advertisement

15 Cara Menanam Tomat di Pot atau Polybag Yang Baik dan Benar


advertisement
A+ A A-
advertisement
advertisement
15 Cara Menanam Tomat di Pot atau Polybag Yang Baik dan Benar
15 Cara Menanam Tomat di Pot atau Polybag Yang Baik dan Benar

XASXUS.com - Tomat atau yang nama ilmiahnya Lycopersicon esulentum ini merupakan salah satu jenis tanaman yang berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan serta umumnya hidup di daerah dengan suhu antara 20-27 derajat Celcius dengan curah hujannya sekitar 750-1250 miligram pertahunnya.

Tomat merupakan salah satu jenis tanaman yang masuk kedalam kategori sayuran, akan tetapi tomat juga mempunyai struktur seperti buah-buahan. Tanaman ini umumnya hanya bisa tumbuh di daerah dataran tinggi sekiatar 0-1500 meter diatas permukaan laut. Mekipun demikian ternyata ada juga beberapa varietas tanaman tomat yang hanya cocok di dataran rendah. Bahkan ada pula beberapa varietas tanaman tomat yang bisa tumbuh di keduanya.

Saat ini, tanaman tomat bisa tumbuh dengan menggunakan berbagai macam media lahan, seperti halnya menggunakan media hidroponik, lahan terbuka, vertikultur, bahkan sampai menggunakan media pot atau polybag. Nah pada artikel kali ini kami akan menjelaskan bagaimana cara menanam tomat dengan media pot atau polybag yang baik dan benar. Berikut ini adalah penjelasannya.
Daftar Isi

1. Memilih jenis dan varietas tomat yang akan ditanam

Hal pertama yang harus dilakukan di dalam cara menanam tomat adalah memilih jenis dan varietas tomat yang akan ditanam. Hal yang harus diperhatikan di dalam memilih jenis dan varietas tomat adalah mecocokan jenis dan varietas tomat dengan kondisi lahan, iklim, lokasi, dan ketinggian tempat menanamnya. Hal ini dikarenakan tidak semua jenis dan varietas tomat dapat tumbuh dengan baik dilahan manapun.

Jika lahan yang kamu gunakan menanam tomat berada di dataran tinggi, maka jenis dan varietas tomat yang cocok adalah seperti mutiara, berlian, atau kada. Namun jika kamu memlilih aman, maka kamu bisa memilih jenis dan varietas tomat yang cocok di dataran tinggi maupun dataran rendah, seperti varietas tomat GH2 dan GH4.

Jika kamu mengingikan jenis tomat yang banyak dijual dipasar, berikut ini adalah empat golongan tanaman tomat yang dapat kamu pilih:
  • Tomat Buah, dimana tomat buah ini umumnya mempunyai bentuk bulat dengan pangkalnya yang mendatar
  • Tomat Gondol, dimana tomat gondol ini berbentuk lonjong dan kerap dipakai sebagai bahan dasar dalam membuat saus tomat
  • Tomat Sayur, dimana tomat sayur ini umumnya bertekstur keras dan rasanya yang tidak manis seperti halnya tomat buah alias yang rasanya asam
  • Tomat Cherry, dimana tomat cherry ini mempunyai bentuk kecil seperti buah cherry dan rasanya yang manis-manis asam

2. Memilih benih tomat yang unggul dan berkualitas

Hal kedua yang harus dilakukan di dalam cara menanam tomat adalah memilih benih tomat yang unggul dan berkualitas. Hal ini dikarenakan supaya hasil yang didapatkan nanti maksimal dan tidak membuat kamu rugi. Kamu bisa memilih benih tomat yang unggul dan berkualitas di toko pertanian yang sudah terpercaya. Carilah benih dengan cara melihat sifat-sifat tanaman tomat tersebut yang umumnya tertera dilabel yang ada dikemasan benih.

Namun jika kamu tidak ingin membeli benih di toko pertanian, kamu juga bisa membuatnya sendiri. Berikut ini adalah cara memakai benih tomat tanpa harus membeli di toko pertanian:
  • Pilihlah tomat yang nantinya akan dijadikan sebagai benih
  • Biarkan tomat tersebut menua dipohon
  • Bila tomat tersebut sudah terlihat menua, maka ambilah bijinya dan bersihkan lender di biji tomat
  • Rendam biji tomat tersebut memakai air bersih
  • Kamu dapat memilih biji yang sudah siap untuk disemai dengan cara melihat benih yang tenggelam, hal ini menandakan jika biji tersebut sudah siap disemai
  • Lakukan seleksi biji kembali dengan cara melihat tekstur bijinya, carilah yang bagus dan tidak cacat atau keriput
  • Keringkan biji tersebut dengan cara di jemur diterik matahari
  • Setelah kering, pindahkanlah ke wadah yang bersih dan kering.
Kelemahan memakai biji tanpa membelinya benih di toko pertanian yaitu ketidaktahuan varietas tomat untuk pemula atau orang yang baru saja belajar cara menanam tomat.

3. Menyemai benih tomat

Hal ketiga yang harus dilakukan di dalam cara menanam tomat adalah menyemai benih tomat. Proses menyemai benih tomat ini merupakan cara merubah biji atau benih yang sudah disiapkan tadi menjadi bibit tanaman tomat. Dalam proses menyemai ini diperlukan perlakuan khusus supaya tanaman bisa tumbuh secara optimal dan sehingga hasil yang diinginkan memuaskan. Dalam proses penyemaiannya, diharuskan menggunakan media yang terpisah dengan penanaman masal.

4. Menyiapkan media persemaian dengan menggunakan pot atau polybag

Hal keempat yang harus dilakukan di dalam cara menanam tomat adalah menyiapkan media persemaian dengan menggunakan pot atau polybag. Pot atau polybag tersebut berfungsi sebagai tempat atau wadah menyemai benih. Usahakan area atau tempat semai benih tomat terlindung dari hujan maupun terik matahari secara langsung.

Langkah-langkah persemaian menggunakan media pot atau polybag:
  • Isilah tanah ke dalam pot atau polybag
  • Benamkan benih tomat yang sudah disiapkan ke dalam tanah yang telah disiapkan tadi sampai sedalam 1 cm
  • Tutup kembali dengan menggunakan tanah secara tipis-tipis
  • Siramlah dengan menggunakan air secukupnya
Perlu diingat, jika setiap pot atau polybag hanya dapat dipakai untuk satu benih saja.

5. Penyiraman benih tomat

Hal kelima yang harus dilakukan di dalam cara menanam tomat adalah menyiram benih tomat dengan menggunakan air bersih sebanyak 2 kali dalam sehari, yaitu dipagi dan sore hari. Hal yang perlu diperhatikan di dalam menyiram air ke benih tomah adalah haruslah berhati-hati supaya media semainya tidak rusak dan dapat mengakibatkan gagalnya penyemaian benih tomat.

6. Memberikan pupuk ke benih tomat

Hal keenam yang harus dilakukan di dalam cara menanam tomat adalah memberikan pupuk ke benih tomat, dimana berikanlah pupuk setelah 2 minggu dari awal menyemai benih tomat. Untuk pupuknya sendiri, kamu bisa menggunakan pupuk kompos, cair organic, atau menggukan NPK. Selain itu perhatikan pula semaian benih tersebut jangan sampai tumbuh gulma diarea permukaan semai benih.

7. Pemindahan benih tomat

Hal ketujuh yang harus dilakukan di dalam cara menanam tomat adalah memindahan benih tomat. Umumnya setelah 1 bulan lamanya, benih tomat yang sudah menjadi benih tanaman dan mempunyai 5 helai daun tersebut sudah siap untuk dipindahkan ke media tanam baru.

8. Menyiapkan media tanam dengan menggunakan pot atau polybag baru

Hal kedelapan yang harus dilakukan di dalam cara menanam tomat adalah menyiapkan media tanam dengan menggunakan pot atau polybag baru. Setelah itu pindahkanlah bibit tanaman tersebut ke dalam pot atau polybag baru yang telah disiapkan tadi. Namun sebelum memasukannya, isilah pot atau polybag baru tersebut dengan tanah, arang sekam, dan kompos dengan perbandingannya yaitu 2:1:1.

9. Cara menanam tomat dengan menggunakan teknik cabut

Hal kesembilan yang harus dilakukan di dalam cara menanam tomat adalah cara menanam tomat dengan menggunakan teknik cabut. Dimana teknik ini merupakan teknik memindahkan bibit tanaman tomat dengan cara mencabut. Cara teknik ini adalah sebagai berikut:
  • Siramlah media semai dengan menggunakan air yang cukup banyak supaya media semai tersebut menjadi gembur dan mudah untuk dicabut
  • Cabutlah bibit tanaman tomat tersebut dengan hati-hati supaya bibitnya tidak rusak, dan usahakan bagian akar bibitnya tidak putus ataupun rusak
  • Gemburkan tanah dimedia tanam pot atau polybag yang sudah disiapkan tadi
  • Benamkan bibit tanaman tomat tersebut secara tegak lurus dibagian lubang tanam yang telah disiapkan di pot atau polybag sebagai media tanam. Usahakan didalam menanam bibitnya dengan posisi akar tegak lurus dan jangan sampai bengkok ataupun terlipat, hal ini dilakukan supaya akarnya dapat tumbuh secara optimal dan tentunya tidak akan mengganggu pertumbuhan tanaman tomat nantinya
  • Aturlah tanaman yang menancap tersebut ke dalam lubang tanam dengan cara menyesuaikan panjang akar yang ada dibibit tanaman tomat tersebut

10. Cara menanam tomat dengan menggunakan teknik putar

Hal kesepuluh yang harus dilakukan di dalam cara menanam tomat adalah menanam cara menanam tomat dengan menggunakan teknik putar. Ini merupakan alternatif saja, karena cara hal ini tujuannya sama dengan teknik cabut, yaitu sama-sama cara menanam tomat. Berikut ini adalah langkah-langkah menggunakan teknik putar:
  • Siramlah media semai dengan menggunakan air yang cukup banyak supaya media semai tersebut menjadi gembur dan mudah untuk dicabut
  • Angkatlah bibit tanaman tomat tersebut dengan cara diputar secara perlahan-lahan supaya bibitnya tidak rusak, dan usahakan bagian akar bibitnya tidak putus ataupun rusak. Jika menggunakan polybag, kamu juga bisa langsung menyobek plastiknya.
  • Angkat bibit tersebut dan kemudian pindahkanlah bibit tanaman tomat ke media tanam sebelumnya yang telah digemburkan dengan air supaya memudahkan menancapkannya.

11. Pemeliharaan dan perawatan tomat

Hal kesebelas yang harus dilakukan di dalam cara menanam tomat adalah pemeliharaan dan perawatan tomat. Umumnya merawat atau memelihara tanaman tomat dengan menggunakan media pot atau polybag sangatlah mudah. Bahkan dengan menggunakan media pot atau polybag dalam cara menanam tomat akan menghindari penyakit tanaman atau hama melalui akar tanaman.

Untuk perawatannya, kamu hanya perlu menyiramnya secara rutin 2 kali sehari, yaitu di pagi dan sore hari. Hal yang paling penting di dalam menyiram tanaman tomat adalah janganlah menyiram tomat berlebihan sehingga mengakibatkan tanaman membusuk dikarenakan terlalu banyak kandungan air yang ada didalam tanah.

12. Pemberantasan gulma secara teratur dan berkala

Hal ke dua belas yang harus dilakukan di dalam cara menanam tomat adalah pemberantasan gulma secara teratur dan berkala. Kamu perlu memperhatikan secara rutin apakah ada tanaman tomat yang layu atau mati. Jika hal ini terjadi, maka sebaiknya langsung mencabut dan membuangnya supaya tidak menular ke tanaman tomat lainnya. Kamu juga perlu memangkas tunas yang sudah mulai tumbuh dan memberikannya penopang supaya saat tanaman tomat mulai tumbuh tinggi, tanaman tersebut tidak roboh.

13. Memberikan pupuk ke tanaman tomat

Hal ke tiga belas yang harus dilakukan di dalam cara menanam tomat adalah memberikannya pupuk ke tanaman tomat. Berilah pupuk ke tanaman tomat yang usianya sudah sekitar seminggu dengan menggunakan pupuk kompos atau pupuk organic cair. Jadi kamu cukup memberikan pupuk segenggam saja disetiap pot atau polybagnya.

14. Penyemprotan obat ke tanaman tomat

Hal ke empat belas yang harus dilakukan di dalam cara menanam tomat adalah menyemprotkan obat ke tanaman tomat. Hal ini hanya dilakukan ketika tanaman sedang diserang oleh hama. Jadi jika kamu melihat tanaman tomat yang sedang kamu budidayakan terserang oleh hama, maka kamu cukup membersihkan hama tersebut dengan memakai sarung tangan dan buanglah batang atau daun yang terkena hama tersebut supaya virusnya tidak menyebar ke seluruh tanaman. Setelah itu lakukan penyemprotan menggunakan pestisida organic ke tanaman tersebut.

15. Panen tomat

Hal terakhir yang harus dilakukan di dalam cara menanam tomat adalah memanen tomat. Umumnya tomat akan panen setelah berusia 3 bulan, namun hal ini juga tergantung dari jenis dan varietas tomat yang kamu tanam. Hal yang harus diperhatikan di dalam memanen tomat adalah waktunya, dimana waktu terbaik di dalam memanen tomat adalah saat matahari tidak terlalu terik.

Bagaimana mudah bukan cara menanam tomat dengan media pot atau polybag? demikianlah artikel berjudul 15 Cara Menanam Tomat di Pot atau Polybag Yang Baik dan Benar. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda semua.
Suka artikel berjudul 15 Cara Menanam Tomat di Pot atau Polybag Yang Baik dan Benar, Yuk bagikan ke: