advertisement

7 Cara Mudah Ternak Kenari Bagi Pemula Agar Sukses dan Berhasil


advertisement
A+ A A-
advertisement
advertisement
7 Cara Mudah Ternak Kenari Bagi Pemula Agar Sukses dan Berhasil
7 Cara Mudah Ternak Kenari Bagi Pemula Agar Sukses dan Berhasil

XASXUS.com - Burung kenari merupakan salah satu jenis burung kicau yang paling banyak di gemari di Indonesia. Hal ini dikarenakan selain kicauannya yang gacor dan indah, burung kenari juga mempunyai bentuk tubuh yang mungil dan lucu. Bahkan untuk harganya sendiri, burung kenari juga bisa dibilang relatif murah, sehingga wajar saja banyak yang memilih burung ini sebagai burung peliharaannya.

Karena prospeknya yang cukup menjanjikan dan menguntungkan, banyak diantara kita yang mulai mencoba ternak kenari. Bagi seseorang yang sudah berpengalaman, ternak kenari bisa dibilang mudah dan gampang. Namun bagi pemula yang belum mengetahui apa-apa tentang burung kenari pastinya akan mencari tahu bagaimana cara ternak kenari yang baik dan benar serta tentunya menguntungkan.

Nah berbicara mengenai bagaimana cara ternak kenari yang baik dan benar, berikut ini adalah 7 cara mudah ternak kenari yang baik dan benar supaya menguntungkan.

1. Jenis kelamin burung kenari

Hal pertama yang harus dilakukan di dalam cara ternak kenari adalah mengetahui jenis kelamin burung kenari. Bagi seseorang yang sudah berpengalaman, membedakan kenari jantan dan betina pastinya sangat mudah dan gampang. Namun bagi pemula, mengetahui cara membedakan kenari jantan dan betina pastinya merupakan suatu hal yang sulit. Apalagi jika kalian ingin ternak kenari, maka sebelum memulai ternak kenari, membedakan kenari jantan dan betina merupakan suatu hal yang harus dipahami terlebih dahulu.

Ciri ciri kenari jantan :
  • Suka berkicau dan bunyinya sangat nyaring.
  • Dubur pejantan lebih menonjol, tegak lurus, dan vertikal.
  • Bentuk badannya lebih ramping memanjang dengan lehernya yang juga cenderung lebih panjang.

Ciri ciri kenari betina :
  • Suka berkicau namun tidak sering dan bunyinya tidak nyaring.
  • Duburnya datar dan tidak menonjol.
  • Bentuk badannya lebih bulat dengan lehernya yang lebih pendek.

2. Usia burung kenari

Hal kedua yang harus dilakukan di dalam cara ternak kenari adalah mengetahui usia burung kenari. Seperti yang diketahui jika burung kenari umumnya mempunyai masa dimana sedang dalam keadaan birahi atau siap kawin. Mengetahui apakah burung kenari sudah dalam keadaan birahi atau siap kawin atau tidak merupakan hal yang sangat penting di dalam ternak kenari.

Ciri-ciri kenari jantan birahi atau siap kawin :
  • Sering berkicau.
  • Sering mengepak-kepakkan sayap.
  • Sering melompat-lompat.
  • Terkadang sengaja menabrakan diri ke jeruji kandang.

Ciri-ciri kenari betina birahi atau siap kawin :
  • Suka mematuk-matuk apa saja yang ada didalam kandang.
  • Sering mengepak-ngepakan sayapnya.

3. Kandang untuk burung kenari

Hal ketiga yang harus dilakukan di dalam cara ternak kenari adalah pemilihan kandang yang baik untuk burung kenari. Dalam ternak kenari, hal yang harus diperhatikan adalah kandangnya. Seperti yang diketahui jika burung kenari membutuhkan ruang luas untuk terbang. Maka dari itulah di dalam ternak kenari ada baiknya memilih sangkar atau kandang yang memungkinkan si burung kenari untuk bisa terbang dari dahan ke dahan lainnya.

Selain itu, dalam tahap awal ternak burung kenari, ada baiknya untuk memisahkan terlebih dahulu antara burung kenari jantan dan betina. Untuk caranya sendiri sangatlah mudah, dimana kamu hanya perlu menyekatnya supaya mempermudah dalam hal perjodohan. Selanjutnya siapkan pula tempat makanan burung kenari dan berikan makanan seperti biji-bijian atau telur rebus.

4. Proses perjodohan burung kenari

Hal keempat yang harus dilakukan di dalam cara ternak kenari adalah proses perjodohan burung kenari. Sebelum memasuki proses perkawinan, memberikan waktu perkenalan bagi kenari jantan dan betina merupakan hal yang harus diberikan. Untuk caranya sendiri sangatlah mudah, dimana kamu hanya perlu mendekatkan kandang burung kenari jantan dan betina.

Selanjutnya amatilah perkembangan kedua burung kenari tersebut. Jika burung kenari jantan mulai menyuapi burung kenari betina walaupun berada diluar sangkar, maka kemungkinan besar kedua burung kenari tersebut sudah berjodoh dan siap dikawinkan. Pada proses ini burung kenari jantan akan cenderung lebih suka berkicau sebagai bentuk tanda jika si pejantan sedang menggoda si betina.

5. Proses perkawinan burung kenari

Hal kelima yang harus dilakukan di dalam cara ternak kenari adalah proses perkawinan burung kenari. Jika sebelumnya sudah mendapatkan burung kenari yang telah berjodoh, maka langkah selanjutnya adalah memasukan burung kenari jantan dan betina tersebut ke dalam satu kandang yang sama. Untuk caranya sendiri cukup mudah, dimana kamu hanya cukup memasukan burung kenari jantan ke dalam kandang burung kenari betina.

Namun hal yang harus diperhatikan sebelum memasukan burung kenari jantan dan betina adalah pastikan melakukannya ketika di sore hari. Setelah disatukan, selanjutnya perhatikan apakah kedua burung kenari tersebut saling menyuapi atau seperti ciuman atau tidak. Apabila iya, maka kemungkinan besar kedua pasangan burung kenari tersebut akan melakukan perkawinan.

Setelah itu, biarkan pasangan burung kenari tersebut bedua dalam satu kandang sampai pagi hari. Lalu sekitar pukul 7-9 pagi, pisahkan kembali burung kenari tersebut. Lakukan cara ini berulang kali dari memasukan burung kenari jantan disore hari dan dipisahkan dipagi hari sampai kenari betina benar-benar bertelur. Jika sudah bertelur, ada baiknya untuk tidak menjemur burung kenari betina tersebut dikarenakan bisa merusak telurnya.

6. Proses pengeraman telur burung kenari

Hal keenam yang harus dilakukan di dalam cara ternak kenari adalah proses pengeraman telur burung kenari. Dalam proses ini, ada baiknya tetap membiarkan burung kenari jantan dan betina berada dalam satu sangkar. Hal ini dilakukan supaya burung kenari betina tetap berada disangkar untuk mengerami telurnya, sebab burung jantan akan terus menyuapi si betina.

Akan tetapi jika kamu punya lebih dari satu burung kenari betina, maka lebih baik pisahkan saja dari burung kenari jantan. Hal yang harus diperhatikan di dalam proses pengeraman telur adalah jangan sampai lupa untuk terus memberikan makan dan minum. Selain itu, rajin-rajinlah menjaga kebersihan kandang.

7. Proses penetasan telur

Hal ketujuh yang harus dilakukan di dalam cara ternak kenari adalah proses penetasan telur. Secara umum, telur burung kenari akan menetas setelah 14 hari lamanya. Nah pada proses ini ada baiknya untuk terus menerus menjaga kebersihan kandang kenari dan rutin memberi makan dan minum. Seperti point sebelumnya, dimana jangan sampai kehabisan makanan dan minumannya.
Suka artikel berjudul 7 Cara Mudah Ternak Kenari Bagi Pemula Agar Sukses dan Berhasil, Yuk bagikan ke: