advertisement

24 Alat Musik Petik Tradisional dan Modern Beserta Penjelasannya


advertisement
advertisement
advertisement
advertisement
24 Alat Musik Petik Tradisional dan Modern Berserta Penjelasannya
24 Alat Musik Petik Tradisional dan Modern Beserta Penjelasannya

XASXUS.com - Alat musik merupakan suatu instrumen yang dibuat atau dimodifikasi untuk tujuan menghasilkan musik. Dalam perkembangannya hingga saat ini, terdapat banyak sekali cara di dalam memainkan alat musik, mulai itu dimainkan dengan cara dipukul, ditiup, digesek, bahkan sampai dipetik.

Berbicara mengenai alat musik petik, tahukah kamu apa saja alat musik petik yang masih ada hingga saat ini? Nah berikut ini adalah 24 alat musik petik tradisional dan modern beserta penjelasannya, seperti alat musik petik italia, alat musik petik khas sunda, alat musik petik minangkabau, alat musik petik cina, alat musik petik arab, dan lain sebagainya.
Daftar Isi

1. Alat Musik Petik Gitar

Alat musik petik yang ke-1 adalah Gitar. Alat musik Gitar merupakan salah satu alat musik petik yang termasuk ke dalam alat musik petik modern. Menurut sejarahnya, gitar ini merupakan alat musik petik yang berasal dari Spanyol dan dipercaya sudah ada sebelum masehi atau lebih tepatnya ketika dimasa Babilonia.

Secara umum, alat musik petik Gitar ini terbuat dari bahan dasar kayu dan terbagi ke dalam 2 jenis, yakni gitar akustik dan gitar elektrik. Jika dilihat secara sekilas, kedua jenis gitar tersebut mempunyai perbedaan dan cirinya masing-masing. Untuk gitar akustik umumnya mempunyai ciri yaitu memiliki lubang dibagian tengah tubuhnya dan membuahkan hasil suara atau nada dari getaran-getaran senar gitar yang dimainkan melewati jembatan dan sadel.

Sedangkan pada gitar elektrik mempunyai ciri yaitu memiliki bentuk tubuh yang sangat padat dan tidak ada lubang dibagian tengah gitarnya layaknya jenis gitar akustik. Dalam perkembangannya hinggga saat ini terdapat sekitar 144 kunci atau kord di dalam menghasilkan nada atau bunyi pada alat musik melodis berupa gitar.

2. Alat Musik Petik Ukulele

Alat musik petik yang ke-2 adalah Ukulele. Alat musik Ukulele merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari Negara Hawai. Menurut sejarahnya, alat musik petik berupa Ukulele ini pertama kali ditemukan sejak tahun 1879 dan masuk ke Indonesa pada tahun 1880 berawal di Pulau Ambon, mampir ke Makassar, sampai pada akhirnya menjadi alat utama musik Keroncong di Kampung Toegoe (Cilincing, Jakarta Utara).

Jika dilihat secara sekilas, alat musik petik berupa Ukulele ini mempunyai bentuk seperti alat musik petik gitar. Namun yang membedakannya adalah ukurannya, dimana ukuran alat musik Ukulele ini cenderung lebih kecil jika dibandingkan dengan alat musik gitar, yaitu ukurannya hanya berkisar 20 inchi.

Dalam perkembangannya hingga saat ini, alat musi petik Ukulele ini terdapat 4 model yang dibedakan berdasarkan ukurannya, diantaranya model soprano (standart) berukuran 33 centimeter, concert berukuran 38 centimeter, tenor berukuran 43 centimeter, dan baritone berukuran 48 centimeter.

3. Alat Musik Petik Kecapi

Alat musik petik yang ke-3 adalah Kecapi. Alat musik  Kecapi merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari kebudayaan masyarakat sunda di Jawa Barat. Secara umum, alat musik petik berupa Kecapi ini terbagi ke dalam 2 jenis, yaitu kecapi indung dan kecapi rincik.

Kedua jenis kecapi tersebut pada dasarnya dibedakan berdasarkan fungsinya, dimana kedua alat musik petik tersebut mempunyai fungsinya masing-masing. Misalnya kecapi indung, dimana jenis kecapi ini difungsikan untuk memimpin iringan musik. Sementara pada jenis kecapi rincik difungsikan sebagai pengiring musik.

Jika dilihat secara sekilas, alat musik petik dari Jawa Barat ini mempunyai 2 bentuk, yaitu kecapi siter dan kecapi parahu. Untuk kecapi parahu sendiri umumnya mempunyai bentuk menyerupai perahu. Sedangkan bentuk dari kecapi siter cenderung lebih sederhana jika dibandingkan dengan kecapi perahu, yakni berbentuk trapesium rata dengan lubang resonansi di dalamnya.

4. Alat Musik Petik Shamisen

Alat musik petik yang ke-4 adalah Shamisen. Alat musik Shamisen atau samisen merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari kebudayaan masyarakat di Jepang. Secara umum, alat musik petik berupa Shamisen ini terbuat dari bahan dasar kayu berbentuk segiempat dengan keempat sudutnya yang sedikit melengkung, serta dilapisi kulit hewan dibagian depan dan belakangnya yang berfungsi untuk memperkeras suara senar.

Jika dilihat secara sekilas, alat musik Shamisen ini mempunyai 3 buah dawai dan dipetik dengan menggunakan sejenis pick yang disebut bachi. Bagi masyarakat Jepang, alat musik Shamisen ini merupakan salah satu elemen penting di dalam seni musik tradisional mereka. Bahkan dalam perkembangannya hingga saat ini alat musik Shamisen ini mempunyai 3 jenis yang dibedakan berdasarkan ukuran lehernya, seperti Hosozao (leher sempit), Nakazao (leher sedang), dan Futozao (leher besar).

5. Alat Musik Petik Harpa

Alat musik petik yang ke-5 adalah Harpa. Alat musik Harpa merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang kerap diilustrasikan bersama dengan para malaikat. Jika dilihat secara sekilas, alat musik petik berupa harpa mempunyai ciri yaitu bentuknya tinggi, berwarna emas, memiliki senar, dan biasanya berbentuk dasar segitiga.

Menurut sejarahnya, ide awal pembuatan alat musik petik Harpa ini yakni panah yang digunakan untuk berburu. Keunikan dari alat musik petik ini adalah selain bisa dimainkan dengan menggunakan tangan, ternyata alat musik ini juga bisa dimainkan dengan menggunakan kaki.

Dalam perkembangannya hingga saat ini, alat musik petik berupa Harpa ini terdiri dari 3 jenis dan dibedakan berdasarkan variasi bentuk, ukuran, dan berat. Meskipun demikian, semua unsur tersebut masih mempunyai tiga bagian utama, diantaranya papan suara (Sound board), leher (Neck), dan Senar (String).

Selain itu, alat musik petik berupa Harpa ini juga kerap dimainkan bersamaan dengan orkestra simfoni, bersamaan dengan suara vokal, suara flute, atau dapat juga dengan jazz bass dan drum. Konon katanya, alat musik petik ini sudah ada sejak zaman Mesir kuno dan merupakan salah satu intrument paling tertua

6. Alat Musik Petik Harpa Gitar

Alat musik petik yang ke-6 adalah Harpa Gitar. Alat musik Harpa Gitar merupakan salah satu alat musik petik yang dari segi bentuk hampir mirip seperti alat musik gitar namun terdapat penambahan seperti alat musik harpa. Secara umum, alat musik petik berupa Harpa Gitar terbagi ke dalam jenis, yakni elektrik dan akustik. Dalam pertunjukannya, alat musik Harpa Gitar ini biasanya tidak dimainkan secara solo atau sendirian, melainkan dimainkan secara kolaborasi dengan musik yang lainnya secara bersamaan.

7. Alat Musik Petik Sasando

Alat musik petik yang ke-7 adalah Sasando. Alat musik Sasando merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari kebudayaan masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT), tepatnya di pulau Rote. Menurut sejarahnya, alat musik petik tradsional ini sudah ada sejak abad ke-7 Masehi.

Jika dilihat secara sekilas, alat musik petik Sasando ini mempunyai bentuk yang sangat unik, dimana alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu berbentuk tabung panjang dengan bagian tengahnya yang melingkar dari atas ke bawah dan diberi ganjalan-ganjalan atau penyangga.

Dalam perkembangannya, alat musik petik berupa Sasando ini bisa dibilang sangat pesat dan sudah menemukan sasando berbentuk elektrik. Menurut fungsinya, Sasando kerap dimainkan sebagai alat musik untuk mengiringi nyanyian, menirukan nyanyian, mengiri tari-tarian, menghibur keluarga yang sedang berduka, dan lain sebagainya.

8. Alat Musik Petik Banjo

Alat musik petik yang ke-8 adalah Banjo. Alat musik Banjo merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang dikembangkan oleh budak Afrika di Amerika Serikat. Menurut beberapa sumber, nama banjo pada alat musik ini sendiri dipercaya berasal dari istilah Kimbundu, mbanza.

Namun menurut beberapa penelitian lainnya menyatakan bahwa nama Banjo pada alat musik petik ini berasal dari istilah Senegambia yang menunjuk pada tongkat bambu yang digunakan untuk leher alat musik ini. Jika dilihat secara sekilas, alat musik petik Banjo ini hampir mirip seperti alat musik petik Shamisen. Namun yang membedakannya adalah senar atau dawai yang digunakan, dimana alat musik Banjo ini mempunyai 4-6 buah senar.

Dalam perkembangannya hingga saat ini, alat musik petik Banjo ini kerap dimainkan pada musik folk, bluegrass, country dan irish tradisional. Bahkan pada musik blue grass dan country, alat musik petik Banjo ini termasuk ke dalam komponen utama yang wajib dimainkan. Konon katanya, alat musik petik Banjo ini adalah salah satu alat musik paling tua di Amerika.

9. Alat Musik Petik Gambus

Alat musik petik yang ke-9 adalah Gambus. Alat musik Gambus merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang banyak tersebar merata hampir di seluruh masyarakat Melayu. Menurut sejarahnya, alat musik Gambus ini adalah alat musik petik yang berasal dari kebudayaan masyarakat di Timur Tengah.

Jika dilihat secara sekilas, alat musik petik berupa Gambus ini hampir sama seperti alat musik gitar. Namun perbedaannya terletak pada bentuknya yang mirip seperti buah labu dibagi dua. Dalam perkembangannya, alat musik petik Gambus ini kerap dimainkan sebagai pengiring pada tarian zapin dan juga sebagai pengiring musik musik bernafaskan islami.

10. Alat Musik Petik Hasapi

Alat musik petik yang ke-10 adalah Hasapi. Alat musik Hasapi merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari kebudayaan masyarakat Batak Toba. Jika dilihat secara sekilas, alat musik petik berupa Hasapi ini mempunyai bentuk yang hampir sama seperti alat musik petik kecapi. Bahkan karena bentuk yang hampir sama, tidak jarang pula alat musik ini disebut juga dengan Kecapi batak.

Secara umum, alat musik petik Hasapi ini terbuat dari bahan dasar kayu ijo dan terbagi ke dala 2 jenis, yakni Hasapi ende (pluked lute dua senar) dan Hasapi doal (pluked flude dua senar). Dalam perkembangannya, alat musik petik Hasapi ini kerap dimainkan di dalam berbagai macam acara, salah satunya di acara penikahan.

11. Alat Musik Petik Gayageum

Alat musik petik yang ke-11 adalah Gayageum. Alat musik Gayageum merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari kebudayaan masyarakat di Korea. Menurut sejarahnya, alat musik petik berupa Gayageum ini diciptakan oleh Raja ke-6 dari Kerajaan Gaya bernama Raja Gasil.

Jika dilihat dari segi bentuknya, alat musik petik ini mirip seperti kecapi yang dilengkai dawai berjumlah 12 buah. Sementara untuk jenis bunyinya sendiri, Gayageum ini terbagai ke dalam 2 jenis yang dibedakan berdasarkan fungsinya, yaitu jeongak dan sanjo.

12. Alat Musik Petik Sanxian

Alat musik petik yang ke-12 adalah Sanxian. Alat musik Sanxian merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari kebudayaan masyarakat di China. Menurut sejarahnya, alat musik petik berupa Sanxian ini diciptakan pada abad ke-13, atau lebih tepatnya sejak Dinasti Yuan, dimana alat musik ini kemudian diperkenalkan ke Kerajaan Ryukyu dengan nama sanshin, lalu ke Jepang dengan nama Shamisen.

Jika dilihat secara sekilas, alat musik petik Sanxian ini mempunyai ciri yaitu tanpa fret,bergagang panjang, bersenar 3 dengan membrannya yang terbuat dari bahan dasar kulit yang direntangkan pada resonator atau soundbox. Keunikan dari alat musik ini adalah terletak pada membrannya yang berasal dari kulit ular sanca. Menurut fungsinya, alat musik petik ini difungsikan sebagai pengiring pertunjukan solo maupun orkestra.

13. Alat Musik Petik Danbau

Alat musik petik yang ke-13 adalah Danbau. Alat musik Danbau merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari kebudayaan masyarakat di Vietnam dan ditemukan pertama kali pada tahun 1770. Jika dilihat dari segi bentuknya, alat musik petik berupa Danbau ini mempunyai bentuk yang sangat simpel dan hanya terdiri dari bamboo, tongkat senar, senar sutra, dan tempurung kelapa. Keunikan dari alat musik petik ini adalah hanya

14. Alat Musik Petik Sampe

Alat musik petik yang ke-14 adalah Sampe. Alat musik Sampe merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari kebudayaan masyarakat suku dayak di Kalimantan. Secara umum, alat musik petik berupa Sampe ini terbuat dari bahan dasar kayu kapur dan kayu ulin.

Jika dilihat secara sekilas, alat musik petik Sampe ini mempunyai bentuk yang sangat unik, dimana bagian ujung dari Sampe ini terdapat hiasan atau ukiran khas dari masyarak suku dayak berupa kepala burung elang. Konon katanya, senar yang digunakan pada alat musik ini dahulunya menggunakan serat dari pohon enau. Namun dalam perkembangannya, senar yang digunakan pun kemudian beralih menggunakan kawat kecil.

Dalam petunjukannya hingga ini, alat musik tradisional ini kerap dimainkan sebagai alat musik pengiring di dalam berbagai macam acara, seperti pada prosesi acara adat, tarian tradisional suku dayak, dan lain sebagainya serta kerap ditampilkan di tengah-tengah acara.

15. Alat Musik Petik Pipa

Alat musik petik yang ke-15 adalah Pipa. Alat musik Pipa merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari kebudayaan masyarakat di Tiongkok. Menurut sejarahnya, alat musik petik berupa Pipa sudah ada sejak  zaman Dinasti Qin (221 SM sampai 206 SM) dan sudah dimainkan selama lebih dari 2000 tahun.

Jika dilihat dari segi bentuknya, alat musik petik ini mirip seperti buah pir, yaitu lurus vertikal pada bagian atas dan dilapisi oleh kulit pada bagian permukaan dengan dilengkapi dawai berjumlah 4 senar serta dimainkan dalam 12 nada standar. Konon katanya, alat musik ini dahulu kerap digunakan sebagai pengiring acara acara kerajaan.

16. Alat Musik Petik Jentreng

Alat musik petik yang ke-16 adalah Jentreng. Alat musik Jentreng merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari kebudayaan masyarakat sunda di Jawa Barat. Jika dilihat secara sekilas, alat musik petik berupa Jentreng ini hampir sama seperti alat musik tarawangsa dan kecapi. Secara umum, alat musik petik Jentreng ini mempunyai ciri yaitu mempunyai 7 dawai dan terbuat dari bahan dasar kayu nangka, dimana alat ini dimainkan dengan cara dipetik dan di-toel (disentuh) dengan jari kiri-kanan.

17. Alat Musik Petik Sitar

Alat musik petik yang ke-17 adalah Sitar. Alat musik Sitar merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari Asia Selatan. Jika dilihat secara sekilas, alat musik ini dilengkapi dengan 7 buah dawai dan difungsikan sebagai iringan tarian India. Secara umum, alat musik petik berupa Sitar terdiri dari dua jenis, yakni Sitar dengan dawai simpatetik dan Sitar dengan dawai biasa.

18. Alat Musik Petik Siter

Alat musik petik yang ke-18 adalah Siter. Alat musik Siter merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari kebudayaan masyarakat di Jawa Tengah. Secara umum, alat musik petik berupa Siter ini mempunyai ciri-ciri yaitu memiliki panjang sekitar 30 centimeter dan dimasukkan dalam sebuah kotak ketika dimainkan. Dalam perkembangannya hingga saat ini, alat musik petik Siter ini kerap dimainkan sebagai musik pengiring lagu atau seni tarian tradisional.

19. Alat Musik Petik Japen

Alat musik petik yang ke-19 adalah Japen. Alat musik Japen merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari Kalimantan Tengah. Jika dilihat dari segi bentuknya, alat musik petik berupa Japen ini mempunyai bentuk yang hampir mirip dengan alat musik kecapi. Bahkan dari segi bunyi atau nada yang dihasilkan juga hampir sama dengan alat musik kecapi.

20. Alat Musik Petik Panting

Alat musik petik yang ke-20 adalah Panting. Alat musik Panting merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari suku banjar di Kalimantan Tengah. Jika dilihat dari segi bentuknya, alat musik petik berupa Panting ini masih ke dalam satu jenis dengan alat musik Gambus.

Pada awalnya, alat musik petik Panting ini hanya dimainkan secara perorangan. Namun dengan seiring perkembangan zaman, alat musik petik tradisional ini kerap kemudian dimainkan secara bersama-sama dengan beberapa alat musik lainnya, seperti halnya alat musik babun, gong, biola, dan lain sebagainya.

21. Alat Musik Petik Saung Gauk

Alat musik petik yang ke-21 adalah Saung Gauk. Alat musik Saung Gauk merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari Kalimantan Selatan. Jika dilihat dari segi bentuknya, alat musik petik berupa Saung Gauk ini mempunyai bentuk melengkung dan disisi lehernya terdapat semacam hiasan. Menurut beberapa sumber, alat musik petik ini masih satu jenis dengan harpa tradisional yang amat kuno di benua Asia.

22. Alat Musik Petik Keso-Keso

Alat musik petik yang ke-22 adalah Keso-Keso. Alat musik Keso-Keso merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari Sulawesi Selatan. Jika dilihat dari segi bentuknya, alat musik petik berupa Keso-Keso ini mempunyai bentuk yang hampir mirip dengan alat musik Rebab jawa. Keunikan dari alat musik ini adalah selain dapat dimainkan dengan cara dipetik, ternyata juga bisa dimainkan dengan cara digesek.

23. Alat Musik Petik Celempung

Alat musik petik yang ke-23 adalah Celempung. Alat musik Celempung merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari kebudayaan masyarakat sunda di Jawa Barat. Secara umum, alat musik petik berupa Celempung ini difungsikan sebagai pelengkap musik gamelan daerah. Jika dilihat secara sekilas, alat musik petik ini mempunyai keunikan yang terletak pada penyetelan senarnya.

24. Alat Musik Petik Mandolin

Alat musik petik yang ke-24 adalah Mandolin. Alat musik Mandolin merupakan salah satu alat musik petik tradisional yang berasal dari Italia. Jika dilihat dari segi bentuknya, alat musik petik berupa Mandolin ini mempunyai bentuk yang hampir sama seperti gitar namun dengan jumlah senar yang berbeda. Dalam perkembangannya, alat musik petik ini kerap difungsikan sebagai pengiring tari rudat dan lagu-lagu tradisional.
Suka artikel berjudul 24 Alat Musik Petik Tradisional dan Modern Beserta Penjelasannya, Yuk bagikan ke: