advertisement

22 Prasasti dan Candi Peninggalan Kerajaan Sriwijaya


advertisement
A+ A A-
advertisement
advertisement
22 Prasasti dan Candi Peninggalan Kerajaan Sriwijaya
22 Prasasti dan Candi Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

XASXUS.com - Kerajaan Sriwijaya merupakan salah satu kerajaan bahari yang pernah berdiri di pulau Sumatera, dimana kerajaan ini banyak memberi pengaruh di Nusantara dengan daerah kekuasaannya yang membentang dari Negara Kamboja, Thailand Selatan, Semenanjung Malaya, Sumatera, Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Berbicara mengenai Kerajaan Sriwijaya, tahukah kamu apa saja peninggalan kerajaan sriwijaya yang masih ada sampai sekarang? Nah berikut ini adalah 22 peninggalan kerajaan sriwijaya, seperti prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya dan candi peninggalan kerajaan sriwijaya.
Daftar Isi

1. Prasasti Kedukan Bukit, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-1 adalah Prasasti Kedukan Bukit. Prasasti Kedukan Bukit merupakan salah satu prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan tentang Raja Sriwijaya, yakni Dapunta Hyang. Dimana di dalam prasasti yang ditemukan di dekat Kota Palembang dan berangka tahun 683 Masehi ini berisikan cerita mengenai perjalanan suci dari Minanga Tamwan guna mendapatkan Siddhayatra dan juga keberhasilnya di dalam memakmurkan Kerajaan Srwijaya.

2. Prasasti Talang Tuo, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-2 adalah Prasasti Talang Tuo. Prasasti Talang Tuo merupakan salah satu prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan tentang pembuatan Taman Srikseta oleh Raja Dapunta Hyang untuk kemakmuran rakyat, dimana prasasti ini ditemukan disebelah barat Kota Palembang dan berangka tahun 684 Masehi.

3. Prasasti Telaga Batu, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-3 adalah Prasasti Telaga Batu. Prasasti Telaga Batu merupakan salah satu prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan mengenai kutukan-kutukan kepada siapa saja yang melakukan kejahatan dan juga bagi yang tidak taat terhadap raja, dimana prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya ini ditemukan di dekat Kota Palembang dan tidak berangka tahun.

4. Prasasti Karang Berahi, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-4 adalah Prasasti Karang Berahi. Prasasti Karang Berahi merupakan salah satu prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan mengenai permintaan terhadap dewa untuk menghukum bagi siapa saja yang melakukan kejahatan terhadap Kerajaan Sriwijaya, dimana prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya ini ditemukan di Karang Berahi (Provinsi Jambi) dan berangka tahun 868 Masehi.

5. Prasasti Kota Kapur, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-5 adalah Prasasti Kota Kapur. Prasasti Kota Kapur merupakan salah satu prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan mengenai usaha Kerajaan Sriwijaya di dalam menundukkan Pulau Jawa, dimana menurut sejarahnya Kerajaan Sriwijaya menundukkan Kerajaan Tarumanegara yang dianggapnya tidak setia kepada Kerajaan Sriwijaya. Prasasti Kota Kapur ini umumnya berangka tahun 686 Masehi dan ditemukan di Kota Kapur (Pulau Bangka).

6. Prasasti Palas Pasemah, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-6 adalah Prasasti Palas Pasemah. Prasasti Palas Pasemah merupakan salah satu prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan tentang daerah Lampung Selatan yang sudah diduduki oleh Kerajaan Sriwijaya diakhir abad ke-7 Masehi, dimana prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya ini ditemukan di Palas Pasemah (Provinsi Lampung) dan tidak memiliki angka tahun.

7. Prasasti Bukit Siguntang, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-7 adalah Prasasti Bukit Siguntang. Prasasti Bukit Siguntang merupakan salah satu prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan tentang peperangan yang banyak merenggut nyawa, dimana prasasti ini ditemukan di Bukit Siguntang di Kota Palembang.

8. Prasasti Amoghapasha, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-8 adalah Prasasti Amoghapasha. Prasasti Amoghapasha merupakan salah satu peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan tentang Raja Kertanegara yang sudah menghadiahkan arca amogapasha kepada Tribhuwanaraja Mauliwarmadewa, yaitu raja Suwarnabhumi, dimana prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya ini ditemukan provinsi Jambi dan berangka tahun 1286 Masehi.

9. Prasasti Ligor, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-9 adalah Prasasti Ligor. Prasasti Ligor merupakan salah satu prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan tentang bangunan bangunan suci yang terbuat dari batu bata untuk Budha (Trisamaya Caiya) dan menceritakan tentang Raja Wisnu beserta keluarga Sri Maharaja Syailendra, dimana prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya ini ditemukan Tanah Genting (Negara Thailand) dan berangka tahun 775 Masehi.

10. Prasasti Katon, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-10 adalah Prasasti Katon. Prasasti Katon merupakan salah satu prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan tentang bantuan Raja Sriwijaya didalam memperbaiki sebuah kuil agama Thao di Kanton, dimana prasasti ini ditemukan di Kanton (Negara China) dan berangka tahun 1079 Masehi.

11. Prasasti Nalanda, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-11 adalah Prasasti Nalanda. Prasasti Nalanda merupakan salah satu prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan tentang Raja Balaputradewa yang membangun sebuah tempat tinggal yang digunakan bagi para pelajar dan sebuah biara di Benggala, dimana prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya ini ditemukan di Benggala (Negara India) dan berangka tahun 860 Masehi.

12. Prasasti Srilanka, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-12 adalah Prasasti Srilanka. Prasasti Srilanka merupakan salah satu prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan tentang Suryanaraya dari wangsa Malayupura dinobatkan sebagai maharaja di Suwarnapura, dimana prasasti ini diperkirakan dibuat di abad XII.

13. Prasasti Grahi, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-13 adalah Prasasti Grahi. Prasasti Grahi merupakan salah satu prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan tentang seorang raja Srimat Trilokyaraja Maulibhusanawarmadewa di dalam memerintahkan mahasenapati Jalanai yang memerintahkan Grahi untuk membuat arca Budha, dimana prasasti ini berangka tahun 1183 Masehi.

14. Prasasti Chaiya, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-14 adalah Prasasti Chaiya. Prasasti Chaiya merupakan salah satu prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan tentang raja Tambralingga, Sri Dharmaraja, dan Candra Bhanu yang menyamakan dirinya dengan raja Asoka, dimana jasa-jasanya terhadap umat manusia disamakan dengan matahari dan bulan. Menurut beberapa sumber, prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya berangka tahun 1230 Masehi dan ditemukan di Candra Bhanu (Malaysia Barat).

15. Prasasti Tanjore, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-15 adalah Prasasti Tanjore. Prasasti Tanjore merupakan salah satu prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan tentang pasukannya yang menyerang kerajaan Swarnabhumi (Sumatera), dimana prasasti ini ditemukan di India dan berangka tahun 1030 Masehi.

16. Prasasti Hujung Langit, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-16 adalah Prasasti Hujung Langit. Prasasti Hujung Langit merupakan salah satu prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan sebuah kisah yang tidak terlalu jelas dan ditulis dalam menggunakan bahasa Melayu Kuno serta aksara Pallawa. Hal ini dikarenakan kondisi prasasti ini cukup banyak mengalami kerusakan.

Namun inti dari prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya ini adalah tentang pemberian tanah Sima, dimana prasasti ini diperkirakan berasal dari tahun 997 Masehi dan ditemukan pada sebuah desa bernama Desa Haur Kuning, Provinsi Lampung.

17. Prasasti Berahi, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-17 adalah Prasasti Berahi. Prasasti Berahi merupakan salah satu prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan tentang kutukan bagi mereka yang melakukan kejahatan dan tidak setia dengan Raja Sriwijaya, dimana prasasti ini ditemukan di tepi Batang Merangin, Dusun Batu Bersurat, Desa Karang Berahi, kecamatan Pamenang, Merangin, Jambi oleh Kontrolir L.M. Berhout pada tahun 1904.

18. Prasasti Leiden, Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-18 adalah Prasasti Leiden. Prasasti Leiden merupakan salah satu prasasti peninggalan kerajaan sriwijaya yang menceritakan tentang peresmian wihara di India yang diberi nama Cudamaniwarmavihara oleh Marawijayatunggawarman, dimana prasasti ini ditemukan di India dan berangka tahun 1006 Masehi serta  dikeluarkan oleh raja kerajaan Cola yang bernama Rajakesariwarman.

19. Candi Muara Takus, Candi Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-19 adalah Candi Muara Takus. Candi Muara Takus merupakan salah satu candi peninggalan kerajaan sriwijaya bercorak Budha dan satu-satunya candi peninggalan kerajaan sriwijaya di Provinsi Riau. Seperti yang diketahui jika Candi Muara Takus ini terletak di desa Muara Takus, Kecamatan Tigabelas Koto Kampar, Kabupaten Kampar.

20. Candi Muaro Jambi, Candi Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-20 adalah Candi Muaro Jambi. Candi Muaro Jambi merupakan salah satu kompleks candi peninggalan kerajaan sriwijaya yang terletak di Provinsi Jambi, tepatnya di Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi.

Candi yang diperkirakan peninggalan dari abad ke-9 sampai 12 Masehi ini adalah satu-satunya kompleks candi terluas di Asia Tenggara, dimana luasnya mencapai 3981 hektar dengan dilengkapi oleh sekitar 9 buah candi, kolam penampungan air, parit atau kanal kuno buatan manusia, dan lain sebagainya.

21. Candi Bahal, Candi Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-21 adalah Candi Bahal. Candi Bahal merupakan salah satu candi peninggalan kerajaan sriwijaya yang terbuat dari material bata merah dengan bagian kaki candinya yang terdapat hiasan berupa papan berkeliling dengan ukiran tokoh yaksa berkepala hewan yang sedang menari. Candi peninggalan kerajaan sriwijaya ini umumnya bisa dijumpai di Provinsi Sumatera Utara, tepatnya di Desa Bahal, kecamatan Padang Bolak, Portibi, Kabupaten Padang Lawas.

22. Gapura Sriwijaya, Gapura Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan kerajaan sriwijaya yang ke-22 adalah Gapura Sriwijaya. Gapura Sriwijaya merupakan salah satu gapura peninggalan kerajaan sriwijaya yang terletak di Provinsi Sumatera Selatan, tepatnya di Dusun Rimba, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagar Alam. Di dalam situs Gapura Sriwijaya ini ada sekitar 9 gapura, akan tetapi baru 7 gapura saja yang baru ditemukan, sementara 2 sisanya belum ditemukan.
Suka artikel berjudul 22 Prasasti dan Candi Peninggalan Kerajaan Sriwijaya, Yuk bagikan ke: