advertisement

10 Cara Ternak Ayam Bangkok Aduan Super Agar Cepat Besar


advertisement
A+ A A-
advertisement
advertisement
10 Cara Ternak Ayam Bangkok Aduan Super Agar Cepat Besar
10 Cara Ternak Ayam Bangkok Aduan Super Agar Cepat Besar

XASXUS.com - Ayam bangkok merupakan salah satu jenis ayam aduan yang unggul dan banyak di gemari oleh masyarakat Indonesia. Jenis ayam yang berasal dari Thailand ini memang sudah dilengkapi tampilan fisiknya yang garang dan gaya bertarungnya yang sangat baik. Tidak heran jika jenis ayam ini banyak di gemari, termasuk oleh masyarakat Indonesia yang suka aktivitas sambung ayam.

Di Indonesia sendiri, ternak ayam bangkok termasuk jarang ditemui. Hal ini dikarenakan masih banyak masyarakat di Indonesia yang beranggapan bahwa ternak ayam bangkok merupakan hal yang kurang menguntungkan jika dibandingkan dengan ternak ayam pedanging maupun ayam petelur.

Meskipun demikian, ternak ayam bangkok jangan dianggap remeh. Bahkan ternak ayam bangkok berpotensi mendapatkan keuntungan yang sangat melimpah, dimana ayam bangkok dengan kualitas baik dapat dibanderol dengan harga yang sangat mahal. Hal ini justru menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan di dalam ternak ayam bangkok. Nah jika kamu ingin ternak ayam bangkok namun tidak mengetahui bagaimana cara ternak ayam bangkok yang benar dan tentunya menguntungkan, berikut ini adalah 10 cara ternak ayam bangkok aduan super agar cepat besar.
Daftar Isi

1. Mengetahui jenis ayam bangkok

Hal 1 yang harus dilakukan di dalam cara ternak ayam bangkok adalah mengetahui jenis ayam bangkok. Sebelum mulai ternak ayam bangkok ada baiknya mengetahui jenis-jenis ayam bangkok terlebih dahulu. Ayam bangkok umumnya bisa dibedakan ke dalam 9 jenis diantaranya:
  • Ayam Bangkok Wangkas, jenis ayam bangkok ini mempunyai ciri yaitu bulunya yang berwarna kuning kemerah-merahan.
  • Ayam Bangkok Wiring, jenis ayam bangkok ini mempunyai ciri yaitu mempunyai warna dasar berwarna hitam dengan warna kemerahan dibagian leher dan ekornya.
  • Ayam Bangkok Klawu, jenis ayam bangkok ini mempunyai ciri yaitu warna bulunya yang cenderung berwarna gelap.
  • Ayam Bangkok Jragem, jenis ayam bangkok ini mempunyai ciri yaitu warna bulunya yang cenderung berwarna hitam.
  • Ayam Bangkok Putih, jenis ayam bangkok ini mempunyai ciri yaitu warna bulunya yang keseluruhannya berwarna putih sekaligus juga rawisnya.
  • Ayam Bangkok Wido, jenis ayam bangkok ini mempunyai ciri yaitu warna dasar bulunya yang berwarna hitam dengan warna rawisnya yang berwarna putih coklat kehijauan.
  • Ayam Bangkok Blorok, jenis ayam bangkok ini mempunyai ciri yaitu warna dasar bulunya yang berwarna putih dengan corak totol-totolnya terbagai ke beberapa jenis warna, seperti warna hitam dan merah.
  • Ayam Bangkok Jali, jenis ayam bangkok ini mempunyai ciri yaitu mempunyai warna bintik-bintik yang tersusun dengan sangat rapi.
  • Ayam Bangkok Pakhoy, jenis ayam bangkok ini mempunyai ciri yaitu mempunyai warna dasar berwarna hitam yang dilengkapi dengan warna merah kecoklatan dibagian rawisnya.

Ingin mengetahui jenis ayam bangkok lengkap gambar, nama, dan ciri-cirinya, kamu dapat melihatnya di artikel berjudul "9 Jenis Ayam Bangkok Beserta Gambar, Nama, dan Ciri-Cirinya".

2. Memilih indukan ayam bangkok berkualitas

Hal 2 yang harus dilakukan di dalam cara ternak ayam bangkok adalah memilih indukan ayam bangkok berkualitas. Memilih indukan ayam bangkok berkualitas merupakan hal yang penting di dalam cara ternak ayam bangkok. Dengan memilih indukan ayam bangkok berkualitas tentunya akan mendapat bibit anakan yang berkualitas pula.

Berikut ini adalah ciri-ciri ayam bangkok berkualitas:
  • Gerakannya aktif dan lincah
  • Kondisi fisiknya sehat dan tidak cacat ataupun sakit

Untuk mendapatkan indukan ayam bangkok tersebut, kamu bisa mencarinya dipasar. Karena biasanya para penjual ayam banyak menjual jenis ayam bangkok ini pasar. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkannya di para peternak ayam bangkok.

3. Menentukan lokasi atau tempat ternak ayam bangkok

Hal 3 yang harus dilakukan di dalam cara ternak ayam bangkok adalah menentukan lokasi atau tempat ternak ayam bangkok. Menentukan tempat atau lokasi ternak ayam bangkok tentunya merupakan hal yang wajib. Hal ini dilakukan supaya dalam berternak ayam bangkok tidak terkendala apapun dan hasilnya akan maksimal.

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan di dalam menentukan lokasi atau tempat ternak ayam bangkok, diantaranya:
  • Lokasi ternak ayam bangkok haruslah berjarak minimal 5 meter dari kandang ayam lainnya.
  • Usahakan sekitar lokasi kandang ada beberapa pohon yang berfungsi untuk mengatur sirkulasi udara.
  • Kontur tanah yang akan dijadikan tempat ternak sebaiknya datar.
  • Usahakan intensitas sinar matahari bisa masuk ke dalam kandang.
  • Pastikan saluran air disekitar kandang lancar dan tanpa ada sumbatan. Hal ini dilakukan supaya saat hujan air tidak akan menggenang dan menjadi lokasi sarang nyamuk.
  • Sekitar kandang sebaiknya banyak ditumbuhi oleh rumput-rumputan. Hal ini dikarenakan ayam pada dasarnya menyukai rumput sebagai pengganti pakan mereka.
  • Arah kandang ayam bangkok sebaiknya menghadap ke arah matahari saat dipagi hari.
  • Arah kandang ayam bangkok sebaiknya juga searah dengan arah angin. Hal ini dilakukan supaya kandang terhindar dari berbagai macam penyakit menular yang berasal dari luar kandang.
  • Sekitar lokasi kandang ada baiknya dipagar secara permanen, seperti memagar menggunakan batu bata dan semen ataupun memakai kawat dan bambu.

4. Menentukan tipe kandang ayam bangkok

Hal 4 yang harus dilakukan di dalam cara ternak ayam bangkok adalah menentukan tipe kandang ayam bangkok. Umumnya dalam ternak ayam bangkok ada 3 tipe kandang yang biasa digunakan, yakni kandang umbaran satuan, kandang postal, dan kandang tidur.

Berikut ini adalah penjelasan masing-masing tipe kandang ayam bangkok tersebut:
  • Kandang umbaran satuan : tipe kandang ini umumnya bisa dijadikan kandang kawin ataupun kandang anakan ayam bangkok umur 1,5 -3 bulan.
  • Kandang postal : tipe kandang ini umumnya hanya dikhusukan untuk anakan ayam bangkok yang baru saja menetas.
  • Kandang tidur :  tipe kandang ini umumnya hanya dikhusukan untuk untuk tidur para ayam bangkok di malam hari.

5. Pembuatan kandang ayam bangkok

Hal 5 yang harus dilakukan di dalam cara ternak ayam bangkok adalah pembuatan kandang ayam bangkok. Pembuatan kandang untuk ayam bangkok umumnya disesuaikan dengan kebutuhan. Nah berikut ini adalah cara membuat kandang yang baik dan benar untuk ternak ayam bangkok.

A. Kandang Umbaran Satuan

Ukuran dari tipe kandang ini idealnya adalah lebar 1 meter, panjang 1,5 meter, dan tinggi 2,5 meter. Alas dari tipe kandang ini ada baiknya berupa alas tanah yang sudah dicampur dengan pasir. Hal ini dilakukan untuk pembentukan struktur jari-jari dan cakarnya agar optimal. Selain itu, tambahkan juga tenggeran berupa kayu yang bertujuan untuk tempat bermainnya.

B. Kandang Postal

Ukuran dari tipe kandang ini umumnya lebih kecil bila dibandikan dengan tipe kandang umbaran satuan, dimana tipe kandang ini mempunyai ukuran yaitu, lebar 0,8 meter, panjang 1 meter, dan tinggi 1 meter. Satu kandang tipe ini biasanya bisa menampung 10-15 ekor anakan ayam bangkok.

Untuk dindingnya sendiri, tipe kandang ini umumnya dibuat menggunakan kawat. Selain itu, bagian dalam dari tipe kandang ini sebaiknya diberi alat pemanas berupa lampu bohlam. Sementara untuk alasnya haruslah diberi sekam padi, hal ini dilakukan supaya kelembaban kandan terjaga. Untuk perawatannya sendiri, sekam tersebut ada baiknya diganti minimal 3 hari sekali.

C. Kandang Tidur

Tipe kandang ini umumnya ditinggikan seperti panggung, dimana jarak kandang dengan tanahnya minimal berjarak 1,5 meter. Hal ini dilakukan supaya suhu kandang tidak dingin, dimana suhu tanah biasanya akan menjadi dingin saat di malam hari.

Ke 3 tipe kandang ayam tersebut tentunya haruslah dilengkapi oleh wadah pakan dan minuman. Selain itu, rajinlah menjaga kebersihan dan juga kelembaban supaya ayam bangkok yang di ternak bisa bebas dari berbagai penyakit.

6. Perawatan bibit ayam bangkok

Hal 6 yang harus dilakukan di dalam cara ternak ayam bangkok adalah perawatan bibit ayam bangkok. Setelah indukan ayam bangkok betina bertelur, maka biarkanlah indukan ayam tersebut mengeraminya sampai menetas. Setelah menetas, ada baiknya pisahkanlah anakan ayam bangkok tersebut dari indukannya. Nah agar anakan ayam bangkok tersebut menjadi ayam aduan yang handal, kamu dapat melihatnya di artikel berjudul "15 Cara Merawat Ayam Aduan Dari Kecil Sampai Besar Yang Baik dan Benar".

7. Pemberian pakan ayam bangkok

Hal 7 yang harus dilakukan di dalam cara ternak ayam bangkok adalah pemberian pakan ayam bangkok. Untuk usia ayam bangkok 1-2 hari sebaiknya diberi air secukupnya saja, hal ini dikarenakan kebutuhan nutrisi dari anakan ayam bangkok tersebut masih bisa dipenuhi oleh kuning telur yang menempel dibulu-bulu mereka. Nah akan tetapi saat usianya lebih dari 2 hari ada baiknya memperikan pakan berupa pur dengan porsinya yang sedikit.

8. Pemberian suplemen tambahan ayam bangkok

Hal 8 yang harus dilakukan di dalam cara ternak ayam bangkok adalah memberikan suplemen tambahan ayam bangkok. Pemberian suplemen ini bertujuan agar pertumbuhan anakan ayam bangkok maksimal. Saat anakan ayam bangkok sudah dapat diberi pakan, maka ada baiknya diberi pakan berupa campuran susu bubuk bayi dan pur dengan perbandingannya yaitu 1:5. Jadi berikan suplemen ini dari umur 1-4 bulan guna mempercepat pembentukan tulang, otot, bulu, dan lain sebagainya.

9. Pencabutan bulu bibit ayam bangkok

Hal 9 yang harus dilakukan di dalam cara ternak ayam bangkok adalah pencabutan bulu bibit ayam bangkok. Bulu yang lebat pada anakan ayam bangkok sebaiknya dicabut, hal ini dikarenakan bulu yang terlalu lebat bisa menghabiskan porsi gizi dari asupan pakannya. Jadi cabutlah bulu anakan ayam bangkok saat umurnya menginjak 3 minggu. Saat berusia 3 minggu, bulu yang dipotong sebaiknya hanya dibagian ekor dan sayapnya saja. Sementara saat usianya menginjak 2 bulan, maka pencabutan bulu juga bisa dibagian punggung dan bulu lehernya.

10. Perawatan intensif bagi anakan ayam bangkok

Hal 10 yang harus dilakukan di dalam cara ternak ayam bangkok adalah perawatan intensif bagi anakan ayam bangkok. Perawatan yang baik bagi anakan ayam bakok dari awal sampai usia 6 bulan adalah mempeliharanya didalam kandang saja. Hal ini dilakukan untuk menghindari hilangnya energi yang ada di tubuh ayam dikarenakan mereka terlalu sering bermain. Dengan kehilangan energi tersebut tentunya akan menghambat pertumbuhannya. Meskipun demikian, janganlah melarangnya bermain, berilah waktu kurang lebih 30 menit tiap hari untuknya bermain.
Suka artikel berjudul 10 Cara Ternak Ayam Bangkok Aduan Super Agar Cepat Besar, Yuk bagikan ke: