advertisement

11 Cara Menanam Bawang Merah di Polybag Atau Pot Dengan Baik dan Benar


advertisement
A+ A A-
advertisement
advertisement
11 Cara Menanam Bawang Merah di Polybag Atau Pot Yang Baik dan Benar
11 Cara Menanam Bawang Merah di Polybag Atau Pot Yang Baik dan Benar

XASXUS.com - Bawang merah merupakan salah satu rempah-rempah yang hampir selalu ada disetiap bumbu masakan, sehingga permintaan akan bawang merah tidaklah pernah putus. Apalagi bawang merah ternyata mempunyai berbagai macam manfaat yang tentunya sangat berguna bagi kesehatan tubuh.

Saat ini, bawang merah juga sudah dilakukan pembudidayaan secara besar-besaran. Dalam pembudidayaan pun juga sangat lah mudah dan juga murah. Bawang merah ternyata tidak hanya dapat dibudidayakan dengan media lahan yang luas, tetapi juga bisa ditanam dengan menggunakan media pot atau polybag.

Tetapi untuk pemula yang ingin sekali mencoba menanam bawang merah dan tidak mempunyai lahan tanah yang luas, cobalah untuk menanam bawang merah dengan memakai media wadah seperti pot atau polybag. Untuk hal kualitas, bawang merah yang di hasilkan dengan menggunakan pot atau polybag tentunya sama dengan bawang merah yang ditanam dilahan luas. Nah berikut ini adalah 11 cara menanam bawang merah di polybag atau pot dengan baik dan benar.
Daftar Isi

1. Menyiapkan bibit bawang merah berkualitas

Hal 1 yang harus dilakukan di dalam cara menanam bawang merah adalah menyiapkan bibit bawang merah berkualitas. Bibit bawang merah umumnya bisa di dapatkan dengan 2 cara, yakni bisa membelinya di toko pertanian atau bisa memakai bawang sisa bahan masak. Namun jika kamu ingin memakai bibit bawang merah yang berasal dari sisa bahan masak. Berikut ini adalah beberapa langkah yang harus dilakukan, diantaranya:
  • Pilihlah bawang merah yang sudah tua, dimana bawang merah yang sudah tua biasanya warna akan berwarna lebih gelap jika dibandingkan dengan bawang merah muda.
  • Pastikan bawang merah yang digunakan bersifat tunggal atau tidak mempunyai anakan
  • Pilihlah bawang merah yang sudah ada akar dibagian bawah dan tunas dibagian atasnya.
  • Penampilan bawang merah tidak keriput
  • Bawang merah yang digunakan dalam keadaan tidak cacat atau busuk

2. Menyiapkan media tanam bawang merah

Hal 2 yang harus dilakukan di dalam cara menanam bawang merah adalah menyiapkan media tanam bawang merah. Dalam menanam bawang merah umumnya ada beberapa hal yang harus disiapkan, salah satunya adalah menyiapkan media tanam bawang merah. Nah berikut ini adalah beberapa hal yang harus disiapkan, diantaranya:
  • Tanah yang dipakai haruslah mempunyai kandungan humus. Ciri-ciri tanah mengandung humus yaitu tanah mengandung banyak cacing tanah.
  • Tanah yang dipakai haruslah gembur, hal ini dilakukan supaya air mudah terserap oleh tanah.
  • Pupuk yang dugunakan bisa memakai pupuk kandang yang sudah mengering.

3. Menyiapkan pot atau polybag

Hal 3 yang harus dilakukan di dalam cara menanam bawang merah adalah menyiapkan pot atau polybag. Pot atau polybag ini nantinya difungsikan sebagai media tempat menanam bawang merah. Pot yang baik dan benar dalam cara menanam bawang merah adalah mempunyai lubang dibagian bawahnya. Fungsi dari lubang ini yaitu sebagai tempat keluarnya air saat setiap kali disiram, sehingga air yang berlebihan di dalam pot bisa keluar dan tidak berpotensi merusak tanaman.

Umumnya saat ini ada 2 jenis pot yang bisa dipakai untuk menanam bawang merah, yakni pot yang digantung dan pot yang diletakaan di lantai. Nah jika kamu memilih pot gantung sebagai media tempat menanam bawang merah, maka yang harus diperhatikan adalah kekuatan bahan dasar pembuatan pot. Dimana pot akan bertambah berat jika disiram air, jadi jika pot yang digunakan tidak kuat menahan berat maka bisa mengakibatkan pot jebol dan jatuh berantakan.

Selain pot gantung, kamu juga bisa memakai pot yang diletakan dilantai. Untuk jenis pot ini kamu bisa memakai pot berbahan dasar apapun, baik itu plastik, keramik, beton, kayu, dan lain sebagainya. Meskipun demikian, sebaiknya hindarilah penggunaan pot yang berbahan dasar dari kayu dan keramik. Hal ini dikarenakan pot yang terbuat dari kayu dan keramik mudah mudah rusak

Hal yang paling penting selain bahan dasar pembuatan pot adalah ukuran, dimana ukuran pot haruslah disesuaikan jumlat bibit bawang merah yang akan ditanam. Meskipun demikian, ukuran pot sebaiknya jangan terlalu besar. Hal ini dikarenakan menanam bawang merah tidak membutuhkan pot berukuran terlalu besar.

4. Memasukan media tanam ke pot atau polybag

Hal 4 yang harus dilakukan di dalam cara menanam bawang merah adalah memasukan media tanam ke pot atau polybag. Sebelum memasukan media tanam berupa tanah dan pupuk tersebut, ada baiknya mencampurkannya terlebih dahulu. Setelah dicampur hingga merata, kemudian masukan ke wadah berupa pot atau polybag yang telah disiapkan sebelumnya. Selanjutnya siramlah media tanam di pot atau polybag tersebut supaya menjadi lembab dan siap ditanami bit bibawang merah.

5. Menanam bawang merah di pot atau polybag

Hal 5 yang harus dilakukan di dalam cara menanam bawang merah adalah menanam bawang merah di pot atau polybag. Nah berikut ini adalah langkah-lagkah menanam bawang merah di media pot atau polybag, diantaranya:
  • Bibit bawang merah yang sudah disiapkan sebelumnya sebaiknya dipotong hingga ¼ bagian, hal ini dilakukan untuk merangsang pertumbuhan tunas baru.
  • Tanamlah bibit bawang merah tersebut ke media tanam yang sudah disiapkan, caranya yaitu bagian bibit bawang merah yang telah dipotong tadi diposisikan dibagian atas, sementara bagian yang telah terlihat akarnya diposisikan dibagian bawah.
  • Pastikan dalam menanam bibit bawang merah tidak dikubur hingga keseluruhan, jadi sisakan sedikit bagian atas bibit bawang merah supaya terkena sinar matahari dan udara.
  • Dalam menanam bibit bawang merah, sebaiknya dilakukan dipagi atau disore hari.

6. Penyiraman bibit bawang merah

Hal 6 yang harus dilakukan di dalam cara menanam bawang merah adalah menyiram bibit bawang merah. Penyiraman ini dilakukan supaya bibit bawang merah bisa tumbuh secara maksimal. Pada tahap awal penanaman bibit bawang merah, penyiraman ada baiknya dilakukan 2 kali dalam sehari, yakni dipagi dan disore hari. Hal ini dilakukan guna menjaga kelembapan tanah. Akan tetapi saat usia bibit bawang merah menginjak 10 hari, sebaiknya itensitas penyiramannya bisa dikurangi menjadi 1 kali sehari, yakni bisa dipagi hari ataupun disore hari.

7. Penyiangan bibit bawang merah

Hal 7 yang harus dilakukan di dalam cara menanam bawang merah adalah penyiangan bibit bawang merah. Seperti yang kita ketahui, bahwa gulma dapat menyerap nutrisi tanah disekitar bibit bawang merah sehingga nutrisi yang dibutuhkan bibit bawang merah berkurang. Jadi lakukan penyiangan bibit bawang merah ini secara berkala dengan cara mencaput rumput-rumput liat yang tumbuh disekitar bibit bawang merah ditanam.

8. Memberikan pupuk tambahan untuk tanaman bawang merah

Hal 8 yang harus dilakukan di dalam cara menanam bawang merah adalah memberikan pupuk tambahan. Dalam memberikan pupuk tambahan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan. Jika menanam bawang merah ditujukan mengambil daunnya, maka sebaiknya memberikan pupuk daun. Sementara jika menanam bawang merah bertujuan mengambil buahnya, maka sebaiknya memberikan pupuk buah.

9. Pengendalian hama tanaman bawang merah

Hal 9 yang harus dilakukan di dalam cara menanam bawang merah adalah pengendalian hama. Hama merupakan masalah yang sering dijumpai oleh para petani, khususnya petani bawang merah. Hama yang sering menyerang bawang merah adalah ulat, dimana ciri-ciri tanaman bawang merah yang terserang oleh hama ulat adalah adanya bercak berwarna putih didaun bawang dan daunnya robek seperti habis dimakan ulat.

Jika hal ini terjadi, maka ada 2 cara yang bisa dilakukan, yakni menggunakan cara kimiawi dan menggunakan cara organik. Jika ulat yang menyerang tanaman bawang merah banyak, maka ada baiknya langsung menyemprotkan insektisida. Akan tetapi jika jumlah ulatnya sedikit, maka lebih baik mengatasinya menggunakan cara organik, yakni dengan cara mengambilnya secara manual.

Selain ulat, penyakit layu juga bisa meyerang tanaman bawang merah. Penyakit layu umumnya disebabkan oleh serangan jamur, sehingga daun bawang akan menguning dan layu. Untuk mengatasi penyakit ini, sama seperti mengatasi serangan hama ulat, yaitu bisa menggunakan cara kimiawi atau menggunakan cara organik.

Untuk cara kimiawi, bisa dengan cara menyemprotkan insektisida ke tanaman bawang merah hingga merata. Sementara cara organiknya adalah bisa dengan cara mencabut tanaman yang telah terkena penyakit layu dan kemudian membakarnya. Hal ini dilakukan supaya penyakit tersebut tidak menular ke tanaman bawang merah lainnya. Kenapa mencabutnya? hal ini dikarenakan pada umumnya tanaman bawang merah yang telah terkena penyakit layu kemungkinan besar akan mengalami pembusukan terhadap buahnya.

Sementara jika memutuskan untuk memakai cara kimiawi, maka yang harus diperhatikan adalah takaran penggunaan bahan kimiawi. Jadi takaran penggunaan bahan kimiawi sebaiknya jangan terlalu banyak, hal ini dikarenakan akan membuat tanaman akan terkontaminasi oleh bahan kimiawi berbahaya, sehingga malah akan menimbulkan kerusakan bagi tanaman.

10. Panen bawang merah

Hal 10 yang harus dilakukan di dalam cara menanam bawang merah adalah panen bawang merah. Bawang merah umumnya sudah bisa dipanen saat usianya menginjak 55-70 hari sejak awal penanaman dengan ciri-cirinya yaitu daunnya yang sudah tinggi dan 90% sudah merunduk. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang membuat lamanya masa panen bawang merah, salah satunya yakni faktor cuaca dan jenis bawang yang ditanam.

Faktor cuaca memang sangat berpengaruh di dalam cara menanam bawang merah. Seperti yang kita ketahui jika bawang merah tidak membutuhkan banyak air di dalam pertumbuhannya. Bahkan jika terlalu banyak mendapatkan air, justru akan membuatnya cepat membusuk dan tentunya menyebabkan gagal panen. Jadi sebaiknya tanaman bawang merah yang ada dipot usahakan tidak terkena air hujan saat dimusim penghujan dan usahakan tetap terkena sinar matahari yang cukup.

11. Pasca panen bawang merah

Hal 11 yang harus dilakukan di dalam cara menanam bawang merah adalah pasca panen bawang merah. Jika kamu berniat menjual hasil panen bawang merah tersebut, sebaiknya bawang merah tersebut dijemur terlebih dahulu dibawah sinar matahari. Hal ini dilakukan guna mengurangi kadar air yang ada di bawang merah, sehingga bawang merah menjadi lebih awet dan dapat disimpan hingga beberapa waktu ke depan.

Bagaimana mudah bukan cara menanam bawang merah di pot atau polybag? demikianlah artikel berjudul 11 cara menanam bawang merah di polybag atau pot dengan baik dan benar. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda semua.
Suka artikel berjudul 11 Cara Menanam Bawang Merah di Polybag Atau Pot Dengan Baik dan Benar, Yuk bagikan ke: