advertisement

11 Peninggalan Kerajaan Tarumanegara Beserta Letak Peninggalannya dan Penjelasannya


advertisement
advertisement
advertisement
advertisement
11 Peninggalan Kerajaan Tarumanegara Beserta Letak Peninggalannya dan Penjelasannya
11 Peninggalan Kerajaan Tarumanegara Beserta Letak Peninggalannya dan Penjelasannya

XASXUS.com - Kerajaan Tarumanegara atau yang dikenal juga dengan nama Kerajaan Taruma ini merupakan salah satu kerajaan di Indonesia yang pernah berkuasa pada abad ke-4 sampai abad ke-7 Masehi di wilayah barat pulau Jawa. Berbicara mengenai Kerajaan Tarumanegara, tahukah kamu apa saja peninggalan Kerajaan Tarumanegara? Nah berikut ini adalah 11 peninggalan Kerajaan Tarumanegara beserta letak peninggalannya dan penjelasannya.
Daftar Isi

1. Prasasti Ciaruteun, Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang ke-1 adalah Prasasti Ciaruteun. Prasasti Ciaruteun merupakan salah satu prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang menceritakan tentang kedudukan Purnawarman yang diibaratkan seperti Dewa Wisnu, dimana kedudukan Purnawarman dianggap sebagai penguasa sekaligus juga pelindung rakyat.

Menurut sejarahnya, prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara ini pernah hanyut beberapa meter yang diakibatkan derasnya aliran sungai. Bahkan posisi Prasasti Ciaruteun ini sempat terbalik, dimana bagian batu yang bertuliskan aksara Pallawa yang disusun dalam bentuk seloka bahasa Sanskerta ini terbalik ke arah bawah. Akan tetapi sekitar pada tahun 1893, prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara ini dikembalikan ke tempat aslinya.

2. Prasasti Tugu, Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang ke-2 adalah Prasasti Tugu. Prasasti Tugu merupakan salah satu prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang menceritakan tentang adanya penggalian Sungai Gomati oleh Purnawarman ditahun ke-22 masa pemerintahannya dan penggalian Sungai Candrabaga oleh Rajadirajaguru. Prasasti dengan bentuknya seperti telur ini ditemukan di Jakarta Utara, tepatnya di Kampung Batu tumbuh, Desa tugu, Kelurahan Tugu selatan, Kecamatan Koja.

3. Prasasti Muara Cianten, Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang ke-3 adalah Prasasti Muara Cianten. Prasasti Muara Cianten merupakan salah satu prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang menceritakan tentang sebuah pesan bahwa pemerintahan negara sudah dikembalikan di kerajaan Sunda ditahun 854 Masehi.

Prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara ini ditemukan pertama kali oleh N.W. Hoepermans pada tahun 1864, dimana prasasti Muara Cianten ini pertama kali ditemukan di pasir Muara persawahan yang lokasinya berada ditepian sungai Cisadane dan berdekatan dengan Muara Cianten.

4. Prasasti Cidanghiyang, Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang ke-4 adalah Prasasti Cidanghiyang. Prasasti Cidanghiyang merupakan salah satu prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang menceritakan tentang pujian dan pengagungan terhadap Raja Purnawarman yang ditulis dengan menggunakan aksara Pallawa dan disusun dalam bentuk seloka bahasa Sanskerta.

Menurut sejarahnya, prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara ini pertama kali dilaporkan kepada dinas purbakala oleh Toebagus Roesjan ditahun 1947. Meskipun demikian, Prasasti Cidanghiyang justru batu diteliti pada tahun 1954. Hingga saat ini, prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara ini bisa dijumpai Kabutapten Pandeglang, tepatnya di tepi sungai Cidanghiyang, desa Lebak, Kecamatan Munjul.

5. Prasasti Jambu, Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang ke-5 adalah Prasasti Jambu. Prasasti Jambu merupakan salah satu prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang menceritakan tentang pemerintahan Raja Purnawarman di negara Taruma, dimana prasasti ini terletak di Kabupaten Bogor, tepatnya di Kampung Pasir Gintung, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung.

Menurut sejarahnya, prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara ini pertama kali ditemukan dilokasi perkebunan jambu oleh Jonathan Rigg pada tahun 1854, dimana prasasti ini kemudian dilaporkan kepada Dinas Purbakala pada tahun 1947 dan diteliti untuk pertama kalinya ditahun 1954.

6. Prasasti Kebon Kopi I, Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang ke-6 adalah Prasasti Kebon Kopi I. Prasasti Kebon Kopi I merupakan salah satu prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang ditulis dengan menggunakan huruf pallawa dan memakai bahasa sanskerta, dimana tulisan huruf pallawa tersebut diapit oleh pahatan berbentuk sepasang telapak kaki gajah yang merupakan tunggangan dari Raja Purnawarman.

Menurut sejarahnya, prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara ini ditemukan pertama kali pada abad ke-19 di hutan yang digunakan sebagai tempat lahan perkebunan kopi. Karena hal inilah membuat prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara ini diberi nama Prasasti Kebon Kopi, dimana hingga saat ini Prasasti Kebon Kopi I masih bisa dijumpai di Desa Ciaruteun Ilir, tepatnya di Kampung Muara.

7. Prasasti Kebon Kopi II, Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang ke-7 adalah Prasasti Kebon Kopi II. Prasasti Kebon Kopi II merupakan salah satu prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang menurut pakar yang sempat meneliti, yaitu F.D.K Bosch menyebutkan jika prasasti ini menceritakan tentang Raja sunda yang kembali menduduki tahtanya dan ditulis dengan menggunakan bahasa melayu kuno.

Selain itu, Prasasti Kebon Kopi II ini pernah ditemukan pada abad ke-19 yang letaknya tidak jauh dari Prasasti Kebon Kopi I, tepatnya di desa Ciaruteun Ilir. Meskipun demikian, pada tahun 1940-an prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara ini telah hilang dicuri.

8. Prasasti Pasir Awi, Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang ke-8 adalah Prasasti Pasir Awi. Prasasti Pasir Awi merupakan salah satu prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang ditemukan pertama kalinya oleh N.W. Hoepermans pada tahun 1864 dengan berpahatkan gambar dahan, ranting, dedaunan, buah-buahan, dan juga berpahatkan gambar sepasang telapak kaki yang dipahatkan di batu alam. Prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara ini terletak di lereng Selatan bukit pasir Awi dengan ketinggian kurang lebih 559 meter diatas permukaan laut, tepatnya berada di kawasan hutan perbukitan cipamingkis.

9. Arca Rajasi, Arca Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang ke-9 adalah Arca Rajasi. Arca Rajasi merupakan salah satu arca peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang menggambarkan Rajarsi sebagaimana yang disebutkan dalam Prasasti tugu dan meperlihatkan sifat Wisnu-Surya. Menurut sejarahnya, Arca Rajasi tidak di ketahui secara pasti tempat temuannya. Meskipun demikian, berdasarkan berita yang sampai, arca peninggalan Kerajaan Tarumanegara ini diperkirakan berasal dari daerah Jakarta dan termasuk arca yang tua.

10. Arca Wisnu Cibuaya I, Arca Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang ke-10 adalah Arca Wisnu Cibuaya I. Arca Wisnu Cibuaya I merupakan salah satu arca peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang berasal dari abad VII Masehi dan membuktikan jika adanya aliran seni di Jawa Barat. Arca peninggalan Kerajaan Tarumanegara ini juga memperlihatkan persamaan dengan arca yang ditemukan di semenanjung Melayu.

11. Arca Wisnu cibuaya II, Arca Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang ke-11 adalah Arca Wisnu Cibuaya II. Arca Wisnu Cibuaya II merupakan salah satu arca peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang ditemukan di Cibuaya, akan tetapi tidak ketahui secara pastinya kapan Arca ini dibuat.

Namun bisa dipastikan jika arca peninggalan Kerajaan Tarumanegara ini sudah agak lama. Hal ini dikarenakan jika dahulu Barat masih menjadi pusat kesenian dan juga agama. Bahkan hal ini juga sesuai dengan berita Cina yang mengatakan jika diabad ke VII masehi masih terdapat sebuah kerajaan bernama Tolomo (Taruma).
Suka artikel berjudul 11 Peninggalan Kerajaan Tarumanegara Beserta Letak Peninggalannya dan Penjelasannya, Yuk bagikan ke: