advertisement

9 Cara Merawat Anggrek Agar Subur, Cepat Berbunga, dan Tidak Layu


advertisement
advertisement
advertisement
9 Cara Merawat Anggrek Agar Subur, Cepat Berbunga, dan Tidak Layu
9 Cara Merawat Anggrek Agar Subur, Cepat Berbunga, dan Tidak Layu

XASXUS.com - Bunga anggrek atau yang mempunyai nama ilmiah Orchidaceae ini merupakan jenis bunga yang banyak hidup di wilayah sirkumpolar dan cocok diwilayah tropis, seperti di Indonesia. Dalam hidupnya, bunga anggrek kerap menumpang ke sebuah batang pohon, namun meskipun menumpang tanaman ini bukanlah tanaman parasite.

Selain itu anggrek juga merupakan salah satu jenis bunga yang paling banyak digemari di Indonesia. Bahkan banyak yang mencoba menanam dan merawatnya namun hasilnya tidak maksimal, seperti mudah mati atau layu. Nah jika kamu salah satu diantaranya, berikut ini adalah 9 cara merawat anggrek yang baik dan benar agar subur, cepat berbunga, dan tidak layu.
Daftar Isi

1. Tempat yang Ideal

Hal pertama yang harus dilakukan di dalam cara merawat anggrek adalah tempat yang ideal, yaitu membuat rumah anggrek yang sehat dan nyaman. Taruhlah anggrek ditempat yang mempunyai kelembapan dan juga intensitas cahaya cukup. Untuk intensitas cahayanya haruslah berkisar antara 50% sampai 70%, sementara untuk atap rumah anggrek haruslah terbuat dari paranet, hal ini bertujuan supaya kriteria intensitas cahaya yang masuk bisa terpenuhi. Selain itu, kamu juga harus selalu menjaga menjaga kebersihan rumah anggrek dengan membersihkannya setiap hari.

2. Sediakan Media Tanam yang Cocok

Hal kedua yang harus dilakukan di dalam cara merawat anggrek adalah menyediakan media tanam yang cocok dan sesuai dengan aturannya, dimana media tanam haruslah tersusun dari 2 sisi supaya bunga anggrek terlihat sehat dan juga berbunga banyak. Susunan tersebut umumnya terdiri dari beberapa potongan batu bata yang mengisinya hingga 1/3 disisi bawah dan pakis mengisi 2/3 sisanya.

Hal yang penting di dalam cara merawat anggrek adalah memakai pot yang terbuat dari bahan dasar tanah liat dan mempunyai lubang supaya sirkulasinya lancar. Hal ini bertujuan supaya anggrek bisa menjadi lebih subur dan selalu tumbuh tunas baru yang lebih baik.

3. Rajin Menyiram Anggrek

Hal ketiga yang harus dilakukan di dalam cara merawat anggrek adalah rajin menyiram bunga anggrek. Mungkin aktivitas menyiram ini adalah kegiatan yang sepele namun kerap diabaikan. Padahal aktivitas menyiram anggrek ini sangatlah berpengaruh didalam perkembangan anggrek. Maka ada baiknya untuk rajin menyiram anggrek 2 kali sehari, yaitu dipagi dan disore hari.

Namun jika cuaca sedang hujan lebat, kamu tidak perlu menyiramnya. Jadi hanya cukup menyiramnya saat cuaca panas saja dan dilakukan setiap jam 7-9 pagi dan jam 3-5 sore hari. Hal yang paling penting di dalam menyiram anggrek adalah jangan terlalu banyak menyiramkan air, sebab hal ini dapat merusak struktur tanamannya. Bahkan hal ini juga dapat berakibat meningkatnya kelembapan bunga anggrek, sehingga anggrek yang ditanam akan mudah membusuk dikarenakan banyak ditumbuhi oleh jamur dan bakteri.

4. Memberikan Pupuk

Hal keempat yang harus dilakukan di dalam cara merawat anggrek adalah memberikannya pupuk. Dimana proses pemupukan ini merupakan aktivitas yang tidak dapat ditinggalkan didalam merawat berbagai macam tanaman, termasuk pada tanaman anggrek sendiri. Jadi berikanlah pupuk yang mengandung unsur hara tinggi ke bunga anggrek yang baru saja bertunas dan yang mempunyai banyak bunga. Lakukan pemupukan ini secara rutin 3 kali dalam seminggu dan jangan terlalu berlebihan, sebab bisa menyebabkan tanaman menjadi kerdil.

5. Berikan ZPT atau Hormon

Hal kelima yang harus dilakukan di dalam cara merawat anggrek adalah memberikan ZPT atau hormon gibrelin. Dengan memberikan zat tersebut tentunya dapat memacu pertumbuhan bunga anggrek sehingga tanaman anggrek mempunyai bunga yang lebih banyak lagi. Cara memberikan zat tersebut adalah dengan menyemprotkannya ke seluruh bagian anggrek termasuk ke bagian akar-akarnya. Lakukan aktivitas memberikan zat tersebut 3 kali dalam seminggu dan dilakukan di pagi dan sore hari.

6. Sesekali Berikan Obat

Hal keenam yang harus dilakukan di dalam cara merawat anggrek adalah sesekali memberikannya obat. Hal ini dikarenakan berbagai macam tanaman termasuk bunga anggrek kerap kali diserang oleh hama dan penyakit. Jadi dalam pencegahannya adalah dengan cara membersihkan lingkungan sekitar tanaman anggrek dari berbagai macam sampah daum, kotoran, dan gulma.

Namun, ada baiknya, kamu juga memberikannya obat berupa pestisida sekali dalam seminggu. Tetapi jika tanaman anggrek sudah terlanjur diserang oleh berbagai macam hama serangga, maka berikanlah insektisida. Begitu juga saat anggrek terserang jamur, maka berikanlah fungisida dan jika terserang bakteri berikanlah bakterisida.

7. Aturlah Tata Letak Bunga

Hal ketujuh yang harus dilakukan di dalam cara merawat anggrek adalah mengatur tata letak bunga, seperti merapikan pot-pot anggrek yang diletakan di rak-rak dan aturlah tingginya sekitar kurang lebih 1 meter dari permukaan tanah. Selain itu, hindari pula penempatan dilokasi yang berjenjang supaya aliran udaranya tidak terhambat.

8. Membangun Kolam Ikan

Hal kedelapan yang harus dilakukan di dalam cara merawat anggrek adalah membangun kolam ikan di bawah rak anggrek. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya jika kelembapan udara yang harus dijaga dalam merawat anggrek adalah berkisar antara 50% sampai 70%. Jadi dengan membangun kolam ikan di bawah rak anggrek akan membuat kelembapan tetap stabil.

9. Memasang Sprinkler

Hal kesembilan yang harus dilakukan di dalam cara merawat anggrek adalah memasang sprinkler sebagai penambah kadar kelembaban udara. Jadi dengan memasang sprinkler kelembapan disekitar tanaman anggrek dapat tetap terjaga sehingga anggrek dapat subur, cepat berbunga dan tidak layu.

Tips Cara Merawat Anggrek

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan didalam cara merawat anggrek. Jika daun anggrek berwarna hijau, maka hal ini menandakan jika anggrek mendapatkan sinar matahari yang tepat dan tidak berlebihan. Namun jika daunnya berwarna hijau tua, maka hal ini menandakan jika anggrek kurang mendapatkan sinar matahari. Sementara jika daunnya berwana kecoklatan, maka hal ini menandakan jika daun anggrek terbakar sehingga ada yang salah di dalam cara merawat anggrek.

Jadi jangan lupa untuk selalu perhatikan sirkulasi udaranya. Anggrek pada umumnya akan tumbuh dengan baik bila mendapatkan hembusan angin yang cukup. Efeknya dari hembusan angin tersebut juga akan terlihat pada perkembangan bunganya, dimana bunganya akan mekar serta tumbuh sempurna. Selain itu, hembusan angin juga dapat menjaga tingkat kelembapan pada anggrek.

Nah bagaimana mudah bukan cara merawat anggrek? Demikianlah artikel berjudul 9 Cara Merawat Anggrek Agar Subur, Cepat Berbunga, dan Tidak layu. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda semua.
Suka artikel berjudul 9 Cara Merawat Anggrek Agar Subur, Cepat Berbunga, dan Tidak Layu , Yuk bagikan ke: