advertisement

10 Cara Menanam Kangkung Darat Dan Kangkung Air Yang Baik Dan Benar


advertisement
A+ A A-
advertisement
advertisement
10 Cara Menanam Kangkung Darat Dan Kangkung Air Yang Baik Dan Benar
10 Cara Menanam Kangkung Darat Dan Kangkung Air Yang Baik Dan Benar

XASXUS.com - Di Indonesia, budidaya tanaman sayuran merupakan peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Hal ini dikarenakan masakan khas Indonesia umumnya memakai bahan dasar dari sayur mayur, salah satunya adalah tanaman kangkung. Cara memanam kangkung sebetulnya sangalah mudah bila dibandingkan dengan cara menanam jenis sayuran lainnya. Nah bagi kamu yang ingin belajar bagaimana cara menanam kangkung, berikut ini adalah 10 cara menanam kangkung darat dan kangkung air yang baik dan benar.
Daftar Isi

1. Memilih jenis tanaman kangkung

Hal pertama yang harus dilakukan di dalam cara menanam kangkung adalah memilih jenis tanaman kangkung yang akan ditanam.Kankung pada umumnya mempunyai 2 jenis yang biasa dibudidayakan, yaitu kangkung darat dan kangkung air. Nah jika kamu bingung memilih jenis kangkung yang akan ditanam, berikut ini adalah penjelasan singkat kangkung darat dan kangkung air yang dapat menjadi referensi kamu dalam memilih jenis tanaman kangkung.

A. Kangkung Darat

Kangkung darat merupakan jenis kangkung yang hanya tumbuh di area atau tempat yang kering. Ciri-ciri kangkung darat adalah mempunyai batang yang lebih kecil dan berwarna putih kehijauan. Selain itu kangkung darat juga mempunyai daun yang lebih tipis dan lunak serta warna bunganya yang berwarna putih.

B. Kangkung Air

Kangkung air merupakan jenis kangkung yang hanya tumbuh di area atau tempat yang basah, seperti di parit, genangan sawah, ataupun kolam. Ciri-ciri kangkung air adalah mempunyai batang yang lebih besar dan berwarna hijau pekat. Selain itu kangkung air juga mempunyai daun yang lebih lebar dan keras serta warna bunganya yang berwarna putih kemerahan.

2. Persiapan benih kangkung

Hal kedua yang harus dilakukan di dalam cara menanam kangkung adalah mempersiapkan benih kangkung. Dalam pembibitan kangkung sendiri umumnya bisa dilakukan dengan 2 cara, yakni cara memakai biji atau lebih dikenal generatif atau menggunakan sistem stek atau yang disebut vegetatif.

Jika kamu tidak ingin direpotkan dengan pembenihan, kamu bisa mendapatkan bibit tersebut di toko pertanian. Disitu kamu bisa memilih berbagai macam jenis bibit tanaman, termasuk jenis bibit kangkung yang akan kamu tanam. Hal yang paling penting di dalam memilih bibit kangkung adalah pastikan toko pertanian yang kamu datangi terpercaya. Carilah bibit kangkung yang terbebas dari hama penyakit dan yang paling penting adalah berasal dari varietas yang terbukti akan kualitasnya, sehingga hasil yang didapatkan nanti maksimal dan memuaskan.

3. Persiapan lahan kangkung

Hal ketiga yang harus dilakukan di dalam cara menanam kangkung adalah mempersiapkan media tanam kangkung berupa lahan. Jadi langkah petama yang harus dilakukan adalah mencangkul atau membajak tanah yang akan dijadikan media tanam. Hal ini bertujuan supaya tanah yang akan dijadikan media tanam menjadi gembur dan tentunya akan membersihkan dari rumput liat, berbagai macam hama, dan akar bekas tanaman sebelumnya.

4. Membuat bedengan di media lahan

Hal keempat yang harus dilakukan di dalam cara menanam kangkung adalah membuat bedengan di lahan yang akan dijadikan menanam kangkung. Idealnya dalam membuat bedengan adalah dengan 100 centimeter dan tinggi 30 centimeter. Sementara panjangnya disesuikan panjang lahan yang digunakan. Selain itu berikan juga jarak sekitar 50 centimeter tiap bedengannya yang bertujuan sebagai tempat drainase. Akan tetapi, jika lahan yang digunakan dalam menanam kangkung sempit, maka cukup disesuaikan dengan kebutuhan saja. Apalagi jika kamu tidak mempunyai lahan, kamu juga bisa menanam kangkung dengan menggunakan media pot atau polybag.

5. Memberikan pupuk di media lahan

Hal kelima yang harus dilakukan di dalam cara menanam kangkung adalah memberikan pupuk di media lahan. Jadi berikanlah pupuk kandang secukupnya ke mdia lahan dan kemudian ratakan diatas bedengan. Setelah itu biarkan selama 3-5 hari supaya pupuk yang telah diberikan bisa teremulsi sempurna ke dalam tanah.

6. Memberikan kapur atau dolomit

Hal keenam yang harus dilakukan di dalam cara menanam kangkung adalah memberikan kapur atau dolomit, dimana ini hanya dilakukan jika lahan yang digunakan terlalu asam. Jadi dengan menambahkan kapur atau dolomit ke lahan akan menetralkan PH tanah. Cara memberikan kapur atau dolomit adalah perbandingan 1 pupuk karung dengan 1 ember kecil kapur.

7. Tahapan cara menanam kangkung

Hal ketujuh yang harus dilakukan di dalam cara menanam kangkung adalah tahapan cara menanam kangkung. Waktu yang baik di dalam menanam kangkung adalah ketika di musim penghujan, hal ini bertujuan supaya pengairan dan penyiraman tidak terlalu merepotkan kamu.

Nah berikut ini adalah tahapan cara menanam kangkung
  • Buatlah lubang tanam dibedengan dengan kedalaman sekitar 5 centimeter.
  • Aturlah jarak setiap lubangnya sekitar 15-20 centimter.
  • Masukkan setiap lubangnya kira-kira 3 sampai 5 biji bibit kangkung.
  • Tutuplah kembali lubang tersebut dengan menggunakan media tanah secara tipis-tipis yang sudah dicampurkan dengan pupuk NPK dan pupuk kandang.
  • Cara penanamannya bisa dilakukan dengan metode garitan ataupun zig-zag.

8. Tahapan penyulaman

Hal kedelapan yang harus dilakukan di dalam cara menanam kangkung adalah penyulaman. Tahapan penyulaman sendiri merupakan tahapan pemilihan dan penggantian tanaman yang dalam pertumbungannya tidak sempurna atau sudah mati. Hal ini bertujuan supaya tanaman yang bermasalah tersebut segera diganti dengan benih atau bibit yang baru supaya hasil yang didapatkan nantinya seragam.

9. Pemeliharaan dan perawatan tanaman kangkung

Hal kesembilan yang harus dilakukan di dalam cara menanam kangkung adalah pemeliharaan dan perawatan tanaman kangkung. Bersihkanlah tanaman kangkung dari serangan gulma maupun tanaman lainnya yang bisa mengganggu perkembangan tanaman kangkung. Selain itu, berikanlah pupuk susulan guna menjaga ketersediaan unsur hara yang terkandung di dalam lahan. Untuk dosisnya sendiri, yaitu 15 gram permeter lahan dengan cara ditaburkan dipinggiran bedengan. Pemupukan susulan ini dilakukan setelah usia tanaman kangkung mencapai 10 hari sejak bibit ditanam.

10. Panen kangkung

Hal terakhir yang harus dilakukan di dalam cara menanam kangkung adalah memanen kangkung. Kangkung umumnya sudah bisa dipanen ketika usianya sudah memasuki 30 hari sejak bibit ditanam. Ada beberapa cara di dalam memanen kangkung, yaitu memaneng dengan cara mencabut sampai akarnya dan memanen dengan cara memotong bagian ujung pangkal batangnya dengan memakai pisau.

Hal yang harus diperhatikan di dalam memanen kangkung adalah janganlah menyimpan hasil panen ke area atau tempat yang lembab agar tidak mudah layu. Selain itu kamu juga bisa memakai cara lain dengan cara merendamkan bagian akarnya supaya kangkung dapat bertahan lebih lama.

Nah mudah bukan cara menanam kangkung? demikianlah artikel berjudul 10 Cara Menanam Kangkung Darat Dan Air Yang Baik Dan Benar, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda semua.
Suka artikel berjudul 10 Cara Menanam Kangkung Darat Dan Kangkung Air Yang Baik Dan Benar, Yuk bagikan ke: