Bunga

12 Cara Menanam Jagung Dengan Metode Tanpa Olah Tanah Yang Baik dan Benar


A+
A
A-
12 Cara Menanam Jagung Dengan Metode Tanpa Olah Tanah Yang Baik dan Benar
12 Cara Menanam Jagung Dengan Metode Tanpa Olah Tanah Yang Baik dan Benar

XASXUS.com - Jagung merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak di budidayakan di Indonesia. Bahkan dalam cara menanam jagung, saat ini ada berbagai macam cara, salah satunya yaitu dengan menggunakan metode tanpa olah tanah atau yang disingkat TOT. Metode tanpa olah tanah sendiri merupakan cara menanam tanpa melakukan persiapan lahan, seperti halya menggemburan dengan cara mencangkul ataupun membajak, jadi hanya perlu membuat lubang sebagai tempat dibenamkannya benih.

Di negara maju seperti Jepang, dalam cara menanam dengan metode tanpa olah tanah umumnya menggunakan alat planter. Namun di Indonesia cukup memakai tunggal di dalam melubangi permukaan tanahnya sebagai tempat dibenamkannya benih.

Perlu kamu diketahui bahwa tidak semua lahan cocok menggunakan metode tanpa olah tanah, dimana hanya lahan yang mempunyai tingkat kegemburan tertentu sajalah yang cocok di dalam menggunakan metode ini. Umumnya lahan yang cocok menggunakan metode tanpa olah tanah ini adalah seperti lahan bekas tanaman padi dan lahan sawah. Nah bagi kamu yang ingin menanam jangung dengan metode tanpa olah tanah, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan menggunakan metode tanpa olah tanah ini.

Kelebihan metode tanpa olah tanah

  • Menghemat waktu, dimana metode ini tidak melakukan pengolahan tanah terlebih dahulu.
  • Menghindari kerusakan tanah.
  • Menghemat biaya tenaga kerja.
  • Mengurangi erosi lapisan hara tanah dibagian atas dikarenakan proses pengolahan.

Kekurangan metode tanpa olah tanah

  • Kemungkinan adanya sisa hama, dikarena tanah tidak dibuka dan hama masih bisa berkembang biak diatas lahan yang nanti dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman.
  • Kemungkinan lahan yang akan digunakan sudah ditumbuhi gulma dan tentunya akan mengganggu pertumbuhan tanaman.

Nah setelah mengetahui kelebihan dan kekurangannya, berikut ini adalah 12 cara menanam jagung dengan metode tanpa olah tanah yang baik dan benar.
Daftar Isi

1. Menyiapkan mulsa jerami

Hal pertama yang harus dilakukan di dalam cara menanam jagung dengan metode tanpa olah tanah adalah menyiapkan mulsa jerami. Jadi bersihkan dahulu jerami yang disekitar lahan hasil panen padi dengan cara mencacah atau merajangnya. Setelah itu, hasil cacahan jeraminya di sebarkan diatas lahan secara merata supaya berfungsi sebagai mulsa penutup tanah.

2. Membuat drainase

Hal kedua yang harus dilakukan di dalam cara menanam jagung dengan metode tanpa olah tanah adalah menyiapkan drainase. Buatlah drainase berbentuk garis lurus dengan jarak antar ruasnya kurang lebih 2 meter. Fungsi dibuatnya drainase ini adalah sebagai tempat pembuangan air jika kelebihan didalam penyiramannya, hal ini dikarenakan tidak adanya pengolahan tanah seperti halnya peninggi bedeng tanam, jadi pastikan jangan sampai lahan terendam air.

3. Membersihkan gulma

Hal ketiga yang harus dilakukan di dalam cara menanam jagung dengan metode tanpa olah tanah adalah pembersihan gulma. Gulma memang menjadi faktor yang dapat dibilang sangat mengganggu di dalam cara menanam menggunakan metode tanpa olah tanah. Jadi jika lahan yang digunakan banyak ditumbuhi gulma, basmilah dengan menggunakan herbisida sistemik sehingga akan mati sampai ke akar-akarnya.

Setelah 3 hari membersihkan gulma, maka kontrolah kembali lahan yang digunakan dan pastikanlah apakah masih ada gulma atau tidak. Namun jika dalam 3 hari tersebut masih ada gulma, maka lakukan kembali penyemprotan. Seminggu sesudah penyemprotan herbisida, maka lahan yang telah bersih dari gulma siap untuk ditanami.

4. Melakukan pemupukan dan pengapuran lahan

Hal keempat yang harus dilakukan di dalam cara menanam jagung dengan metode tanpa olah tanah adalah pemupukan dan pengapuran. Jadi jika lahan yang digunakan kurang subur, maka kamu dapat memberikan pupuk seperti pupuk kandang atau pupuk kompos. Berikanlah pupuk organik sekitar 1,5-2 ton perhektarnya dan kemudian taburkan sesuai dengan baris lubang tanamnya. Jika perlu, kamu juga dapat melakukan pengapuran dengan cara menaburkannya secara larik dengan dosis 300-400 kg perhektarnya.

5. Menyiapkan benih

Hal kelima yang harus dilakukan di dalam cara menanam jagung dengan metode tanpa olah tanah adalah menyiapkan benih jagung. Jadi pakailah benih jagung unggul yang mempunyai tingkat keberhasilan tumbuhnya lebih dari 95 persen. Untuk penyiapan benih jagungnya sendiri ada baiknya membelinya ke para produsen benih, hal ini dikarenakan benih yang berasal dari pabrikan telah dicampur dengan insektisida, dan tentunya benih terlindung dari berbagai macam penyakit saat ditanam.

Namun jika kamu sudah terlanjur mendapatkan benih jagung yang tidak berasal dari pabrikan, kamu hanya perlu merendam benih jagung tersebut dengan menggunakan insektisida. Hal ini dikakukan supaya benih juga akan terlindung dari beragai macam serangan penyakit ketika ditanam.

6. Pengaturan jarak tanam

Hal keenam yang harus dilakukan di dalam cara menanam jagung dengan metode tanpa olah tanah adalah mengatur jarak tanam. Aturlah jarak antar tanaman dalam satu baris sekitar 20 centimeter dan jarak antar barisnya sekitar 70-67 centimeter. Jadi setiap lebar 2 meter bedengan, maka setidaknya akan ada 3 baris tanaman jagung setiap bedengnya.

7. Penanaman benih

Hal ketujuh yang harus dilakukan di dalam cara menanam jagung dengan metode tanpa olah tanah adalah tahapan penanaman benih. Jadi setelah 7 hari dari proses pemberian pupuk dan pengapuran lahan, maka penanaman benih jagung ini sudah dapat dilakukan. Buatlah lubang tanam dengan menggunakan mesin planter atau tugal dengan kedalaman lubang tanam berkisar 2-3 centimeter. Lalu masukanlah 2 benih jagung ke setiap satu lubang tanamnya dan kemudian tutup dengan menggunakan tanah namun jangan dipadatkan.

8. Penyemaian benih secara terpisah

Hal kedelapan yang harus dilakukan di dalam cara menanam jagung dengan metode tanpa olah tanah adalah melakukan penyemaian benih jagung secara terpisah. Hal ini bertujuan untuk menyulam tanaman jagung yang gagal tumbuh dan supaya tanaman hasil sulaman tersebut mempunyai usia yang sama dengan tanaman jagung lainnya yang sudah ditanam dilahan.

Setelah itu, periksalah pertumbuhan benih jagung sesudah satu minggu lamanya. Jika ada benih yang gagal atau mati, maka sulamlah benih yang gagal tumbuh tersebut dengan menggunakan bibit yang sudah dilakukan penyemaian benih jagung secara terpisah dan usahakanlah penyulamannya dilakukan menggunakan tanaman yang seusia.

9. Pemberian pupuk tambahan

Hal kesembilan yang harus dilakukan di dalam cara menanam jagung dengan metode tanpa olah tanah adalah memberikan pupuk tambahan. Jadi kamu bisa memberikan pupuk tambahan sebanyak 2-3 kali didalam satu masa tanam namun tergantung dari jenis benih jagung yang dipakai dan tingkat kesuburan lahan yang dipakai. Misalnya saja jenis jagung hibrida, dimana jenis jagung ini biasanya membutuhkan lebih bayak pupuk jika dibandingkan dengan jenis jagung lainnya.

Untuk tanaman jagung, pupuk yang dipakai haruslah mengandung unsur N, P dan K, dimana unsur N berasal dari urea, sementara unsur P berasal dari SP-36, dan unsur K berasal dari KCL. Untuk takaran pupuk yang digunakan dalam menanam jagung adalah 350 kilogram urea, 200 kilogram SP-36, dan 100 kilogram KCL

10. Pengairan lahan

Hal kesepuluh yang harus dilakukan di dalam cara menanam jagung dengan metode tanpa olah tanah adalah pengairan. Untuk tanaman jagung dengan metode tanpa olah tanah umumnya sangat mudah dalam pengairannya, yaitu hanya menggunakan sistem penggenangan.

Umumnya ada 5 fase di dalam pertumbuhan jagung yang harus dilakukan pengairan, yaitu:
  • Fase pertumbuhan awal
  • Fase pertumbuhan vegetatif
  • Fase pembungaan
  • Fase pengisian biji
  • Fase pematangan.

11. Panen jagung

Hal kesebelas yang harus dilakukan di dalam cara menanam jagung dengan metode tanpa olah tanah adalah waktunya panen jagung. Tanaman jagung pada umumnya dipanen kurang lebih 100 HST, namun tergantung dari jenis benih jagung yang dipakai. Secara fisik, tanaman jagung yang telah siap panen dapat dilihat dari daun klobotnya yang sudah mengering dan berwarna kekuningan.

12. Mengeringkan jagung hasil panen

Hal kedua belas yang harus dilakukan di dalam cara menanam jagung dengan metode tanpa olah tanah adalah mengeringkan jagung. Kamu bisa mengeringkannya dengan cara menjemurnya di ladang bersamaan dengan klobotnya atau bisa dikupas terlebih dahulu dan menjemurnya di lantai yang beralaskan terpal.

Nah mudah bukan cara menanam jagung dengan metode tanpa olah tanah? demikianlah artikel berjudul 12 Cara Menanam Jagung Dengan Metode Tanpa Olah Tanah Yang Baik dan Benar yang dapat anda terapkan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda semua.
Halaman :