nama upacara adat Indonesia yang ke-7 adalah Ma’nene. Upacara adat Ma’nene merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat Toraja di Sulawesi Selatan. Secara umum, upacara adat ini merupakan ritual dimana mayat yang telah menjadi mumi dan sudah berusia puluhan atau bahkan ratusan tahun dikeluarkan dari dalam liang kuburan untuk kemudian dibersihkan dan diganti pakainnya.

8. Miya, Upacara Adat Dayak Kalimantan

Nama upacara adat Indonesia yang ke-8 adalah Miya. Upacara adat Miya merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat suku dayak Ma'anyan di Kalimantan. Secara umum, upacara adat miya ini merupakan upacara kematian dan dianggap sebagai upacara adat yang tertinggi, dimana upacara adat ini lakukan dalam rangka menghantar seseorang ke alam peristirahatannya yang terakhir.

9. Mapasilaga Tedong, Upacara Adat Toraja Sulawesi Selatan

Nama upacara adat Indonesia yang ke-9 adalah Mapasilaga Tedong. Upacara adat Mapasilaga Tedong merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat Toraja di Sulawesi Selatan. Secara umum, upacara adat Mapasilaga Tedong ini merupakan upacara adat adu kerbau pilihan yang dikumpulkan menjadi satu untuk kemudian diadu. Namun sebelum di mulai upacara adat Mapasilaga Tedong, kerbau-kerbau pilihan tersebut akan diarak keliling terlebih dahulu.

10. Rambu Solo, Upacara Adat Toraja Sulawesi Selatan

Nama upacara adat Indonesia yang ke-10 adalah Rambu Solo. Upacara adat Rambu Solo merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat Toraja di Sulawesi Selatan. Secara umum, upacara adat Rambu Solo ini merupakan upacara kematian yang biasanya diselenggarakan bagi keluarga dari orang yang meninggal sebagai simbol penghormatan terakhir. Dalam upacara adat ini, jenazah orang yang meninggal tersebut akan dimakamkan di tebing Goa.

11. Ngaben, Upacara Adat Bali

Nama upacara adat Indonesia yang ke-11 adalah Ngaben. Upacara adat Ngaben merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat umat Hindu di Bali. Secara umum, upacara adat Ngaben ini merupakan upacara adat pembakaran jenazah di Bali yang tergolong upacara Pitra Yadnya, yakni upacara yang ditunjukkan kepada para leluhur.

Sebelum dibakar, jenazah yang akan dingaben akan terlebih dahulu ditempatkan disebuah tempat yang terbuat dari kayu untuk kemudian diarak sebagai simbol penghormatan terakhir bagi mendiang, sampai pada akhirnya dibakar besama dengan tempatnya.

12. Pasola, Upacara Adat Nusa Tenggara Timur

Nama upacara adat Indonesia yang ke-12 adalah Pasola. Upacara adat Pasola merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. Secara umum, upacara adat Pasola ini merupakan bentuk dari pengharapan masyarakat NTT supaya panen yang di dapatkan melimpah.

Dalam pertunjukannya, biasanya terdapat 2 kelompok yang masing-masingnya terdiri dari 100 orang dan akan saling serang dengan menggunakan senjata tombak kayu dengan ujungnya yang tumpul. Saat berperang, masing-masing kelompok tersebut umumnya akan memakai pakaian adat perang dan menunggang kuda.

13. Macceratasi, Upacara Adat Kalimantan Selatan

Nama upacara adat Indonesia yang ke-13 adalah Macceratasi. Upacara adat Macceratasi merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat pesisir Kotabaru di Kalimantan Selatan. Secara umum, upacara adat Macceratasi ini merupakan upacara adat yang diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas berkah penghidupan dari laut.

14. Mappanretasi, Upacara Adat Bugis Kalimantan Selatan

Nama upacara adat Indonesia yang ke-14 adalah Mappanretasi. Upacara adat Mappanretasi merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat suku bugis di Kalimantan Selatan. Secara umum, upacara adat Mappanretasi ini merupakan upacara adat yang diturunkan secara turun-temurun dan diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil laut yang melimpah. Upacara adat ini biasanya diselenggarakan setiap bulan April di Pagatan, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

15. Mallassuang Manu, Upacara Adat Kalimantan Selatan

Nama upacara adat Indonesia yang ke-15 adalah Mallassuang Manu. Upacara adat Mallassuang Manu merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat suku mandar di Kalimantan Selatan. Secara umum, upacara adat Mallassuang Manu ini merupakan upacara adat yang dilakukan sebagai bentuk pengharapan dari para generasi muda suku Mandar supaya cepat mendapatkan Jodoh dengan cara melepaskan sejumlah ayam betina dan jantan ke alam liar.

16. Nyadran, Upacara Adat Jawa

Nama upacara adat Indonesia yang ke-16 adalah Nyadran. Upacara adat Nyadran merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat di Jawa. Secara umum, upacara adat Nyadran ini merupakan upacara adat yang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil laut yang berlimpah dan biasanya digelar oleh para nelayan sepanjang pesisir pantai utara jawa. Dalam upacara ini, para nelayan akan melarung berbagai jenis pangan ke laut dengan harapan tangkapan ikan yang didapatkan bisa melimpah.

17. Tanam Sasi, Upacara Adat Papua Barat

Nama upacara adat Indonesia yang ke-17 adalah Tanam Sasi. Upacara adat Tanam Sasi merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat suku Marin di Merauke, Papua Barat. Secara umum, upacara adat Tanam Sasi ini merupakan bagian dari rangkaian upacara adat kematian. Dimana ketika kematian seseorang sudah menginjak 40 hari, maka kayu sasi akan ditanam. Sementara jika kematian seseorang sudah menginjak 1000 hari, maka kayu sasi akan dicabut dari tempatnya ditanam.

18. Potong Jari, Upacara Adat Papua

Nama upacara adat Indonesia yang ke-18 adalah Potong Jari. Upacara adat Potong Jari merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat di Papua. Secara umum, upacara adat potong Jari ini merupakan upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat pegunungan tengah Papua saat salah satu anggota keluarganya meninggal. Masyarakat di Papua percaya jika memotong jari adalah salah satu cara untuk menunjukkan rasa berduka atas kepergian dari anggota keluarganya tersebut.

19. Seren Taun, Upacara Adat Sunda Jawa Barat

Nama upacara adat Indonesia yang ke-18 adalah Seren Taun. Upacara adat Seren Taun merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat sunda di Jawa Barat. Secara umum, upacara adat Seren Taun ini merupakan upacara adat panen padi yang diselenggarakan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas atas hasil pertanian yang dilaksanakan pada tahun ini.

20. Kebo Keboan, Upacara Adat Banyuwangi Jawa Timur

Nama upacara adat Indonesia yang ke-18 adalah Kebo Keboan. Upacara adat Kebo Keboan merupakan salah satu upacara adat Indonesia yang berasal dari kebudayaan masyarakat di Banyuwangi Jawa Timur. Secara umum, upacara adat Kebo Keboan ini merupakan upacara adat yang diselenggarakan untuk memohon turunnya hujan ketika musim kemarau panjang dan sebagai penolak bala.
Suka artikel berjudul 20 Upacara Adat Indonesia Beserta Gambar, Nama, Asal Daerah, Tujuan, dan Penjelasannya, Yuk bagikan ke: