Bunga

17 Cara Menanam Anggur Yang Benar Agar Cepat Berbuah


A+
A
A-
17 Cara Menanam Anggur Yang Benar Agar Cepat Berbuah
17 Cara Menanam Anggur Yang Benar Agar Cepat Berbuah

XASXUS.com - Anggur merupakan salah satu jenis buah yang hidupnya secara merambat dan mempunyai rasa yang nikmat serta mempunyai banyak manfaat yang baik bagi tubuh. Anggur umumnya dapat dinikmati dengan berbagai macam cara, seperti dibuat menjadi jus, jelly atau bahkan dimakan secara langsung.

Buah anggur mempunyai harga yang cukup mahal, hal ini dikarenakan buah anggur merupakan salah satu jenis buah yang termasuk tinggi permintaannya. Hal ini justru menjadi peluang yang cukup menjanjikan di dalam membudidayakan anggur. Akan tetapi hanya sebagian kecil petani saja yang dapat berhasil dan sukses dikarenakan minimnya pengetahuan para petani bagaimana cara menanam anggur yang baik dan benar. Nah jika kamu ingin membudidayakan anggur namun tidak mengetahui bagaimana cara menanam anggur yang baik dan benar, berikut ini adalah 17 cara menanam anggur yang baik dan benar agar cepat berbuah.
Daftar Isi

1. Menentukan tempat atau lahan menanam anggur

Hal pertama yang harus dilakukan di dalam cara menanam anggur adalah menentukan tempat atau lahan menanam anggur. Hal ini dikarenakan dalam cara menanam anggur ada beberapa syarat yang harus ada di dalam tempat atau lahan yang akan digunakan supaya hasil yang didapatkan melimpah dan sesuai dengan keinginan.

Berikut ini adalah beberapa syarat yang harus ada di lahan, diantaranya:
  • Anggur umumnya akan tumbuh dengan baik jika ditanam didataran rendah yang mempunyai musim kemarau panjang, yaitu antara 4-7 bulan.
  • Suhu disekitar lahan idelanya harus berkisarlah berkisar antara 23 derajat celcius dimalam hari dan 31 derajat celcius disiang hari.
  • Lahan atau tempat yang digunakan setidaknya mempunyai curah hujan berkisar 800 mm/th. Keadaan hujan yang terus menerus tentunya dapat merusak bunga serta dapat menimbulkan bibit penyakit dan juga hama.
  • Untuk lahannya, kondisi tanahnya haruslah subur dan mudah meyerap air, hal ini dikarenakan anggur merupakan jenis tanaman yang tidak tahan akan genangan air.
  • Tempat atau lahan yang digunakan haruslah mempunyai kelembapan udara 75-80 persen.
  • Tanaman anggur haruslah selalu terkena sinar matahari dan tidak tertutupi apapun, hal ini dikarenakan dapat memaksimalkan pertumbuhan vegetatif dan juga proses pembuahannya.
  • Tanah atau lahan yang digunakan haruslah mempunyai PH netral, yakni berkisar 6,5-7,0.
  • Tinggi tanahnya tidak boleh kurang dari 1 meter dari permukaan tanah.
  • Tanah yang baik di dalam menanam anggur yakni jenis tanah lempung yang berpasir.
  • Hindari menanam anggur di area atau tempat yang mempunyai angin kencang, hal ini dikarenakan anging terlalu kencang tidak baik di dalam pertumbuhan tanaman anggur.

Nah setelah mengetahui beberapa syarat tersebut, maka tentukanlah tempat atau lahan yang sesuai dengan beberapa syarat tersebut. Hal ini dilakukan supaya mendapatkan hasil yang maksimal dan sesuai dengan keinginan.

2. Pemilihan bibit unggul anggur

Hal kedua yang harus dilakukan di dalam cara menanam anggur adalah menyiapkan bibit anggur berkualitas super. Bibit berkualitas adalah bibit yang presentase keberhasilannya tinggi dan tahan akan berbagai macam penyakit. Untuk mendapatkan bibit anggur tersebut, kamu bisa melakukannya dengan cara menstek tanaman anggur indukan yang pastinya telah teruji akan kualitasnya.

Bibit berkualitas umumnya mempunyai beberapa ciri, diantaranya:
  • Panjang steknya tidak lebih dari 25-30 centimeter dengan 2 sampai 3 ruas.
  • Batang stek bentuknya bulat dengan diameternya yaitu 1 centimeter.
  • Warna kulit batang umumnya berwarna coklat serta dibagian bawah kulitnya berwarna hijau dan yang paling penting adalah tidak ada bercak kehitaman dan mempunyai kandungan air (berembun).
  • Tunas yang tumbuh dari stek terlihat padat dan juga besar.

3. Menyemai bibit anggur

Hal ketiga yang harus dilakukan di dalam cara menanam anggur adalah menyemai benih anggur. Proses menyemai bibit anggur ini merupakan cara mendapatkan benih anggur berupa tunas yang sudah siap ditanam. Dalam proses menyemai ini diperlukan perlakuan khusus supaya tanaman bisa tumbuh secara optimal dan sehingga hasil yang diinginkan memuaskan.

Nah supaya mendapatkan bibit anggur yang dapat tumbuh dengan baik, berikut ini adalah beberapa langkah sederhana yang dapat kamu lakukan, diantaranya:
  • Semaikan bibit stek memakai pot atau polybag selama 5-7 hari.
  • Setelah itu pindahkanlah bibit ke media semai ke dalam pot atau polybag yang sudah berisi media tanah bercampurkan pupuk kandang dan juga pasir dengan perbandingan komposisinya yaitu 1:1:1
  • Siramlah bibit tersebut secara rutin setiap dipagi dan sore hari. Namun usahakan supaya tanaman ini tidak tergenang oleh air.
  • Saat usianya telah menginjak 2 bulan, umumnya bibit tersebut sudah mulai tumbuh tunas-tunas baru dan juga akarnya yang mulai banyak.

4. Menggemburkan media tanam anggur

Hal keempat yang harus dilakukan di dalam cara menanam anggur adalah menggemburkan media tanam anggur. Untuk menggemburkannya, kamu bisa mencangkul atau membajaknya sekaligus juga membuang gulma dan bekas tanaman sebelumnya.

5. Pengapuran media lahan

Hal kelima yang harus dilakukan di dalam cara menanam anggur adalah pengapuran media lahan. Hal ini dilakukan jika lahan yang akan digunakan terlalu asam atau mempunyai PH kurang dari 5. Berikanlah tambahan kapur dolomit disaat proses pembajakan.

6. Membuat bedengan di media lahan

Hal keenam yang harus dilakukan di dalam cara menanam anggur adalah membuat bedengan di media lahan. Buatlah bedengan diatas lahan dengan ukurannya yaitu tingginya 50 centimeter, lebarnya 150 centimeter, dan panjangnya disesuaikan dengan panjang lahan yang akan digunakan.

7. Membuat jarak tanam antar bedengan

Hal ketujuh yang harus dilakukan di dalam cara menanam anggur adalah membuat jarak tanam antar bedengan. Jadi buatlah jarak antar bedengan sekitar 100 centimeter yang difungsikan sebagai drainase.

8. Membuat lubang tanam di media lahan

Hal kedelapan yang harus dilakukan di dalam cara menanam anggur adalah membuat lubang tanam di media lahan. Jadi buatlah lubang tanaman dengan ukuran 50x50x50 centimeter.

9. Memindahkan bibit anggur

Hal kesembilan yang harus dilakukan di dalam cara menanam anggur adalah memindahkan bibit anggur. Bibit anggur yang usinya sudah menginjak 2 bulan umumnya sudah bisa dipindahkan. Jadi pindahkanlah bibit anggur yang berada di pot atau polybag di media persemaian tersebut ke media lahan yang sudah disiapkan.

10. Menentukan musim

Hal kesepuluh yang harus dilakukan di dalam cara menanam anggur adalah menentukan musim. Musim yang bagus di dalam cara menanam anggur adalah ketika di musim kemarau, hal ini dikarenakan anggur merupakan jenis tanaman yang tidak tahan akan genangan air.

11. Menanam benih anggur

Hal kesebelas yang harus dilakukan di dalam cara menanam anggur adalah menanam benih anggur. Namun sebelum menanamnya, ada baiknya membiarkan lahan selama 2 minggu supaya terkena sinar matahari. Nah setelah 2 minggu, kemudian masukanlah benih anggur ke lubang tanam yang sudah disiapkan tadi. Setelah itu tutuplah dengan menggunakan campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir dengan dosisnya yaitu 1:2:1.

12. Membuat para-para

Hal kedua belas yang harus dilakukan di dalam cara menanam anggur adalah membuat para-para. Para-para ini nantinya berfungsi sebagai media rambat bagi tanaman anggur. Jadi buatlah para-para dari bambu atau kayu dengan ketinggian 2 meter dari permukaan tanah.

13. Penyulaman anggur

Hal ketiga belas yang harus dilakukan di dalam cara menanam anggur adalah melakukan penyulaman anggur. Jadi saat awal tanam, periksalah tanaman anggur secara rutin dan mencari apakah ada tanaman anggur yang mati atau tidak tumbuh dengan sempurna. Jika ada, maka gantilah segera dengan benih anggur baru supaya tanaman anggur tersebut dapat tumbuh secara seragam.

14. Penyiangan anggur

Hal keempat belas yang harus dilakukan di dalam cara menanam anggur adalah melakukan penyiangan tanaman anggur. Penyiangan sendiri dilakukan dengan membersihkan gulma ataupun rumput liar yang mulai tumbuh dan mengganggu disekitar lahan. Hal ini dilakukan supaya pasokan nutrisi tanahnya tidak berkurang dan pertumbuhan anggur menjadi sempurna. Selain itu rapikan pula tanaman anggur yang tumbuh terlalu rapat sehingga dapat menggangu tanaman anggur lainnya.

15. Penyiraman anggur

Hal kelima belas yang harus dilakukan di dalam cara menanam anggur adalah penyiraman tanaman anggur. Untuk perawatannya, kamu hanya perlu menyiramnya secara rutin 1 kali sehari, yaitu bisa di pagi maupun sore hari. Hal yang paling penting di dalam menyiram tanaman anggur adalah janganlah menyiram tanaman anggur secara berlebihan, karena tanaman anggur tidak menyukai tanah yang banyak air dan lembek.

16. Pemberian pupuk tambahan

Hal keenam belas yang harus dilakukan di dalam cara menanam anggur adalah memberikan pupuk tambahan. Berikanlah pupuk tambahan setelah usianya menginjak 90 hari setelah penanaman. Jadi kamu bisa memberikan pupuk tambahan menggunakan pupuk urea dengan dosis 15 gram setiap lubang tanamannya.

17. Panen anggur

Hal terakhir yang harus dilakukan di dalam cara menanam anggur adalah memanen anggur. Tahapan ini merupakan tahapan yang paling dinanti oleh para petani anggur. Anggur umumnya sudah bisa dipanen jika mempunyai beberapa ciri, seperti tekstur buahnya yang kenyal dan lunak, warna buahnya yang merata di satu tandan buah, dan butiran buahnya mudah sekali lepas dari tandannya.

Setelah mengetahui ciri tersebut, makan panenlah anggur dipagi hari dan taruhlah buah anggur tersebut ke dalam dus karton atau keranjang. Hal yang paling penting di dalam memanen anggur adalah janganlah menaruh buah anggur secara menumpuk dalam satu tempat supaya tidak menghancurkan buahnya.

Nah mudah bukan cara menanam anggur? demikianlah artikel berjudul 17 Cara Menanam Anggur Yang Benar Agar Cepat Berbuah. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda semua.
Halaman :