Bunga

11 Cara Beternak Ayam Petelur Untuk Pemula Agar Cepat Bertelur


A+
A
A-
11 Cara Beternak Ayam Petelur Untuk Pemula Agar Cepat Bertelur
11 Cara Beternak Ayam Petelur Untuk Pemula Agar Cepat Bertelur

XASXUS.com - Ayam petelur merupakan salah satu jenis ayam yang hanya dikhususkan untuk memproduksi telur. Di Indonesia sendiri, permintaan akan telur ayam termasuk cukup tinggi. Hal ini tentunya akan menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan di dalam beternak ayam petelur. Nah jika kamu ingin beternak ayam petelur namun tidak mengetahui bagaimana cara beternak ayam petelur yang baik dan benar, berikut ini adalah 11 cara beternak ayam petelur untuk pemula agar cepat bertelur
Daftar Isi

1. Menentukan jenis ayam petelur

Hal 1 yang harus dilakukan di dalam cara beternak ayam petelur adalah menentukan jenis ayam petelur. Menentukan jenis ayam petelur merupakan hal yang penting, dimana telur yang dihasikan nanti akan menentukan hasil nilai jual di pasaran. Umumnya dalam beternak ayam petelur terdapat 2 jenis ayam yang bisa dibudidayakan, yakni jenis ayam petelur putih dan jenis ayam petelur coklat.

A. Petelur Putih

Jenis ayam petelur putih atau yang biasa disebut ayam ringan ini merupakan salah satu jenis ayam petelur yang mempunyai ciri yaitu telur berwarna putih, berat tubuh yang ringan, sensitif terhadap panas, sensitif terhadap suara, dan jenis ayamnya yang mudah dijumpai.

B. Petelur Cokelat

Jenis ayam petelur cokelat atau yang biasa disebut ayam medium ini merupakan salah satu jenis ayam petelur yang mempunyai ciri yaitu telur berwarna cokelat, ukuran telurnya lebih besar jika dibandingkan dengan jenis ayam petelur putih, harga telurnya lebih mahal jika dibandingkan dengan jenis ayam petelur putih, bisa dijadikan sebagai ayam pedaging, dan jenis ayamnya yang cukup sulit dijumpai.

2. Memilih bibit ayam petelur berkualitas

Hal 2 yang harus dilakukan di dalam cara beternak ayam petelur adalah memilih bibit ayam petelur berkualitas. Dalam mendapatkan bibit ayam petelur umumnya ada 2 cara yang bisa dilakukan, yakni menetaskannya dari telur ataupun membelinya dari para peternak ayam petelur. Meskipun mendapatkan bibit ayam petelur mudah, namun ada beberapa ciri yang harus diperhatikan supaya mendapatkan bibit ayam petelur yang berkualitas:
  • Bibit ayam petelur berasal dari indukan yang berkualitas
  • Bibit ayam petelur dalam keadaan sehat
  • Bibit ayam petelur mempunyai bulu yang halus
  • Bibit ayam petelur mempunyai perkembangan yang cepat
  • Bibit ayam petelur mempunyai nafsu makan yang tinggi
  • Bibit ayam petelur mempunyai berat bada ideal
  • Bibit ayam petelur tidak dalam keadaan cacar

3. Menentukan lokasi atau tempat beternak ayam petelur

Hal 3 yang harus dilakukan di dalam cara beternak ayam petelur adalah menentukan lokasi atau tempat beternak ayam petelur. Menentukan lokasi atau tempat beternak ayam petelur merupakan hal yang penting, karena pada dasarnya beternak ayam petelur akan menimbulkan bau yang tidak sedap, baik itu berasal dari kotoran maupun dari ayam petelur itu sendiri.

Selain itu, faktor resiko penyebaran penyakit juga sangat besar, maka dari itu penempatan lokasi kandang haruslah dipikirkan secara matang-matang. Nah berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan di dalam menentukan lokasi atau tempat beternak ayam petelur, diantaranya:
  • Lokasi atau tempat beternak haruslah jauh dari pemukiman warga, hal ini dikarenakan bau yang berasal dari ayam tersebut dapat mengganggu warga sekitar. Selain itu, hal ini dilakukan agar ayam tidak mudah stres akibat kebisingan yang muncul dari pemukiman warga.
  • Lokasi atau tempat beternak haruslah mudah dijangkau serta lokasinya tetap dan tentunya tidak berpindah-pindah.

4. Pembuatan kandang ayam petelur

Hal 4 yang harus dilakukan di dalam cara beternak ayam petelur adalah pembuatan kandang ayam petelur. Dalam membuat kandang, umumnya haruslah disesuaikan dengan kebutuhan dan jumlah ayam petelur yang akan diternak. Namun secara umum, ada 2 tipe kandang yang bisa dijadikan kandang untuk jenis ayam petelur, yakni kandang umparan atau koloni dan kandang baterai.

A. Kandang Umparan atau Koloni

Kandang umparan atau koloni ini merupakan tipe kandang berukuran besar yang dikhususkan untuk menampung semua ayam petelur dalam satu kandang. Kandang tipe ini umumnya banyak dipakai untuk beternak ayam pedaging. Meskipun demikian, tidak jarang pula para peternak ayam petelur yang memakai tipe kandang ini. Hal ini dikarenakan tipe kandang ini tergolong lebih sederhana.

Walaupun tipe kandang ini digunakan oleh sebagian para peternak ayam petelur, namun tipe kandang ini mempunyai kekurangan, yakni telur yang dihasilkan oleh ayam petelur akan tersebar diberbagai sudut kandang, sehingga dapat menyulitkan di dalam mengambil telur.

B. Kandang Baterai

Kandang baterai merupakan tipe kandang yang memang dikhususkan untuk beternak ayam petelur. Dimana 1 kandangnya hanya dapat berisikan oleh 1 ekor ayam petelur saja. Jadi jika jumlah ayam petelur yang akan diternakan banyak, maka membutuhkan lahan yang luas pula. Selain itu, tipe kandang ini juga mempunyai kelebihan, yakni telur yang dihasilkan oleh ayam petelur mudah dikumpulkan.

5. Pemberian pakan untuk ayam petelur

Hal 5 yang harus dilakukan di dalam cara beternak ayam petelur adalah pemberian pakan untuk ayam petelur. Dalam memberikan pakan, umumnya ada beberapa jenis yang bisa dipakai untuk ayam petelur. Keseluruhan pakan tersebut tentunya mempunyai kelebihan dan juga fungsinya masing-masing. Inilah mengapa variasi pakan perlu untuk dilakukan supaya ayam petelur tersebut mendapatkan nutrisi seimbang dan cukup.

Selain itu, dalam pemberian pakan untuk bibit ayam petelur umumnya terbagi menjadi 2 fase, yakni fase starter dan fase finishing. Fase starter sendiri merupakan pemberian pakan untuk ayam petelur saat berumur 0-4 minggu. Sementara fase finishing merupakan pamberian pakan untuk ayam petelur saat berumur 4-6 minggu dengan intensitasnya 3 kali dalam sehari dan jumlahnya terus ditambah tiap minggunya.

6. Pemberian minum untuk ayam petelur

Hal 6 yang harus dilakukan di dalam cara beternak ayam petelur adalah pemberian minum untuk ayam petelur. Dalam pemberian minum sebaiknya diberi campuran berupa gula dan obat anti stres. Obat stres biasanya diberikan saat ayam baru saja didatangkan dari tempat lain.

Hal ini dilakukan supaya dalam pembawaan menuju tempat lain ayam tersebut tenang dan juga mudah di dalam beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Selain itu, hal ini dilakukan agar produktivitas bertelur tidak menurun. Seperti yang diketahui jika ayam petelur akan berhenti menelur saat sedang stres. Bahkan sekalinya ayam petelur tersebut bertelur, kualitasnya akan jelek dan dibawah standart.

7. Perawatan ayam petelur

Hal 7 yang harus dilakukan di dalam cara beternak ayam petelur adalah perawatan ayam petelur. Perawatan ayam petelur merupakan hal yang penting di dalam ternak ayam petelur guna menjaga kualitas telur. Perawatan ayam petelur dapat dilakukan beberapa cara, diantaranya adalah pemberian vaksin dan rutin membersihkan kandang.

8. Membersihkan kandang ayam petelur

Hal 8 yang harus dilakukan di dalam cara beternak ayam petelur adalah membersihkan kandang ayam petelur. Kebersihan kandang merupakan hal yang paling utama di dalam beternak ayam petelur. Kebersihan kandang ayam petelur umumnya meliputi kebersihan kandang, kebersihan tempat makan, kebersihan tempat minum, dan kebersihan lingkungan kandang.

9. Pemberian vaksinasi untuk ayam petelur

Hal 9 yang harus dilakukan di dalam cara beternak ayam petelur adalah pemberian vaksinasi untuk ayam petelur. Pemberian vaksinasi ini dilakukan untuk memberikan nutrisi dan juga vitamin tambahan yang sangat baik bagi kesehatan dan juga daya tahan tubuh ayam petelur. Untuk cara pemberian vaksinnya sendiri bisa dilakukan dengan cara mencampurkannya dengan pakannya.

10. Pengendalian penyakit ayam petelur

Hal 10 yang harus dilakukan di dalam cara beternak ayam petelur adalah pengendalian penyakit ayam petelur. Penyakit merupakan hal yang paling ditakuti oleh para peternak ayam petelur. Hal ini dikarenakan dapat menyebabkan nafsu makan ayam petelur hilang, kualitas telur menurun, dan bahkan menyebabkan kematian.

Anstisipasi dan penanganan yang tepat tentu sangat berguna di dalam pertumbuhan ayam petelur. Jadi jika ada ayam petelur yang sedang terkena penyakit, ada baiknya segera memisahkannya dengan ayam yang masih sehat. Hal ini dilakukan supaya penyakit tersebut tidak menular ke ayam lainnya. Setelah itu lakukan perawatan yang itensif dengan cara memberikan vitamin dan juga nutrisi yang cukup hingga ayam yang sakit tersebut kembali sehat.

11. Panen ayam petelur

Hal 11 yang harus dilakukan di dalam cara beternak ayam petelur adalah panen ayam petelur. Panen merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh para peternak ayam petelur. Pemanenan ayam petelur umumnya bisa dilakukan sebanyak 3 kali dalam sehari. Meskipun bisa memanen hingga 3 kali dalam sehari, namun biasanya tidak semua kualitas telurnya baik, pastinya ada telur yang tidak normal

Ciri telur normal:
  • Telur berbentuk bulat atau oval.
  • Kulit telur tipis.
  • Telur akan tenggelam saat diceburkan ke dalam air.

Ciri telur tidak normal:
  • Telur berbentuk lonjong atau gepeng.
  • Ukuran telur lebih kecil atau bahkan lebih besar dari telur pada umumnya.
  • Kulit telur tebal.
  • Telur akan mengambang saat diceburkan ke dalam air.

Nah bagaimana mudah bukan cara beternak ayam petelur? demikianlah artikel berjudul 11 cara beternak ayam petelur untuk pemula agar cepat bertelur.
Halaman :