advertisement

10 Contoh Hewan Avertebrata atau Invertebrata Beserta Ciri-Ciri dan Penjelasannya


advertisement
advertisement
advertisement
advertisement
10 Contoh Hewan Avertebrata atau Invertebrata Beserta Ciri-Ciri dan Penjelasannya
10 Contoh Hewan Avertebrata atau Invertebrata Beserta Ciri-Ciri dan Penjelasannya

XASXUS.com - Menurut pengertiannya, hewan Avertebrata atau Invertebrata merupakan suatu istilah yang digunakan untuk menunjuk hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Secara umum, Avertebrata atau Invertebrata mencakup semua hewan terkecuali hewan vertebrata.

Berbicara mengenai hewan Avertebrata atau Invertebrata, tahukah kamu apa saja hewan yang termasuk ke dalam hewan Avertebrata atau Invertebrata? Nah berikut ini adalah 10 contoh hewan avertebrata atau invertebrata beserta ciri-ciri dan penjelasannya.
Daftar Isi

1. Paramecium

Nama hewan avertebrata atau hewan invertebrata yang ke-1 adalah Paramecium. Paramecium merupakan salah satu hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang dari jenis protozoa yang berasal dari kelas Cilliata, yaitu protozoa yang dapat bergerak dengan rambut getar. Secara umum, hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang ini mempunyai ukuran tubuh sekitar 50-350 ɰm dan mempunyai selubung inti atau tergolong Eukariot.

Keunikan dari Paramecium ini adalah mempunyai dua inti dalam satu sel, yaitu inti besar (Makronukleus) yang berfungsi untuk mengawasi kegiatan pertumbuhan, metabolisme, dan regenerasi, serta inti kecil (Mikronukleus) yang berfungsi untuk mengendalikan kegiatan reproduksi.

Dalam berkembang biak, hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang ini umumnya berkembang biak dengan cara aseksual, yaitu berkembang biak dengan cara memberlah diri dengan cara transversal dan seksual atau dengan konjugasi.

2. Amoeba

Nama hewan avertebrata atau hewan invertebrata yang ke-2 adalah Amoeba. Amoeba merupakan salah satu hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang dari jenis protozoa yang berasal dari kelas Rhizopoda. Secara umum, hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang ini sebagian besar spesiesnya mempunyai ukuran yang sangat kecil dan tidak terlihat dengan mata telanjang.

Menurut habitatnya, hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang ini banyak ditemukan di darat dan air, bahkan mampu berkembang hampir di semua jenis habitat. Dalam berkembang biak, amoeba ini dapat bereproduksi atau berkembang biak secara vegetatif, yakni dengan acara pembelahan biner tanpa melalui tahap-tahap mitosis, dimana pembelahan biner tersebut mirip dengan pembelahan biner pada bakteri.

3. Laba-Laba

Nama hewan avertebrata atau hewan invertebrata yang ke-3 adalah Laba-Laba. Laba-Laba merupakan salah satu hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang yang termasuk ke dalam ordo Araneae. Secara umum, hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang ini mempunyai ciri-ciri seperti berbuku-buku (arthropoda) dengan dua segmen tubuh, tidak bersayap, mempunyai 4 pasang kaki (8 kaki), dan tidak mempunyai mulut pengunyah.

Menurut habitatnya, hewan laba-laba ini bisa ditemukan di seluruh dunia dan di setiap benua terkecuali di benua Antartika. Hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang ini umumnya adalah hewan pemangsa atau karnivora, bahkan memangsa kawanannya sendiri atau kanibal.

4. Spons

Nama hewan avertebrata atau hewan invertebrata yang ke-4 adalah Spons. Spons merupakan salah satu hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang yang dari jenis porifera. Hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang ini adalah organisme multiseluler yang memiliki banyak pori ditubuhnya sehingga air dapat melewatinya.

Secara umum, spons ini mempunyai sel yang tidak terspesialisasi atau tidak mempunyai tugas khusus. Selain itu, sel tersebut juga bisa berubah menjadi tipe sel lain serta bisa berpindah diantara lapisan sel utama dan mesohil. Tidak seperti kebanyakan hewan, spons ini tidak mempunyai pencernaan, sistem saraf, dan sistem peredaran darah.

Dalam kehidupannya, hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang ini cenderung lebih mengandalkan aliran air melalui pori-pori yang ada ditubuhnya untuk mendapatkan makanan maupun oksigen dan untuk membuang limbah. Dalam berkembang biak, Spons ini umumnya bereproduksi secara seksual atau aseksual, yaitu spesies yang bereproduksi secara seksual dengan cara mengeluarkan sel sperma ke air dan bertemu sel telur, dimana ada yang dilepas ke air, namun juga ada yang tetap di tubuh si ibu.

5. Lintah

Nama hewan avertebrata atau hewan invertebrata yang ke-5 adalah Lintah. Lintah merupakan salah satu hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang yang termasuk ke dalam kategori Annelida. Secara umum, hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang ini mempunyai ciri-ciri yaitu berkelamin ganda, termasuk hewan karnivora, sebagian diantaranya predator dan makan dari berbagai jenis invertebrata seperti siput, cacing, atau larva serangga. Menurut habitatnya, Lintah banyak ditemukan di daerah sekitar pesawahan dan rawa.

6. Udang Windu

Nama hewan avertebrata atau hewan invertebrata yang ke-6 adalah Udang Windu. Udang Windu merupakan salah satu hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang yang termasuk ke dalam golongan Artropoda. Secara umum, hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang ini mempunyai ciri-ciri seperti bentuk tubuhnya simetri bilateral, kulit permukaannya keras, dan memiliki tubuh dengan segmen. Menurut habitatnya, Udang Windu ini banyak tersebar di Pasifik barat Indonesia, yaitu berkisar antara pantai Afrika, dari Semenanjung Arab hingga Asia Tenggara, dan Laut Jepang.

7. Tiram Mutiara

Nama hewan avertebrata atau hewan invertebrata yang ke-7 adalah Tiram Mutiara. Tiram Mutiara atau yang mempunyai nama ilmiah Pinctada maxima ini merupakan salah satu hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang yang termasuk ke dalam phyllum Mulusca atau bertubuh lunak. Secara umum, hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang ini mempunyai ciri-ciri yaitu mempunyai bentuk kaki amburakral dan memiliki kemampuan untuk memproduksi mutiara.

8. Ubur-ubur

Nama hewan avertebrata atau hewan invertebrata yang ke-8 adalah Ubur-ubur. Ubur-ubur merupakan salah satu hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang yang termasuk dalam filum Cnidaria. Secara umum, hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang ini mempunyai ciri-ciri yaitu mempunyai ukuran berkisar 2-40 cm, namun ada juga yang lebih besar dan bisa mencapai 1-2 meter.

Dalam berkembang biak, hewan Ubur-ubur ini umumnya berkembang biak secara vegetatif dengan membentuk tunas yang berupa medusa. Menurut habitatnya, hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang banyak ditemukan di daerah Asia, Afrika, Eropa, maupun Amerika.

9. Teripang

Nama hewan avertebrata atau hewan invertebrata yang ke-9 adalah Teripang. Teripang merupakan salah satu hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang yang termasuk ke dalam kelas Holothuroidea. Secara umum, hewan avertebrata atau hewan invertebrata ini mempunyai ciri-ciri yaitu Duri pada permukaan kulitnya sangat halus, bentuk tubuhnya bulat panjang, mulutnya terletak pada ujung anterior, dan hidup soliter atau berkoloni. Menurut habitatnya, hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang banyak ditemukan hampir di seluruh dunia.

10. Bintang Laut

Nama hewan avertebrata atau hewan invertebrata yang ke-10 adalah Bintang Laut. Bintang Laut merupakan salah satu hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang yang termasuk dalam filum Echinodermata. Secara umum, hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang ini mempunyai ciri-ciri yaitu memiliki lima atau lebih lengan, tidak memiliki rangka yang mampu membantu pergerakan, memiliki kerangka luar yang cukup kuat, dan bergerak dengan menggunakan sistem vaskular air.
Suka artikel berjudul 10 Contoh Hewan Avertebrata atau Invertebrata Beserta Ciri-Ciri dan Penjelasannya, Yuk bagikan ke: