Bunga

9 Tips Wawancara Kerja Yang Baik dan Benar Bagi Fresh Graduate


A+
A
A-
9 Tips Wawancara Kerja Yang Baik dan Benar Bagi Fresh Graduate
9 Tips Wawancara Kerja Yang Baik dan Benar Bagi Fresh Graduate

XASXUS.com - Wawancara kerja merupakan salah satu tahapan yang dilakukan perusahaan di dalam mencari calon karyawan. Tahapan wawancara ini merupakan tahapan penting bagi perusahaan di dalam mengetahui profil dan pengalaman kerja para kandidatnya.

Karena pentingnya tahapan wawancara kerja ini, membuat sebagian dari kita merasa deg-degan dikarenakan harus memberi kesan yang baik bagi calon bos, terutama bagi yang pertama kali wawancara dan fresh graduate. Nah jika kamu dipanggil untuk tes wawancara namun tidak mengetahui cara wawancara yang baik dan benar, berikut ini adalah 9 tips wawancara kerja yang baik dan benar bagi fresh graduate.
Daftar Isi

1. Berpenampilan menarik sesuai profil perusahaan

Tips wawancara kerja yang pertama adalah berpenampilan menarik sesuai profil perusahaan. Berpenampilan menarik merupakan hal yang harus kamu lakukan di dalam wawancara. Bahkan ada pepatah yang mengungkapkan "dari mata turun ke hati". Nah hal ini juga berlaku bagi para calon bos di dalam menilai kamu.

Jadi sebelum wawancara, maka ada baiknya menyiapkan pakaian yang menarik. Maksudnya menarik disini adalah tidak harus memakai pakaian formal, akan tetapi lebih disesuaikan dengan profil perusahaan yang memanggil kamu untuk mengikuti tes wawancara. Misalnya seperti diperbankan atau perusahan yang sudah terkenal, maka sebaiknya memakai pakaian formal. Namun jika seperti perusahaan startup yang lebih bebas, maka kamu dapat sedikit berkreasi di dalam berpakaian.

2. Perhatikan sikap kamu sejak di lobi

Tips wawancara kerja yang kedua adalah perhatikan sikap kamu sejak di lobi. Saat di lobi, bisa saja kamu tidak bertemu dengan pewawancara, meskipun demikian bisa saja pewawancara tersebut memperhatikan kamu tanpa sepengetahuan dari kamu. Jadi ada sebaiknya untuk tetap menjaga sikap kamu ketika sedang berada dilobi untuk menunggu panggilan wawancara.

Selain itu, saat menunggu di lobi, ada baiknya kamu untuk tidak mengencek atau bermain posel. Maka untuk menghindari hal ini, kamu bisa mengobrol dengan kandidat lain yang ada di lobi atau membaca bacaan yang ada disekeliling kamu. Hal ini justru lebih baik ketimbang kamu menatap ke ponsel.

3. Siap sedia untuk berjabat tangan dengan pewawancara

Tips wawancara kerja yang ketiga adalah siap sedia untuk berjabat tangan dengan pewawancara. Jadi saat kamu sudah di panggil untuk melakukan wawancara, maka pastikanlah kamu untuk berjabat tangan dengan si pewawancara. Oleh karena itulah pastikan barang bawaan kamu sudah dalam kondisi rapi, seperti memasukan ponsel ke dalam tas atau saku. Selain itu, pastikan saat berjabat tangan, kamu dalam keadaan penuh rasa percaya diri. Hal ini dilakukan supaya kamu benar-benar terlihat siap dan tidak berantakan.

4. Kurangi rasa gugup saat wawancara

Tips wawancara kerja yang keempat adalah kurangi rasa gugup. Dalam wawancara, gugup merupakan hal yang wajar dan tidak masalah bagi pewawancara. Meskipun demikian, ada sebaiknya untuk mengurangi rasa gugup saat wawancara. Hal ini dilakukan supaya kamu dinilai berbeda dengan kandidat lainnya.

5. Terlihat antusias saat wawancara

Tips wawancara kerja yang kelima adalah terlihat antusias. Jadi buatlah dirimu antusias di saat melakukan wawancara kerja. Hal ini penting dikarenakan pewawancara biasanya akan lebih kagum terhadap kandidat yang antusias pada kerjaan tersebut, sehingga pewawancara merasa percaya jika kamu merupakan seseorang yang dapat menghandle diri kamu.

6. Siapkan kalimat perkenalan yang menarik

Tips wawancara kerja yang keenam adalah siapkan kalimat perkenalan yang menarik untuk pewawancara. Jadi saat pewawancara mulai mepersilahkan kamu untuk memperkenalkan diri, maka janganlah menjabarkan seluruh riwayat hidup kamu untuk menarik perhatian user, hal ini malah justru membuat pewawancara bosan.

Padahal maksud dari memperkenalkan diri ini adalah supaya pewawancara tahu detai pengalaman kamu yang berhubungan dengan pekerjaan yang sedang kamu lamar. Jadi usahakan dalam memperkenal diri lebih ke point utama dan tidak bertele-tele dalam penyampaiannya.

7. Sebutkan pengalaman yang relevan

Tips wawancara kerja yang ketujuh adalah sebutkan pengalaman kerja yang relevan dengan pekerjaan yang akan kamu lamar. Tips wawancara ini mirip dengan point sebelumnya, dimana saat pewawancara menanyakan pengalaman kerja, maka ada baiknya kamu menyebutkan pengalaman kerja yang berkaitan dengan pekerjaan yang kamu lamar dengan disertai joob descnya. Nah dari disini biarkanlah percakapan kamu dengan pewawancara mengalir.

8. Siapkan pertanyaan untuk pewawancara

Tips wawancara kerja yang kedelapan adalah menyiapkan pertanyaan untuk pewawancara. Menyiapkan pertanyaan untuk pewawancara ini merupakan hal yang sangat penting, sebab wawancara akan menarik jika komunikasi terjadi dari kedua belah pihak, sehingga tidak hanya kamu saja yang menjawab pertanyaan, kamu juga bisa berusaha bertanya balik ke pewawancara.

Jika hal ini kamu lakukan, maka pewawancara akan menganggapmu mempunyai minat atas perusahaan tersebut dan pekerjaan yang kamu lamar. Nah dalam memberikan pertanyaan untuk pewawancara, ada 2 cara yang dapat kamu lakukan. Pertama adalah kamu bisa mengajukan pertanyaan yang telah kamu susun di rumah. Atau dengan cara kedua, yaitu kamu harus antusias ketika sedang dalam sesi tanya jawab.

9. Akhiri dengan mantap dan tanyakan langkah selanjutnya

Tips wawancara kerja yang kesembilan adalah mengakhiri wawancara dengan mantap dan tanyakan langkah selanjutnya. Ini merupakan tips wawancara kerja yang paling penting, dimana saat akhir wawancara kerja, kamu dapat memberi kesan tegas akan ketertariakan kamu dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar.

Misalnya seperti kamu menanyakan tahapan selanjutnya jika nanti dilolos pada tahapan wawancara. Selain itu, janganlah lupa untuk mengucapkan terima kasih ke pada pewawancara atas ketersediaannya memanggil kamu buat mengikuti tes wawancara.

Nah itulah 9 tips wawancara kerja yang baik dan benar bagi fresh graduate. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda.
Halaman :