advertisement

10 Cara Mengawinkan Ikan Cupang Jantan dan Betina (Lengkap)


advertisement
A+ A A-
advertisement
advertisement
10 Cara Mengawinkan Ikan Cupang Jantan dan Betina (Lengkap)
10 Cara Mengawinkan Ikan Cupang Jantan dan Betina (Lengkap)

XASXUS.com - Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan yang banyak digemari di Indonesia. Selain dijadikan sebagai perlombaan aduan, ikan cupang juga bisa di jadikan ikan hias. Bahkan karena keindahannya inilah banyak diantaranya yang kemudian mecoba ternak ikan cupang.

Di Indonesia sendiri, ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan yang banyak dicari dan banyak dikembangbiakan. Berbicara mengenai ikan cupang, tahukah kamu bagaimana cara mengawinkan ikan cupang? Nah ini adalah 10 cara mengawinkan ikan cupang jantan dan betina lengkap dari awal sampai akhir.
Daftar Isi

1. Mencari indukan ikan cupang yang sudah siap kawin

Langkah-langkah cara mengawinkan ikan cupang yang ke-1 adalah mencari indukan ikan cupang yang sudah siap kawin. Seperti yang diketahui jika ingin mendapatkan bibit ikan cupang berkualitas, maka pemilihan indukan ikan cupang berkualitas merupakan hal yang harus dilakukan di sebelum mengawinkan ikan cupang.

Umumnya indukan ikan cupang berkualitas berasal dari keturunan unggul, bebas penyakit, kondisinya bugar, dan tidak cacat bawaan. Dalam memilih indukan ikan cupang berkualitas, sebaiknya carilah indukan ikan cupang yang sudah siap kawin. Nah berikut ini adalah ciri-ciri ikan cupang yang sudah siap kawin.

Ciri-ciri indukan ikan cupang jantan siap kawin:
  • Umur indukan ikan cupang jantan minimal 4-8 bulan
  • Bentuk badan indukan ikan cupang jantan nampak panjang
  • Sirip dibadan indukan ikan cupang jantan panjang dan warnanya yang terang aktraktif
  • Gerakan indukan ikan cupang jantan terlihat lincah dan agresif

Ciri-ciri indukan ikan cupang betina siap kawin:
  • Umur indukan ikan cupang betina minimal 3-4 bulan
  • Bentuk badan indukan ikan cupang betina nampak membulat dan bagian perutnya sedikit buncit
  • Sirip dibadan indukan ikan cupang betina cenderung pendek dan warnanya yang kusam
  • Gerakan indukan ikan cupang betina terlihat lambat

Setelah mendapatkan indukan ikan cupang jantan dan betina, maka simpanlah indukan jantan dan betina tersebut ditempat terpisah kurang lebih selama 2 hari sebelum dipindahkan ke tempat pemijahan.

2. Mempersiapkan wadah untuk mengawinkan ikan cupang

Langkah-langkah cara mengawinkan ikan cupang yang ke-2 adalah mempersiapkan wadah untuk mengawinkan ikan cupang. Dalam mempersiapkan wadah, sebaiknya memakai akuarium kecil dengan ukurannya yaitu minimal 20x20x20 centimeter. Selain berupa akuarium, kamu juga bisa memakai wadah berupa baskom plastik.

Setelah wadah siap, maka masukanlah tumbuhan pendukung berupa kapu-kapu (pistia stratiotes). Namun jika tumbuhan pendukung tersebut tidak ditemukan, kamu juga bisa memakai eceng gondok. Meskipun demikian, pemakaian kapu-kapu (pistia stratiotes) sangat disarankan, karena tumbuh-tumbuhan ini merupakan tumbuhan yang sering ada dihabitat aslinya. Selain itu, akar dari tumbuh-tumbuhan ini juga lebih cocok dalam menopang gelembung-gelembung yang nantinya akan dipakai sebagai tempat telur ikan.

Setelah semuanya siap, maka selanjutnya adalah memasukan air yang sudah diendap dengan ketinggian hingga 10-15 centimeter dari dasar wadah akuarium. Batasan air tersebut diberikan supaya indukan ikan cupang jantan tidak capek di dalam memungut banyaknya telur sesudah terjadinya pembuahan.

Namun sebelum melakukan pemijahan, ada sebaiknya membiarkan wadah berupa akuarium tersebut minimal 2 hari. Pastikan pula air yang digunakan berasal dari air tanah atau air sungai yang jernih dan tidak berasal dari air PAM, hal ini dikarenakan air PAM mengandung kaporit yang sangat tinggi sehingga tidak baik bagi perkembangan ikan cupang.

3. Masukan indukan ikan cupang jantan selama 1 hari

Langkah-langkah cara mengawinkan ikan cupang yang ke-3 adalah memasukan indukan ikan cupang jantan selama 1 hari. Indukan ikan cupang jantan yang telah disiapkan sebelumnya dimasukan ke dalam wadah berupa akuarium yang telah disiapkan untuk pemijahan.

Setelah itu diamkan selama 1 hari supaya indukan ikan cupang jantan tersebut dapat beradaptasi dan terbiasa oleh lingkungan baru. Selama mendiamkan hingga 1 hari tersebut sebaiknya berilah makanan yang banyak ke indukan ikan cupang jantan dan betina supaya gemuk. Hal ini dikarenakan dalam proses pemijahan indukan ikan cupang tersebut tidak makan sama sekali.

4. Biarkan indukan ikan cupang jantan membuat gelembung

Langkah-langkah cara mengawinkan ikan cupang yang ke-4 adalah biarkan indukan ikan cupang jantan membuat gelembung-gelembung udara yang nantinya akan dijadikan tempat menyimpannya telur yang telah dibuahi. Untuk memancing indukan ikan cupang jantan membuat gelembung, maka masukanlah indukan ikan cupang betina ke dalam wadah akuarium. tetapi dengan cara dipisah.

Untuk caranya sendiri yaitu dengan cara memasukan indukan ikan cupang betina ke dalam gelas plastik bening dan kemudian membenamkannya ke dalam akuarium dimana indukan ikan cupang jantan tersebut berada dan biarkan hingga indukan ikan cupang jantan tersebut membuat gelembung.

5. Masukan indukan ikan cupang betina

Langkah-langkah cara mengawinkan ikan cupang yang ke-5 adalah memasukan indukan ikan cupang betina. Setelah gelembung indukan ikan cupang tersebut siap, maka masukanlah indukan ikan cupang betina tersebut ke wadah akuarium dimana indukan ikan cupang jantan tersebut berada.

6. Proses pemijahan atau pengawinan indukan ikan cupang

Langkah-langkah cara mengawinkan ikan cupang yang ke-6 adalah proses pemijahan atau pengawinan indukan ikan cupang. Proses pemijahan indukan ikan cupang ini biasanya akan terjadi dipagi hari, yaitu di jam 7-10 atau disore hari, yaitu jam 4-6. Indukan ikan cupang biasanya akan sangat sensitif disaat sedang kawin, jadi ada baiknya menutup wadah berupa akuarium tersebut dengan koran atau meletakan wadah akuarium tersebut ke tempat yang jauh dari kebisingan.

7. Memindahkan indukan ikan cupang betina

Langkah-langkah cara mengawinkan ikan cupang yang ke-7 adalah memindahkan indukan ikan cupang betina. Setelah terjadinya pembuahan, maka langkah selanjutnya adalah memindahkan indukan ikan cupang betina. Hal ini dikarenakan yang bertanggung jawab di dalam membesarkan dan juga menjaga burayak (anakan ikan cupang) adalah indukan cupang jantan.

Dengan mulutnya, indukan ikan cupang jantan tersebut akan memunguti telur-telurnya dan kemudian meletakannya ke gelembung-gelembung yang telah dibuat sebelumnya. Hal tersebut akan berbeda jika indukan ikan cupang betina tidak diangkat, dimana telur-telur yang sudah dibuahi tersebut akan dimakan oleh indukan ikan cupang betina.

8. Pemberian pakan untuk anakan ikan cupang (burayak)

Langkah-langkah cara mengawinkan ikan cupang yang ke-8 adalah memberikan pakan untuk anakan ikan cupang (burayak). Pemberian pakan untuk anakan ikan cupang umumnya baru bisa diberikan saat usianya lebih dari 3 hari setelah menetasnya telur-telur tersebut. Hal ini dikarenakan saat awal menjadi anakan ikan cupang sampai 3 hari selanjutnya, anakan ikan cupang tersebut sudah mendapat pasokan makan yang berasal dari telurnya.

Namun setelah usianya menginjak 3 hari, anakan ikan cupang tersebut sudah harus diberi makan. Makanan yang baik untuk anakan ikan cupang adalah kutu air (moina atau daphnia). Meskipun baik, dalam memberikan makan sebaiknya janganlah terlau banyak, sebab makanan yang tidak termakan akan mengotori air dan kemudian akan menyebabkan kematian bagi anakan ikan cupang atau burayak.

9. Memindahkan indukan ikan cupang jantan

Langkah-langkah cara mengawinkan ikan cupang yang ke-9 adalah memindahkan indukan ikan cupang jantan. Pemindahan indukan ikan cupang jantan biasanya baru bisa dilakukan saat umur anakan ikan cupang atau burayak tersebut menginjak 2 minggu.

10. Memindahkan anakan ikan cupang atau burayak

Langkah-langkah cara mengawinkan ikan cupang yang ke-10 adalah memindahkan anakan ikan cupang atau burayak. Pindahkanlah anakan ikan cupang atau burayak tersebut ke dalam wadah yang lebih besar dan kemudian berikanlah makan berupa kutu air yang lebih besar ataupun larva nyamuk.

Setelah umur dari anakan ikan cupang atau burayak tersebut menginjak 1,5 bulan, maka anakan ikan cupang tersebut sudah dapat dipilih berdasarkan dari jenis kelaminnya. Setelah itu pisahkanlah anakan ikan cupang atau burayak tersebut ke dalam wadah untuk pembesaran.
Suka artikel berjudul 10 Cara Mengawinkan Ikan Cupang Jantan dan Betina (Lengkap), Yuk bagikan ke: