Bunga

18 Cara Menanam Cabe Rawit Sampai Panen Dengan Baik dan Benar


A+
A
A-
18 Cara Menanam Cabe Rawit Sampai Panen Dengan Baik dan Benar
18 Cara Menanam Cabe Rawit Sampai Panen Dengan Baik dan Benar

XASXUS.com - Cabe rawit merupakan salah satu jenis cabe yang umumnya banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, khususnya para penggemar makanan pedas. Bagi yang menyukai makanan pedas, cabe rawit merupakan bahan yang harus ada di dalam makanan, baik itu berupa campuran masakan maupun dimakan secara langsung.

Namun tahukah kamu, ternyata menanam cabe rawit tidak sesulit yang dibayangkan. Untuk skala kecil kamu bisa menanam cabe rawit di polybag atau di pot. Namun jika kamu ingin menanam cabe rawit dalam sekala besar namun tidak mengetahui bagaimana cara menanam cabe rawit yang baik dan benar, berikut ini adalah 18 cara menanam cabe rawit sampai panen dengan baik dan benar yang dapat kamu terapkan.
Daftar Isi

1. Menentukan tempat atau lahan menanam cabe rawit

Hal pertama yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah menentukan tempat atau lahan menanam cabe rawit. Hal ini dikarenakan dalam cara menanam cabe rawit ada beberapa syarat yang harus ada di dalam tempat atau lahan yang akan digunakan, diantaranya:
  • Cabe rawit umumnya akan tumbuh dengan baik jika ditanam diantara 300-2000 meter diatas permukaan laut.
  • Suhu disekitar lahan idelanya harus berkisarlah berkisar antara 24-27 derajat celcius.
  • Tempat atau lahan yang digunakan haruslah mempunyai kelembapan yang tidak terlalu tinggi.
  • Untuk lahannya, kondisi tanahnya haruslah gembur dan kaya akan unsur hara serta mempunyai persediaan air yang cukup, seperti menggunakan lahan bekas tanaman padi ataupun tegalan.
  • Tanaman cabe rawit haruslah selalu terkena sinar matahari dan tidak tertutupi apapun.
  • Tanah atau lahan yang digunakan haruslah mempunyai PH netral, yakni berkisar 5-7.

Nah setelah mengetahui beberapa sayarat tersebut, maka tentukanlah tempat atau lahan yang sesuai dengan beberapa syarat tersebut. Hal ini dilakukan supaya mendapatkan hasil yang maksimal dan sesuai dengan keinginan.

2. Menggemburkan media tanam cabe rawit

Hal kedua yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah menggemburkan media tanam cabe rawit. Untuk menggemburkannya, kamu bisa mencangkul atau membajaknya sekaligus juga membuang gulma dan bekas tanaman sebelumnya.

3. Memberikan kapur atau dolomit

Hal ketiga yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah memberikan kapur atau dolomit. Hal ini dilakukan jika lahan yang akan digunakan terlalu asam atau mempunyai PH kurang dari 5. Berikanlah tambahan kapur dolomit disaat proses pembajakan dan kemudian diamkan hingga 7 hari.

4. Memberikan pupuk di media lahan

Hal keempat yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah memberikan pupuk di media lahan. Untuk memperkaya akan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman cabe rawit, maka berikanlah pupuk kandang dengan dosis 1 ton perhektarnya. Kemudian diamkan media lahan tersebut sekitar 7 hari supaya pupuk yang diberikan tadi meresap secara sempurna.

5. Membuat bedengan di media lahan

Hal kelima yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah membuat bedengan di media lahan. Buatlah bedengan diatas lahan dengan ukurannya yaitu tingginya 30 centimeter, lebarnya 1 meter, dan panjangnya disesuaikan dengan panjang lahan yang akan digunakan.

6. Membuat jarak tanam antar bedengan

Hal keenam yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah membuat jarak tanam antar bedengan. Jadi buatlah jarak antar bedengan sekitar 50-80 centimeter yang difungsikan sebagai drainase.

7. Menutup bedengan dengan mulsa plastik

Hal ketujuh yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah menutup bedengan dengan mulsa plastik. Jadi setelah proses membuat jarak tanam antar bedengan, tutuplah bedengan tersebut menggunakan mulsa plastik.

8. Membuat jarak antar lubang tanaman

Hal kedelapan yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah membuat jarak antar lubang tanaman. Jadi buatlah lubang tanaman memakai susu kaleng bekas dengan jarak antar lubangnya sekitar 40-60 centimeter dengan polanya yaitu zig-zag.

9. Siapkan bibit atau benih cabe rawit berkualitas

Hal kesembilan yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah menyiapkan bibit atau benih cabai rawit berkualitas. Jadi carilah bibit atau benih cabe rawit dengan varietas terbaik dan sudah terbukti kualitasnya supaya mendapatkan hasil panen yang berlimpah dan maksimal sesuai dengan keinginan. Bibit atau benih cabe rawit yang berkualitas adalah yang terbebas dari berbagai macam hama penyakit dan panen yang dihasilkan sangat melimpah.

10. Memberikan larutan POC NASA

Hal kesepuluh yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah memberikan larutan POC NASA. Jadi setelah mendapatkan benih atau bibit cabe rawit yang berkualitas, rendamlah benih atau bibit tersebut ke dalam larutan POC NASA. Hal ini dilakukan supaya merangsang perkecambahan benih atau bibit cabe rawit. Untuk dosisnya sendiri, yaitu 1 tutup perliter.

11. Persemaian benih cabe rawit

Hal kesebelas yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah melakukan persemaian benih cabe rawit. Hal ini dilakukan jika benih atau bibit cabe rawit tersebut sudah berkecambah. Semailah benih atau bibit rawit tersebut dengan arah persemaian yang dibentuk dengan sedemikian rupa mengarah ke timur dan diberi naungan plastik.

Buatlah media tanam persemaian dengan menggunakan pot atau polybag berukuran 4x6 centimeter yang sudah disi tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 3:1. Setelah itu masukanlah benih atau bibit cabe rawit yang masih menjadi berkecambah tersebut ke dalam pot atau polybag yang sudah disiapkan tadi, dimana satu pot atau polybagnya diisi 1 benih dan kemudian tutuplah dengan menggunakan tanah bercampur pupuk secara tipis-tipis.

12. Penyiraman benih cabe rawit

Hal kedua belas yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah menyiram benih cabe rawit dengan menggunakan air bersih sebanyak 2 kali dalam sehari, yaitu dipagi dan sore hari. Hal yang perlu diperhatikan di dalam menyiram air ke benih cabe rawit adalah haruslah berhati-hati supaya media semainya tidak rusak dan dapat mengakibatkan gagalnya penyemaian benih cabe rawit.

13. Tahapan cara menanam cabe rawit

Hal ketiga belas yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah tahapan cara menanam cabe rawit. Umumnya semaian cabe rawit sudah bisa ditanam jika usianya sudah menginjak 4 minggu. Pilihlah bibit atau benih cabe rawit yang berkualitas baik, dimana carilah bibit atau benih yang pertumbuhannya mulus dan terbebas dari berbagai macam penyakit, serta mempunyai daun 2-6 helai disetiap benihnya.

Setelah mendapatkan bibit tanaman cabe berkualitas, lepaskanlah benih atau bibit tersebut secara perlahan-lahan dan masukanlah ke dalam lubang tanam yang telah dibuat tadi serta tutup kembali menggunakan media tanah sampai sebatas ujung pangkal benih tanaman tersebut.

14. Penyemaian benih secara terpisah

Hal keempat belas yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah melakukan penyemaian benih cabe rawit secara terpisah. Hal ini bertujuan untuk menyulam tanaman cabe rawit yang gagal tumbuh dan supaya tanaman hasil sulaman tersebut mempunyai usia yang sama dengan tanaman cabe rawit lainnya yang sudah ditanam dilahan.

Setelah itu, periksalah pertumbuhan benih tanaman cabe rawit sesudah satu minggu lamanya. Jika ada benih yang gagal atau mati, maka sulamlah benih yang gagal tumbuh tersebut dengan menggunakan bibit yang sudah dilakukan penyemaian secara terpisah dan usahakanlah penyulamannya dilakukan menggunakan tanaman yang seusia.

15. Pemberian pupuk tambahan

Hal kelima belas yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah memberikan pupuk tambahan. Jadi kamu bisa memberikan pupuk tambahan sebanyak 2-3 kali didalam satu masa tanam namun tergantung dari jenis benih cabe rawit dan tingkat kesuburan lahan yang digunakan.

16. Penyiangan tanaman cabe rawit

Hal keenam belas yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah penyiangan tanaman cabe rawit. Penyiangan sendiri dilakukan dengan cara membersihkan gulma ataupun rumput liar yang mulai tumbuh dan mengganggu disekitar lahan.

17. Penyiraman tanaman cabe rawit

Hal ketujuh belas yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah menyiraman tanaman cabe rawit. Untuk perawatannya, kamu hanya perlu menyiramnya secara rutin 2 kali sehari, yaitu di pagi dan sore hari. Hal yang paling penting di dalam menyiram tanaman cabe rawit adalah janganlah menyiram tanaman cabe rawit secara berlebihan sehingga mengakibatkan tanaman membusuk dikarenakan terlalu banyak kandungan air yang ada didalam tanah.

18. Panen cabe rawit

Hal terakhir yang harus dilakukan di dalam cara menanam cabe rawit adalah panen cabe rawit. Cabe rawit umumnya sudah bisa dipanen ketika usianya sudah menginjak 60-80 hari. Dalam memanen, ada baiknya dilakukan dipagi hari dengan menggunakan gunting panen. Ambilah cabe rawit tersebut dan kemudian disimpan di tempat yang tidak lembab, hal ini bertujuan supaya hasil panen tidak menjamur.

Nah mudah bukan cara menanam cabe rawit? demikianlah artikel berjudul 18 Cara Menanam Cabe Rawit Sampai Panen Dengan Baik dan Benar. Semiga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda semua.
Halaman :